<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843</id><updated>2011-10-15T02:24:40.698-07:00</updated><category term='story'/><category term='nostalgia'/><category term='kepedulian remaja akan kemanusiaan'/><category term='wisata'/><category term='techno'/><category term='news'/><category term='puisi'/><category term='cerpen'/><category term='artikel'/><category term='suara hati'/><category term='about me'/><category term='aktivitas'/><category term='kegiatan'/><category term='persahabatan'/><category term='kabar'/><category term='kisah inspirasional'/><title type='text'>kehidupan itu berbicara</title><subtitle type='html'>kehidupan itu berbicara tak pernah henti mengajarkan kita untuk berkaca pada dunia mengajarkan kita untuk berharap pada satu keabadian mengajarkan kita untuk melihat lebih banyak dan melangkah lebih jauh maka...mari dengarkanlah kehidupan berbicara kepada kita... tentang masa lalu yang tak akan kembali masa kini yang hanya akan ada sekali dan masa depan yang dinanti....</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>74</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-5159567495731436710</id><published>2011-07-04T09:46:00.000-07:00</published><updated>2011-07-04T09:46:59.339-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='suara hati'/><title type='text'>Teruntuk Mamak</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;Di dunia ini banyak hubungan yang terbangun jauh lebih erat dibandingkn hubungan yang berasal dari darah yang sama.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Hubungan istimewa aku menyebutnya. Itulah yang terjalin antara aku dan Mamak.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Suramnya masa kecilku terus terang menyebabkan aku  kehilangan ingatan masa kecilku paling tidak hingga aku berumur Sembilan  tahun. Hal yang aku ingat di selang waktu Sembilan tahun ke bawah hanya  satu… yaitu Mamak.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Mak Sri, begitulah orang biasa memanggilnya. Tapi  bagiku dia adalah Mamak. Mamak bukanlah wanita yang melahirkanku,  menyusuiku, ataupun berjasa besar dalam membesarkanku dan  menyekolahkanku hingga berada di jalur pendidikan tinggi. Tidak.  Setahuku uang Mamak bahkan tidak cukup untuk membeli perabotan rumah  tangga yang sederhana.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Di dalam ingatanku, teringat jelas. Mamak adalah  seorang wanita tua dengan senyum sederhana yang dengan senyum itu, aku  yang masih kecil mampu merasa aman. Kuakui, pendidikan Mamak baik dari  segi pendidikan umum maupun pendidikan agama tidak sehebat ataupun tidak  setinggi Ibuku tercinta yag melahirkanku, menyusuiku, dan  membesarkanku. Banyak orang yang juga mengatakan bahwa Mamak hanya  memanfaatkan aku untuk bisa mencari uang dari kedua orangtuaku yang dulu  memang sedang sibuk bekerja untuk menafkahi kelima anaknya sehingga  tidak memiliki waktu untuk mencurahkan semua perhatiannya pada kami.  Banyak orang meragukan ketulusan Mamak dalam merawatku ketika itu. Tapi,  yang berada di dalam ingatanku adalah. Mamak adalah orang yang pertama  kali menghampiri ketika aku terbangun karena mimpi buruk. Mamak adalah  satu-satunya orang yang mau menemaniku ke toilet yang dulu letaknya  berada jauh dari rumah kami (toilet umum), dalam kondisi gelap. Mamak  sangat tahu bahwa aku benci sekali dengan kecoak dan tak pernah  membiarkan sekali pun serangga itu mendekatiku. Mamak adalah orang  pertama yang membuatku menyukai Susu Kental Manis Coklat. Aku selalu  ingat betapa hangatnya genggaman tangan Mamak, dan betapa nyamannya  ketika ia menggendongku.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Mamak….memiliki seorang anak yang sudah besar yang  seharusnya bisa menjaganya. Tapi, ia selalu Nampak sendirian di dunia  ini dan sepertinya hanya memiliki aku.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Waktu pun terus berjalan. Aku bertambah besar dn  semakin bisa mengurus diri sendiri. Mama, atau Ibu Kandungku mengambil  alih atas diriku di usiaku yang ke Sembilan (atau yang ke sepuluh).  Mamak pun melepasku dengan tenang, lalu menjalani kehidupannya yang  lama….. yang penuh kesendirian. Aku yang masih kanak-kanak dan tidak  mengerti apa-apa pun menjalani hidupku seperti apa yang sudah digariskan  Allah padaku. Kembali pada kedua orangtuaku yang sangat kucintai dengan  seluruh jiwa dan ragaku. Aku punya dua kakak dan dua adik yang  sebelumnya tidak pernah kurasakan keberadaannya, tetapi semakin  bertambah usia justru semakin dekat aku dengan mereka.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Waktu terus berjalan…… jarak antara aku dan Mamak  pun semakin jauh. Mamak tiba-tiba menghilang, pergi meninggalkan tempat  kumuh kami yang dulu. Aku berpikir, dia pasti tengah meniti jalan yang  lebih baik.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Waktu terus berjalan….. konflik pun semakin banyak  terjadi di keluargaku. Pengkhianatan, ketidakpercayaan,  ketidakberdayaan, dan perceraian pun menimpaku yang masih berusia  belasan tahun itu. Tapi tak pernah sekali pun aku berpikir untuk kembali  pada Mamak. Yang kupikirkan hanyalah bagaimana caranya bisa bertahan  dalam kondisi keluarga yang sedemikian rumitnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ya…. Waktu terus berjalan.&amp;nbsp; Tiba-tiba saja aku  sudah berusia dua puluh tahun. Sudah terbiasa dengan kondisi yang ada,  dan mensyukurinya sebagai anugerah yang diberikan Allah padaku.  Ingatanku terhadap sosok Mamak, memudar begitu saja. Bahkan, aku hampir  lupa bagaimana wajahnya dulu. Mungkin jika tiba-tiba bertemu, aku tidak  bisa mengenalinya. Pernah rasanya aku bertemu dengan orang yang mirip  dengannya, tapi ternyata bukan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Lalu tiba-tiba saja…………&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Waktu terasa terhenti&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ketika salah satu adikku mengirim sebuah pesan….&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Mba, Mamak Sri meninggal”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Aku terpaku dalam diam dan mencoba mencerna  kata-kata itu. Sedih? Kaget? Entahlah…. Lebih tepatnya, aku tak tahu  ekspresi apa yang harus kutunjukkan. Sudah bertahun2 lamanya tak  kudengar kabarnya, dan ketika kabar itu datang, justru ketiadaan yang  menghampiri.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Udah lama, sipa aja baru dikasih tahu. Udah 100 hari. Katanya sebelum meninggal nyariin mba”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tangisku pun pecah…… dan aku mulai mengutuki diri sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Mamak yang telah pergi dari kehidupanku selama  sepuluh tahun lamanya, bahkan lebih….. mencariku di detik-detik  menjelang ajalnya, bahkan di saat aku tidak memikirkannya sama sekali.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tangisku pun semakin pecah……………&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bodohnya aku yang tidak pernah berusaha mencari  keberadaan wanita itu, wanita yang mencintaiku dengan tulus, meskipun  darahnya tak setetespun mengalir dalam tubuhku.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Mamak……&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Maafkan anakmu ini, yang tak tahu bagaimana caranya untuk membalas kebaikan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bukan seberapa banyak yang telah Mamak lakukan yang membuat hati ini teriris begitu sakit atas kepergianmu&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tetapi…..&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Seberapa dalam, engkau mengukir namaku di dalam hatimu yang terdalam…. Hingga di sisa umurmu&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Mamak……&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Doa anak yang sholeh itu bisa menjadi penolong untuk seseorang yang telah meninggal bukan?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Mamak….. aku berjanji akan menjadi anak yang sholeh  agar dapat selalu mendoakanmu Mak. Meskipun, aku tidak tahu sejauh apa  doa itu akan sampai.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Mamak……&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Terima kasih telah mencintaiku hingga di akhir waktu Mamak….&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-5159567495731436710?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/5159567495731436710/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=5159567495731436710&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/5159567495731436710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/5159567495731436710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2011/07/teruntuk-mamak.html' title='Teruntuk Mamak'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-7747781746518624626</id><published>2011-06-20T02:46:00.000-07:00</published><updated>2011-06-20T02:46:59.240-07:00</updated><title type='text'>Aku dan Jilbabku</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Azw18LHgzoE/Tf8Wvd_wdZI/AAAAAAAAALE/_LHz6yXfeAg/s1600/jilbab+kartun.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-Azw18LHgzoE/Tf8Wvd_wdZI/AAAAAAAAALE/_LHz6yXfeAg/s400/jilbab+kartun.jpg" width="266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;Malam....  dengarkan aku, bisikkan kepada mereka, katakanlah pada mereka... aku  bahagia dengan jilbabku. Bisikkan pada mereka yang mencintai rambut dan  kulit mereka, bahwa jilbabku menjaganya jauh lebih baik dibandingkan  salon mana pun di dunia, bahkan dia menjaga dan&amp;nbsp; mempercantik apa yang  tidak bisa salon mana pun lakukan, yaitu menjaga dan mempercantik hati.  Bisikkan kepada mereka, bahwa rambut ini kelak akan memutih, kulit kelak  akan menimbulkan kerutan.... tapi jilbab yang dikenakan ibuku bahkan  mampu membuatnya terlihat sepupuluh tahun lebih muda, tanpa salon apa  pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam.... bisikkan pada mereka yang sangat menyukai  baju-baju lucu, unik, cantik. Apa yang mereka harapkan dari pria yang  menyukai rok mini, ataupun baju tanpa lengan? Jilbabku, melindungiku  dari pria-pria macam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam... sangat sakit rasanya,  jika rekan2ku sesama wanita... tidak mencintai diri dan hatinya, dan  memilih menjual itu semua hanya untuk selera pasar... hal yang sama  sekali tidak kekal. Bisikkan pada mereka.... apa yang mereka harapkan  dari mata yang memandang tanpa henti rambut dan kaki indah mereka yang  menjuntai? Tidakkah sadar bahwa bisa jadi ketika keindahan itu hilang,  maka cinta itu pun hilang pula. Jilbabku, mungkin saja membawaku kepada  cinta yang lebih kekal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam.... mereka menunggu kesiapan  hati untuk menerima kain yang menutupi tubuh mereka. Tapi, bisikkan  pada mereka. Sesungguhnya hati mereka siap sudah sangat lama, tapi  mereka menolaknya mentah2 dengan berbagai macam alasan. Mereka tidak  pernah mau untuk membukanya meski ia menjerit. Jilbabku, bahkan mampu  membuka kembali hati yang sempat tertutup oleh benci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam...  mereka bukanlah orang yang tidak pernah berdoa. aku pun demikian.  jilbabku mengajarkan,doa macam apa yang ingin kau agar dikabulkan  jikalau menuruti perintah Tuhanmu yang Maha Peduli pada dirimu saja kamu  tak mau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam... aku amat mencintai mereka karena 4WI.  Bahagia rasanya membayangkan berkumpul kembali di surgaNya, bercengkrama  dan bebas dari masalah dunia.... Tapi malam, bisikkan pada siapa pun  yang tengah tertidur dalam lelapnya..... Jilbabku berkata, sebagian  besar penghuni Neraka adalah wanita. Seram seram sekali.... mereka lah  wanita yang tidak mau menutup aurat mereka, dan tidak bertobat  karenanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam... aku bukan wanitayang sempurna.  Keimananku masih jauh dari yang dihaapkan Rasulullah pada umatnya.  Tapi.... aku tahu aku bisa berusaha, bersama jilbabku... bersama garansi  yang menemani keseharianku memperbaiki diri. Bisikkan pada mereka,  maukah mereka ikut bersamaku meniti jalan menuju surga 4WI?&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-7747781746518624626?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/7747781746518624626/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=7747781746518624626&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/7747781746518624626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/7747781746518624626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2011/06/aku-dan-jilbabku.html' title='Aku dan Jilbabku'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Azw18LHgzoE/Tf8Wvd_wdZI/AAAAAAAAALE/_LHz6yXfeAg/s72-c/jilbab+kartun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-9187299924074683647</id><published>2011-06-11T01:34:00.000-07:00</published><updated>2011-06-11T01:34:16.627-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='about me'/><title type='text'>Aku dan Warna Ungu</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-HARepEUOYYs/TfMoRVONsJI/AAAAAAAAALA/8sogdqzSwkM/s1600/purple-rose.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="480" src="http://3.bp.blogspot.com/-HARepEUOYYs/TfMoRVONsJI/AAAAAAAAALA/8sogdqzSwkM/s640/purple-rose.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dan Warna Ungu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku suka sekali dengan warna ungu&lt;br /&gt;Mungkin teman-temanku sudah tidak asing dengan fenomena itu.&lt;br /&gt;Ungu...... katanya sih janda&lt;br /&gt;Tapi bagiku itu adalah lambang kesetiaan&lt;br /&gt;Warna Lavender yang begitu menyejukkan dan elegant&lt;br /&gt;Pesonanya adalah pesona keanggunan yang luar biasa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku suka sekali dengan warna ungu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa sukaku akan warna ungu&lt;br /&gt;adalah rasa yang unik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika diibaratkan kehidupan&lt;br /&gt;Maka warna ungu melambangkan kisah yang mungkin akan kualami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sangat menyukai warna ungu&lt;br /&gt;Begitu sederhana, tidak menyala, juga tidak terlalu pudar&lt;br /&gt;Aku selalu menginginkan dan bahagia karena kehadirannya&lt;br /&gt;Tapi tak pernah terpikir untuk memiliki...apalagi mengoleksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun pada akhirnya warna lainlah yang akan mewarnai hidupku&lt;br /&gt;Rasanya aku tidak akan pernah menyesal.... telah menyukai warna ungu....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-9187299924074683647?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/9187299924074683647/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=9187299924074683647&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/9187299924074683647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/9187299924074683647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2011/06/aku-dan-warna-ungu.html' title='Aku dan Warna Ungu'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-HARepEUOYYs/TfMoRVONsJI/AAAAAAAAALA/8sogdqzSwkM/s72-c/purple-rose.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-4212632408303055697</id><published>2011-05-18T00:49:00.000-07:00</published><updated>2011-05-18T00:51:50.013-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>Ketika Nasi menjadi Tabu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;SELAMAT DATANG DI DESA KETAHANAN PANGAN, CIREUNDEU&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-1I62YrgfOOE/TdN59196NsI/AAAAAAAAAK8/Up1ewjusKuw/s1600/art_53167.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-1I62YrgfOOE/TdN59196NsI/AAAAAAAAAK8/Up1ewjusKuw/s320/art_53167.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kira-kira begitulah yang tertera pada gardu tempat masuk ke RT 2 dan 3 desa Cireundeu. Bukan tanpa sebab gelar itu muncul di desa yang berada tepatnya di kelurahan Leuwigajah, Cimahi Selatan. Sejumlah orang, lembaga, maupun organisasi pemerintahan telah sering berkunjung ke kampung adat itu hanya untuk membuktikan keunikan para pemakan nasi non beras tersebut. Jika kita mengenal ungkapan "Orang Indonesia, kalau belum makan nasi, belum makan namanya", dengan asumsi yang dimaksud dengan nasi di sini adalah beras padi yang ditanak hingga menghasilkan nasi dengan aroma yang harum dan tekstur yang enak, maka ungkapan tersebut tidak berlaku di warga Cireundu khususnya RT 002 dan 003.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;RASI. begitulah sebutan makanan pokok yang masih bertahan hingga sekarang semenjak tahun 1924 lalu. Rasi adalah Beras Singkong atau Nasi Singkong, yaitu nasi yang bahan dasarnya berasal dari ampas singkong atau biasa disebut Ongkok.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Abah Emen Sunarya, Sesepuh adat di desa Cirendeu, menuturkan kisah mengenai fakta Rasi tersebut. Berawal  dari kisah yang terjadi pada tahun 1924-an. Ketika itu, di zaman  penjajahan Belanda, lahan sawah yang telah ditanami padi tiba-tiba  mongering dan puso. Sementara suplai beras dari pemerintah Belanda waktu  itu sangatlah sulit. Di tengah masa yang teramat sulit itu, Haji Ali,  tokoh masyarakat Cirendeu, warga kampung mulai mencari jalan keluarnya. &lt;span class="fullpost"&gt;Jalan  keluarnya adalah dengan mengganti sawah menjadi kebun singkong. Sejak  itulah warga Cirendeu membiasakan diri mengonsumsi singkong. Hal ini  didahului dengan keluarnya wejangan dari Haji Ali, yang initinya minta  masyarakat menunda mengonsumsi beras, dan beralih ke umbi-umbian.  Rupanya wejangan itu tetap melekat pada warga masyarakat Cirendeu hingga  saat ini.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertanyaannya adalah, setelah sekian ratus tahun lamanya, kenapa bisa warga desa Cireundeu khususnya para pemangku adat, tetap memakan rasi dan tak pernah sekali pun menyentuh nasi padi? Apakah benar desa ketahanan pangan ini menganut prinsip ketahanan pangan yang sesungguhnya?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ternyata yang menyebabkan rasi bertahan lama bukanlah pola pikir masyarakat desa mengenai ketahanan pangan, melainkan sebuah tradisi adat yang tidak bisa dilanggar. Ada sebuah tradisi yang menjadikan nasi atau beras padi menjadi tabu bahkan untuk disentuh sekali pun. Elis, salah satu masyarakat adat di sana mengatakan bahwa apabila ada seorang warga yang menyentuh beras padi atau bahkan mengkonsumsinya, maka harus dilakukan upacara tersendiri sesuai dengan hukum adat yang berlaku. Kekuatan adat ini lah yang menyebabkan Rasi begitu populer dan membumi di tanah Cireundeu. Hingga saat ini, masih terapat sekitar kurang lebih lima puluh orang dari sejumla Rukun Tetangga yang ada, yang hingga saat ini masih mengkonsumsi Rasi dan tak pernah tahu sama sekali bagaimana rasanya Nasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa penduduk desa mengaku telah beralih menjadi pengkonsumsi nasi setelah sekian lama mengkonsumsi rasi. Dewi (25) mengakui bahwa semenjak SMA, ia tak pernah lagi mengonsumsi rasi karena jarang didapat di kota, bahkan hingga menikah dan memiliki anak. Akan tetapi, ketika ditanya bersedia atau tidak untuk kembali mengkonsumsi rasi apabila nasi sulit didapatkan ke depannya, beliau menjawab bersedia karena rasa dari rasi sudah akrab di lidah dan tidak ada masalah besar dalam mengkonsumsinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nasi, bagi penduduk adat dianggap tabu. Walaupun dilatar belakangi oleh tradisi, tetapi Ketua RT 3 mengakui bahwa penduduk adat sangat mendukung upaya diversifikasi pangan oleh pemerintah untuk mendukung ketahanan pangan negara ini. Pengetahuan beliau mengenai kebijakan impor beras dan pentingnya diversifikasi pangan meyakinkan orang-orang yang bertanya bahwa upaya menghidupkan Rasi merupakan salah satu kontribusi Cireundeu untuk ketahanan pangan Indonesia. Oleh karena itu, tidak heran jika desa ini disebut sebagai Desa Ketahanan Pangan atau Kemandirian Pangan. Sudah bukan hal yang aneh lagi jika berbagai macam orang baik mahasiswa, dosen, peneliti, anggota DPR, bahkan menteri datang untuk memuaskan rasa penasaran mereka baik untuk kepentingan program maupun kepentingan sendiri akan desa ketahanan pangan tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengenal rasi, maka teknologi pangan berperan di sana. Bagi yang belum bisa membayangkan bentuknya, beginilah kira-kira rasi itu....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-d34XvQV68Y8/TdN52lJrh-I/AAAAAAAAAK4/5OBp99vo5rI/s1600/rasi.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="206" src="http://1.bp.blogspot.com/-d34XvQV68Y8/TdN52lJrh-I/AAAAAAAAAK4/5OBp99vo5rI/s320/rasi.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasanya mungkin tidak seenak nasi, warnanya tidak seputih nasi, aromanya pun tidak seharum nasi. Akan tetapi, jika mencicipinya, akan sangat mengerti mengapa rasi ini dapat menggantikan nasi. Rasa dan teksturnya memiliki perbedaan yang tidak terlalu signifikan dengan nasi. Kelebihannya, proses pengolahannya lebih cepat, harganya jauh lebih ekonomis, memiliki sisi fungsional yang baik yang dikatakan salah satunya dapat mencegah penyakit diabetes melitus, serta lebih cepat terasa kenyang sehingga cukup baik untuk kesehatan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya pikir, hanya butuh sedikit sentuhan teknologi pangan untuk membuat rasi ini sebagai beras analog atau beras tiruan dan dikonsumsi layaknya nasi oleh penduduk selain warga cireundeu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semoga kisah ini menginspirasi kita semua bahwa ternyata, di salah satu sudut pulau jawa yang notabenenya adalah pemakan nasi terbesar se Indonesia, masih ada sekumpulan orang yang bertahan hidup tanpa nasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;HIDUP KETAHANAN PANGAN INDONESIA!!!!!&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-4212632408303055697?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/4212632408303055697/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=4212632408303055697&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/4212632408303055697'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/4212632408303055697'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2011/05/ketika-nasi-menjadi-tabu.html' title='Ketika Nasi menjadi Tabu'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-1I62YrgfOOE/TdN59196NsI/AAAAAAAAAK8/Up1ewjusKuw/s72-c/art_53167.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-1142927705850481841</id><published>2011-05-10T22:42:00.000-07:00</published><updated>2011-05-10T22:42:41.627-07:00</updated><title type='text'>Bulan Perjuangan itu bernama.... MEI</title><content type='html'>Dua puluh satu kali aku berkenalan dengan yang namanya Mei itu. Dua puluh tahun ke belakang, aku mengenalnya sebagai sesuatu yang biasa-biasa saja. Tidak ada yang begitu spesial sehingga harus dikenal oleh Mei ku dulu. Tapi, di dua puluh satu kali pertemuanku dengannya, aku merasa bulan ini begitu istimewa sehingga aku pun&amp;nbsp; memutuskan bahwa apa pun yang terjadi..... aku tak ingin menikah di bulan ini.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah sudah berapa banyak undangan yang masuk baik di fesbuk, via sms, maupun kartu, tapi rasa sesalku yang terbesar bahwa aku tak bisa menghadiri pernikahan kakak sepupuku, mantan bos, dan dua orang sahabat yang sangat luar biasa. Aihhh... tidak bisa dibayangkan rasanya jika kelak mereka tidak bisa menghadiri acaraku. Semoga doa-doaku sampai kepada mereka yang telah dan akan menikah di bulan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eits.... tapi topik kita kali ini adalah bukan tentang pernikahan looo....&lt;br /&gt;Bagi seorang saya, bulan Mei di 2011 adalah bulan yang bersejarah. Bagi Indonesia, kita mengenal hari kebangkitan nasional yang jatuh pada 21 Mei, hari yang menghargai sebuah pergerakan yang diprakarsai oleh Bung Tomo, salah satu pahlawan pergerakan kita.&lt;br /&gt;Kita juga mengenal 2 Mei sebagai hari pendidikan nasional, yang diambil dari hari lahir tokoh pendidikan kita K.H. Ahmad Dahlan.&lt;br /&gt;Belum lagi peristiwa reformasi yang meninggalkan kenangan di tanggal 12 Mei, sebuah tragedi yang menimpa saudara perjuangan, aktivis pergerakan reformasi di universitas trisakti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lama ini, sebuah acara besar dalam rangka memperingati hari pendidikan pun digelar besar-besaran.... mengundang 2000 peserta dan media, acara IDEA yang diprakarsai oleh kementerian pendidikan BEM KM IPB berjalan begitu sukses. Acara itu berlangsung di tanggal 8 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyusul agenda IDEA, sebagai acara puncak, tanggal 21, sebagai hari kebangkitan nasional ditetapkan sebagai penghujung acara....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melengkapi kesibukan, maka tanggal 20 - 23 Mei telah ditetapkan sebagai hari untuk temu nasional untuk beasiswa aktivis nusantara dari LPI-DD. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bisakah saya bernapas lega di bulan Mei setelah tanggal 23? Hmm... memang cocok rasanya jika bulan ini dinamakan bulan perjuangan. Karena tepat pada tanggal 30 Mei nanti saya akan melaksanakan seminar penelitian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sibuk. sibuk. memang sibuk.&lt;br /&gt;Lelah. lelah. memang lelah&lt;br /&gt;Habis. habis. memang uang dan tenaga telah habis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya sangat menikmatinya, karena inilah masa-masa yang benar2 menunjukkan peran dan kontribusi saya yang maksimal sebagai mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukur, karena masih diberikan kesempatan oleh ALLAH untuk bergerak dan berkarya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi konsekuensinya......&lt;br /&gt;gak ada satu pun undangan pernikahan yang bisa saya hadiri..... hehe&lt;br /&gt;Buat &lt;b&gt;Mas Dudi, Tri Dimas Arjuna dan Istri, Mega Sarfika dan Mantan bos saya, Kulup Arridho &lt;/b&gt;.... Maaf ya tidak bisa menghadiri acara besar kalian. Tapi jangan balas dendam ya.... please.....&amp;nbsp; hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya satu pesan saya untuk teman-teman yang membaca postingan ini. Ingatlah buat kalian yang akan menikah di usia muda...... bahwa &lt;b&gt;di dunia ini ada yang namanya liburan akhir semester&lt;/b&gt;. ^^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-1142927705850481841?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/1142927705850481841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=1142927705850481841&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/1142927705850481841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/1142927705850481841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2011/05/bulan-perjuangan-itu-bernama-mei.html' title='Bulan Perjuangan itu bernama.... MEI'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-2147923401344185530</id><published>2011-04-24T04:25:00.000-07:00</published><updated>2011-04-24T04:25:42.775-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Seniku untuk Kehidupan</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ketika malam membutuhkan teman untuk bermimpi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Akan kunyanyikan sebuah lagu pengusir sepi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ketika matahari mulai enggan untuk tertawa&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kan kulukiskan sebuah senyuman agar ia kembali merona&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ketika senja tak kuasa untuk berlari&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Aku akan mengajaknya menari bersama peri&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ketika fajar menghapus keramahannya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Sebuah dongeng dari negeri seberang akan kuceritakan untuknya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jangan pernah takut&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ketika dunia ini menjadi hitam sepenuhnya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Karena puisi hati akan menghapusnya dengan putih&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jangan pernah sedih&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ketika roda harapan berhenti berputar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Karena goresan sketsa cita-cita akan tetap membuatnya melaju tanpa gentar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kehidupan tak kan pernah cukup memberikan derita&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pada jiwa yang tak pernah mengerti fananya dunia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kehidupan juga tak pernah bosan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Mengajarkan betapa kelamnya masa depan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Untuk insan yang enggan melangkah menjemput angan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Akan tetapi.....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Meski pun kehidupan juga tak pernah lelah memberikan air mata&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Sebuah sentuhan kreatifitas dapat mengubahnya menjadi indah di rasa&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Maka jangan pernah mundur menghadapi kenyataan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Karena tak ada harga mati&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Untuk seni menghadapi ketidakpastian&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-2147923401344185530?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/2147923401344185530/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=2147923401344185530&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/2147923401344185530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/2147923401344185530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2011/04/seniku-untuk-kehidupan.html' title='Seniku untuk Kehidupan'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-593154016515642469</id><published>2011-04-24T04:04:00.000-07:00</published><updated>2011-04-24T04:05:07.199-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><title type='text'>Cerpen#3 : Onion Princess</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ICAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA” raungan keras yang dapat memecah membran timfani di telinga kita seandainya frekuensinya diperbesar sedikit itu mengejutkan keseharian penghuni rumah itu. Gadis dengan jilbab putihnya menghela nafas panjang dan membuka pintu kamarnya. Nyanyian ”ICA”, suara tak bernada itu, semakin mempercepat langkahnya keluar kamar dan berjalan menaiki tangga satu persatu menuju sumber suara itu.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Ada apa kak?” gadis itu mendatangi sumber suara dan ia sepertinya menyesal karena tidak membawa tutup telinga yang semestinya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“DENGER YA!!!! HARI INI GW SAMA ARA MAU PARTY. KITA GAK MAU TAHU POKOKNYA LU GAK BOLEH ADA DI SINI” Bukan. Gadis itu bukan Cinderella.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“JANGAN LUPA! CUCIAN GW DI&amp;nbsp; LAUNDRY AMBIL PAGI INI JUGA. MAU GW PAKE”. Gadis itu juga bukan upik abu apalagi bawang putih karena si pemilik suara bukan bawang merah ataupun bawang bombay. Gadis itu hanya mengangguk tanpa komentar.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“INGET! 3 HARI!!! LO GAK BOLEH DI RUMAH SELAMA 3 HARI” sekali lagi gadis itu mengangguk. Merasa sudah beres intruksinya, ia melangkah meninggalkan si sumber suara.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“ICAAAA!!!! SIAPA YANG SURUH LO PERGI??” sebuah suara yang serupa tapi tak sama memanggilnya. Ya, nama gadis itu adalah Ica, lengkapnya Aisyah Ramadhani. Gadis itu adalah aku yang semakin tak mengerti apa mau kedua orang ini. Gadis yang sedari tadi diam dan hanya mengangguk mendengarkan intruksi itu adalah aku. Bukan upik abu, bukan cinderella, bukan bawang putih, bawang bombay atau semacam itu. Kedua suara itu adalah milik kakak kembarku, Ara dan Aya. Yah, memang sih, sekilas mereka memang terlihat seperti bawang merah yang sangat tidak tahu aturan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“JANGAN LUPA. CUCI MOBIL GW!!!!” atau bahkan mereka benar-benar bawang merah. Yah, terserahlah. Anggap saja aku sebagai bawang putih dengan dua bawang merah yang lebih pedas dibanding kedua saudara Cinderella dan terkadang memperlakukanku lebih buruk daripada Upik Abu.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“TERUS, GW GAK MAU DI RUMAH INI ADA DEBU SEDIKIT AJA. BISA MALU GW SAMA TEMEN2 GW!!!!” Tanpa kujelaskan pun memang kelihatannya seperti itu. Sebuah persepsi awam.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“KALO NYOKAP SAMA BOKAP GW PULANG, JANGAN BILANG APA-APA!” bedanya, aku bukan saudara tiri mereka. Sama sekali bukan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“AWAS KALO LO LAPOR YANG MACEM-MACEM!!!” aku juga bukan korban sister abuse.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“DAH SANA PERGI!!!” tapi aku benar-benar penghuni rumah dua lantai ini dan dikenal sebagai saudara kedua bawang merah ini. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Kulangkahkan kakiku menuruni tangga. Masih jam enam pagi. Aku pun menjalankan intruksi pertama sang bawang merah. Kakiku berjalan keluar dari rumah menuju laundry and dry cleaning yang hanya beberapa blok dari rumah ini. Ya, sekilas aku memang terlihat seperti upik abu yang tak lepas dari kerjaan ini dan kerjaan itu, tugas begini dan tugas begitu. Tapi sekali lagi kutegaskan, saudara-saudaraku boleh disebut sebagai bawang merah. Tapi aku tidak setuju kalau mereka itu disebut bawang merah yang kejam. Karena aku pun bukan bawang putih yang malang, cinderella yang memprihatinkan, ataupun upik abu yang sial. Aku adalah Ica, Aisyah Ramadhani yang sampai hari ini menganggap para bawang merah itu adalah saudaraku. Mungkin.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Jam enam pagi. Laundry memang sudah buka. Pemiliknya amat ramah dan menyenangkan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Ambil baju lagi neng?” sapa wanita setengah baya yang kira-kira seumur dengan tukang kantin di sekolahku itu.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Iya...bajunya kak Aya. Nih bonnya..” kataku berusaha sesopan mungkin. Bibi itu tersenyum dan langsung mengambilkan sebuah gaun hitam yang terbungkus plastik dengan sangat rapi.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Makasih ya Bi” kataku sambil tersenyum. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“E,iya, neng Ica. Kemaren ada yang nyariin tuh” kata si bibi menghentikan langkahku.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Oh ya? Siapa?” tanyaku heran. Setahuku, teman-teman sekolahku tidak ada yang tahu alamat rumahku dan mereka memang tidak perlu tahu.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Cowok. kayaknya seumuran neng deh. Eh nggak lebih tua sedikit. Lumayan cakep lho neng” kata si bibi membuatku bingung. Kucoba ingat-ingat. Hmm, terlalu banyak yang penting-penting, jadi lupa. Aku berpikir dan terus berpikir...duh..jangan lama-lama..nanti kak Aya marah-marah lagi. Kasihan kan.....bisa cepat tua.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Yaudah..dipikirinnya ntar aja neng. Gih pulang sana...ntar neng Aya nungguin trus neng diomelin lagi” kata si Bibi seakan bisa membaca pikiranku. Aku tersenyum pada si bibi. Memang kisah bawang merah dan bawang putih di rumahku bukan rahasia umum lagi. Aku menuruti kata-kata si bibi dan pergi ke rumah. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Suatu hal yang menguntungkan karena gaun kak Aya sampai ke tangannya dengan sempurna dan tanpa cacat. Biasanya, lecek sedikit saja dia akan menyanyikan lagu “Ica” yang tak bernada itu sekali lagi. Aku pun menjalankan intruksi kedua, bersih-bersih dan semua itu kukerjakan sampai pukul tujuh. Cepat bukan? Sudah biasa. Di luar, mobil kak Ara tampaknya tidak terlalu kotor sehingga aku bisa menyelesaikan semua intruksi hingga pukul delapan pagi.&lt;br /&gt;“Kak, aku duluan. Assalamualaikum....” kataku sudah lengkap dengan sepatu, tas dan seragam sekolah dan tak lupa, perlengkapan menginap selama 3 hari. Untungnya, pagi ini dua jam pelajaran pertama adalah olahraga. Aku sudah cukup berkeringat oleh intruksi kakak kembarku sehingga tak perlu menyesal ketinggalan jam pelajaran olahraga. Mmm…mungkin 10 menit pertama pelajaran Fisika akan terlewat dan itu sangat tidak menyenangkan. 10 menit terlalu berharga untuk dilewatkan, apalagi pada salah satu mata pelajaran yang .mungkin kusuka tapi tak terlalu kubisa. Bagaimana pun, ketinggalan pelajaran Fisika adalah malapetaka karena sekali ketinggalan aku akan terus ketinggalan. Makanya kuputuskan menggunakan jasa ojek dan sampai sekolah tepat pukul 08.15.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Aisyah, sudah beberapa kali ibu bilang……”&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Terlambat adalah awal dari malapetaka kedisiplinan. Saya tahu bu” kataku menyela kata-kata Bu Rini tak lupa dengan senyum yang sudah kuset sedemikian rupa agar ia tidak marah secara berlebihan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Terus…??” lanjutnya memojokkanku seraya mencoba mengorek-ngorek alasan kenapa aku terlambat.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Kerjaan saya menumpuk Bu. Saya tak perlu menyebutkan satu-satu kan bu? Dari mulai mengerjakan hal yang penting sampai yang tidak penting. Penting gak penting sih tetap harus dikerjain karena kalau nggak bisa berabe. Jadi, saya telat deh” kataku mulai memberi alasan.&lt;br /&gt;“Hukuman saya setelah pelajaran Fisika saja ya bu. Nanti saya ketinggalan pelajaran pak Sugi. Bisa gawat. Kalau hanya remedial sih tidak apa. Tapi kalau sampau angka merah bereret di rapor kan gak enak. Ibu tahu sendiri kan, pak Sugi paling tidak suka kalau ada anaknya yang remedial” lanjutku sempat memotong ketika bu Rini berniat membuka mulut.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;“Belum lagi harus mereview pelejaran-pelajaran kemarin berhubung sudah kelas tiga kan bu. Terus….”&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Iya..iya..cukup. Masuk sana. Jam istirahat nanti ambil hukuman kamu di meja piket” kata bu Rini seakan pusing mendengar celotehku yang sengaja kubuat panjang lebar. Aku tersenyum dan mengucapkan terima kasih pada beliau. Pak Sugi eh maksudku Fisika...I’m Coming!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Assalamualaikum. Misi Pak……” kataku begitu sampai pintu kelas. Sorakan anak-anak sudah tak asing lagi pagi itu.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Kamu terlambat 15 menit pelajaran saya. Tak boleh masuk!!” kata pak Sugi&amp;nbsp; memerintah sebelum kulangkahkan kakiku ke dalam. Lima belas menit?? Bukan sepuluh??? Oh tidaaaak. Perkiraanku salah….&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Tapi Pak????” kataku memaksa.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“KE PERPUSTAKAAN! Saya tidak mau menerima murid yang terlambat.” Perintah pak Sugi lagi. Oh..No. sejak kapan guru yang kuharap guru kesayanganku itu jadi sangat kejam (sebelumnya hanya kejam saja).&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Pak…saya capek-capek ke sekolah kan mau belajar” kataku memelas.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Banyak yang bisa kamu dapatkan di perpustakaan. Silahkan” katanya sekali lagi. Aku menghela nafas kecewa. Huh….pengorbananku naik ojek ternyata sia-sia. Kupandang teman-temanku dan ternyata mereka diam. Pak Sugi lagi sensi. Kira-kira begitulah yang ingin disampaikan Nora, teman sebangkuku dan beberapa anak lainnya lewat tatapan mata mereka. Aku pun mengerti.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Ya sudah pak. Terima kasih” kataku. Aku berbalik dan segera menuju perpusatakaan, atau mungkin guru piket. Masih ada hukuman yang bekum terlaksana dari bu Rini. Tidak berat, hanya menulis Terlambat adalah awal dari malapetaka kedisiplinan. Kata-kata yang sampai sekarang tak pernah bisa kumengerti. Lebih buruk mana dengan teriakan aneh dari kakak-kakakku kalau aku meninggalkan pekerjaan rumah barang sehari saja? Tidak ada yang lebih buruk, keduanya masih satu spesies.&lt;br /&gt;Aku langsung ke perpustakaan begitu menerima tugas dari Bu Rini. &lt;br /&gt;“Eh..Ica. Terlambat ya??” sapa penjaga perpus melihatku masuk masih mengenakan ransel hijauku yang sudah banyak termodifikasi oleh tempelan pin-pin yang kusuka. Aku meletakkannya dan langsung mengincar koran yang terletak di dekat pintu masuk.&lt;br /&gt;“Iya nih pak. Mana gak boleh masuk lagi” Jawabku sambil mencari-cari Koran kompas hari ini.&lt;br /&gt;“Sabar neng. Belajar di sini juga gak rugi-rugi amat kok” kata pak Salim, nama penjaga perpus itu sambil memeriksa absensi perpus.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Yah…semoga saja. Coba kita lihat. Berita apa pagi ini” kataku duduk pada salah satu kursi di perpustakaan itu. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Absen dulu neng…”kata pak Salim menyodorkan absensi perpustakaan padaku. Aku mengambilnya. Aisyah Ramadhani….xii ipa 3….diharapkan dapat belajar di perpus. Begitulah kira-kira yang kuiisi.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Waah, akhirnya Madrid menang juga..”gumamku kecil setelah selesai urusan dengan absen.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Neng ke sini cuma buat baca Koran?” Tanya pak Salim heran. Aku dengan cueknya mengangguk.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Bukannya benda pertama yang saya cari di perpustakaan itu koran?” tanyaku meyakinkan pak Salim bahwa aku benar-benar Ica, si bocah koran.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Memang gak ada tugas karena telat?” Tanya pak Salim.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Innalillahi..” aku tersadar, masih ada yang lebih penting dibanding melihat berita pagi hari ini. Oh…aku berharap ini yang terakhir aku menulis kata-kata konyol yang tak kumengerti itu. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Terlambat adalah awal dari malapetaka kedisiplinan. Aku harus mengulangi serangkaian kalimat itu sebanyak menit aku terlambat, dengan kata lain, aku harus menulisnya sebanyak Sembilan puluh lima kali, dan percayalah, ini sangat membosankan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Terlambat adalah awal dari malapetaka kedisiplinan. Hoaaaaaaaaammmm…… melelahkan, membosankan, ngantuuk.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Terlambat adalah awal dari malapetaka kedisiplinan. Tanganku mulai lemas. Aku baru ingat kalau tadi malam aku baru tidur jam dua.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Terlambat adalah awal dari malapetaka kedisiplinan. Mataku mengatup dan membuka tanpa perintah. Aku juga baru ingat, kalau aku belum memutuskan akan tidur di mana malam ini.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Terlambat adalah awal dari malapetaka kedisiplinan. Ahh….tiba-tiba saja aku tak ingat apa-apa, semuanya gelap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Aku memimpikannya lagi, hal yang sangat ingin aku lupakan. Wajah-wajah kecil dengan sayap malaikat, dan seorang pangeran di antara mereka. Dengan lembutnya, ia memanggil namaku. ”Ica”…aku berlari ke arah mereka. Panggilan lembut itu terulang kembali…&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Ica…”&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“ICAAAAAAAAAAAAAAAAAA” suara yang lembut itu mendadak pecah, aku pun tersadar dari tidurku.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Nora….” Kataku setelah tahu siapa suara yang ber’Ica’ pecah itu.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Gila lo…..tidur di perpus. Di UKS tuh enak” kata Nora duduk di hadapanku, aku pun langsung sadar bahwa sekarang sudah masuk jam istirahat pertama.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Sholat Dhuha yuk….” Kata Nora.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Gw lagi gak sholat Ra. Gw di sini aja deh, ada tugas gara-gara terlambat” kataku memperlihatkan satu kalimat membosankan yang kutulis ulang baru sebanyak tiga puluh kalimat itu.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Yaudah…gw duluan ya…”kata Nora. Aku tersenyum mempersilahkan..&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Eh Ra….” Kataku menghentikan langkahnya. Aku berpikir untuk menginap di rumah Nora lagi malam ini, tapi,&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Gak jadi deh….” kataku membatalkan. Aku terlalu sering merepotkan sahabatku itu, bulan ini saja, sudah lima kali aku menginap di rumahnya gara-gara kakakku. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Dasar aneh. Yaudahlah. Gw sholat dulu deh. Mmmm, oh iya, hari ini pak Anton, bu Cece dan pak Kurdi gak masuk. Jadi habis istirahat ini kita gak ada pelajaran lagi” kata Nora.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Apa?? Oh….No!! kita kan udah kelas 3 Ra. Masa masih ada jam kosong sih” kataku seakan-akan peduli dengan sebuah idealisme bahwa mendekati ujian akhir harus serius belajar, padahal ada sedikit tawa yang hampir pecah.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Iya..sebagai gantinya, habis istirahat akan ada Try Out dadakan” kata Nora enteng.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“APA???!!” suara ‘Apa’ ku lebih tegas dari sebelumnya. Memikirkan bahwa masih ada Sembilan puluh kata Terlambat adalah malapetaka bagi kedisiplinan yang belum kukerjakan saja membuatku sesak napas.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Makanya kalo lo ke kantin, gak bakalan nemu anak-anak. Lagi pada belajar semua, yah…kecuali yang udah gak perlu belajar kayak Galih, Ratna…’&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Elo…” kataku seraya melanjutkan kata-kata sahabatku yang sudah sangat expert di bidang Matematika dan Bahasa itu. Dia hanya tertawa kecil. Ternyata banyak sekali yang harus dikerjakan&amp;nbsp; dan aku sama sekali belum memutuskan akan menginap di mana malam ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“AAAAh….soal apa ini? gak yakin gw kita bakal dapat soal segila ini. Apa yang akan terjadi pada anak pedalaman Papua kalau standar Indonesia soalnya setinggi ini? Oh tidak..Mama..Papa..aku mohon, maafkan jika nanti aku mengecewakan kalian” suara Leo memecah keheningan kelas sesaat setelah kertas dibacakan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Menjelang ujian, semua menggila…” kata Nora menggumam. Aku terpaku pada 30 soal Matematika di hadapanku yang tiba-tiba mengingatkanku kepada masa depan yang telah aku pikirkan jauh sebelum aku mengenal dunia putih abu-abu. Arsitek. Sebuah profesi yang membutuhkan kemampuan daya nalar Matematis yang tinggi. Kalau soal seperti ini saja tidak bisa kuselesaikan, bagaimana bisa kugapai kampus di kota kuliner yang terkenal dengan dunia desain grafis dan keteknikannya itu&amp;nbsp; Ah, ternyata sembilan puluh kalimat yang harus kutulis dari Bu Rini memberi efek samping yang buruk. Tiba-tiba saja aku merasa berhadapan dengan lembah yang dalam bernama Ujian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Hai, Putri Bawang” seseorang berbicara padaku di perjalananku lima langkah keluar dari pintu gerbang sekolah. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Hans? Ngapain lo di sini?” tanyaku pada sesosok pemuda tanpa seragam yang tiba-tiba saja muncul di hadapanku. Tiba-tiba saja aku teringat mimpiku tadi tentang malaikat dan pangeran. Hans adalah orang yang pernah bertemu denganku di suatu perkumpulan anak jalanan. Sebuah tempat yang telah mengajarkanku banyak hal tentang kehidupan. Ah, baiklah, aku mengaku. Dialah lebih tepatnya yang menemukanku, setahun yang lalu, saat kedua kakakku memulai hobi mengusirku karena pesta.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Elo sih. Ngilang gitu aja. Anak-anak udah suka banget tuh sama lo. Gw sampe harus nyelidikin lo sampe ke rumah lo segala buat tau keberadaan lo. Gw sampe nanya segala sama tante laundry” ucapnya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Oh..jadi itu asal-usul julukan baru lo buat gw?” tanyaku sambil berjalan menghindarinya. Tiba-tiba saja dadaku terasa sesak. Mana mungkin aku bisa melupakan wajah-wajah kecil itu. Yang memanggilku “kakak” dengan polosnya Memang sih, terkadang mereka bau, dekil, belum mandi. Tapi setahun yang lalu, bermain bersama mereka adalah hal yang menyenangkan. Sampai ketika itu aku menyadari bahwa aku tak bisa terus bersama mereka.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Ca.,..ye, tungguin. Gw belum beres ngomong” katanya berhasil menghadangku kembali.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Hans, gw kan udah bilang. Gw gak bisa balik ke tempat itu lagi” kataku menghindar.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Please&amp;nbsp; Ca….” katanya menghadang lagi.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Hans, lo pernah kan ngerasain jadi kelas 3 SMA. Gw harus serius belajar. Gw gak bisa main-main terus” kataku menegaskan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Berarti habis ujian bisa kan Ca?” tanya Hans lagi. Aku kembali menggeleng.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Lo pikir gw bisa tahan, main panas-panasan, jadi dekil, bau…” kataku yang pada akhirnya harus mengeluarkan kata-kata pedas.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Ck ck…Bohong. Lo sebenarnya cuma lari kan? Lo gak bisa terus menerus ketemu dengan mereka karena lo seperti melihat diri lo sendiri di sana” kata Hans yang sukses membuat langkahku terhenti.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Lo bukan seorang anak dari pengusaha garmen terkemuka di Jakarta. Lo itu cuma Ica. Status sosial lo emang anak, tapi status lo yang sebenarnya adalah yatim piatu. Lo sesungguhnya sendirian di dunia ini. Sama seperti mereka. Bedanya hanya, lo punya rumah yang layak, dan mereka tidak” kata Hans masih belum menyerah. Kalau saja aku boleh menyentuhnya maka akan kutampar saat ini juga. Meskipun kesal, tapi seluruh kata-katanya adalah benar.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Kenapa? Kesal? Kalau semua itu gak bener, kenapa lo harus ngalah sama kedua kakak angkat lo? Kenapa lo harus&amp;nbsp; berkali-kali keluar dari rumah? Apa bedanya lo sama anak jalanan? Paling nggak mereka gak nyusahin rumah orang lain untuk lo inepin kan?” katanya dan sekali lagi benar karena rumah Nora sekali lagi terbayang olehku. Benar-benar sialan anak ini.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Dan lo pergi dari kita semua hanya karena mereka membuat lo menyadari status lo sebenarnya…”&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“CUKUP!!” kataku bernada tinggi. Aku merasa kelopak mataku basah. Aku benar-benar kesal. Tapi tiba-tiba saja pemuda itu berlutut di depanku.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Hans?” tanyaku.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Riri sudah lama demam tinggi. Gw udah mau bawa dia ke dokter, tapi dia gak mau. Dia bilang dia kangen sama lo. Jody mulai kehilangan semangat belajarnya, dia kembali menghabiskan hari-harinya dengan mengamen di lampu merah, non-stop. Lo tau Ca? Gw cuma bisa membuat mereka tertawa dan bersemangat menjalani hari. Tapi cuma elo, yang bisa mengajarkan mereka caranya bermimpi” Kata Hans melembutkan suaranya dan berdiri kembali. Hans sebenarnya bukan anak jalanan seperti adik-adik yang diasuhnya. Ia adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik tingkat 2 yang sangat hobi berkeliaran di jalan. Hidup bersosialisasi sudah menjadi bagian dari kesehariannya.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Hari ini kita ngumpul di tempat biasa. Gw berharap bisa bujuk Riri ke dokter hari ini. Kalo lo gak ada kegiatan, gw mohon lo datang” katanya lalu pergi meninggalkanku dengan tas besarku. Aku masih terpaku di ujung jalan melihat sosok pemuda yang dua tahun lebih tua dariku itu. Perasaan kesalku berubah menjadi sesal dan kurasa siapapun bisa menebaknya, bahwa kakiku berjalan sesuai dengan apa yang kata hatiku perintahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Kak Hans, sudah ketemu kak Ica?” sosok mungil itu bertanya dengan nada lemah di kursi yang terbuat dari jok mobil bekas yang sudah tidak terpakai dan berselimutkan kain dengan banyak tambalan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Riri, daripada itu, kita ke dokter aja yuk. Biar diobatin sama dokter” kata Hans membujuk. Anak itu menggeleng.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Kak Ica pernah bilang, kalau Riri ini anak yang kuat. Makanya, kalau sudah besar, Riri ingin sekali jadi atlet wanita, atau jadi pendekar silat biar gak digangguin sama orang jahat. Masa jagoan kayak gitu ke dokter kak? Gak cocok” kata Riri mencoba menjelaskan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Gadis kecil bodoh. Atlet hebat, kalau sakit gigi juga pergi ke dokter gigi kan….” Kataku masuk tiba-tiba menghampiri tubuh kecil yang terbaring itu.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Kak Ica…..” gadis kecil itu secara spontan memelukku saat aku mendekat, begitu juga dengan yang lainnya. Hans hanya tersenyum penuh makna melihatku berada di dalam markas itu. Aku benar-benar bodoh karena berusaha menyingkirkan mereka dari kehidupanku. Padahal aku pernah merasakannya, masa-masa di mana aku tak tahu siapa diriku. Sampai keluarga Yulianto menemukanku yang begitu mirip dengan anak perempuan mereka yang baru saja meninggal ketika itu. Mereka yang menyadarkanku dan mengajariku bermimpi, memiliki cita-cita, dan mengajariku arti kehidupanku yang sesungguhnya. Membuatku melupakan dari mana diriku berasal. Tidak hanya keluarga, tapi aku pun juga merasakan rasanya memiliki seorang sahabat. Nora bagiku adalah harta yang tiada duanya. Lalu kemudian aku bertemu mereka semua. Semula aku senang, tapi lama kelamaan aku mulai mengingat&amp;nbsp; kembali apa yang sudah lama ingin aku lupakan, fakta yang menyebutkan bahwa sebenarnya aku ini bukan siapa-siapa. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Hari ini pun berlalu. Dan aku masih belum tahu akan menginap di mana malam ini.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Kak Ica, gak pulang? Nanti dicariin sama keluarga kakak.” kata Jody, anak berambut hitam dan berkulit gelap namun sangat manis dan bercita-cita menjadi pilot. Aku tersenyum kecil. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Kalian kan juga keluargaku” kataku.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Memangnya kakak gak punya ayah dan ibu juga?”Tanya Doni, anak lelaki kurus dan bermuka bulat yang bercita-cita menjadi tentara. Pertanyaan itu, pagi tadi mungkin akan kujawab dengan gelengan kepala. Tapi hari ini…&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Ayo pulang. Gw antar” kata Hans tiba-tiba saja sudah memegang tasku. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Tapi…” kataku tak tahu apa. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Kalian istirahat ya, besok kita belajar lagi. Salam buat tante Romi. Assalamualaikum. Yuk Ca” kata Hans pergi duluan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Hhh…mau gimana lagi. Aku pergi dulu ya….daaaah. Assalamualaikum..” kataku pada malaikat-malaikat kecil itu. Aku pun lekas mengejar Hans.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Hei…..lo gila kalo mikir gw mau nginep di rumah lo” kataku penuh dengan kecurigaan. Hans tersenyum kecil.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Emang lo punya pilihan lain? Yaudah, mau nginep di hotel aja?” Katanya sambil mengerdipkan mata.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Gila!!! Sini tas gw!!”&amp;nbsp; kataku marah.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Eh…Gw becanda tau. Gini-gini gw juga aktif di acara-acara masjid kampus. hehe” katanya menyeringai.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Terus, apa maksud lo bawa-bawa tas gw seakan tau gw mau ke mana?” tanyaku dan Hans kembali tertawa.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Ya ke rumah lo lah. Gimana juga rumah keluarga Yulianto kan rumah lo juga” katanya santai dan membuat marah ku berubah menjadi bingung.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Tapi…..”&amp;nbsp; kataku mencoba menyangkal.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Dulu, waktu gw seumuran sama lo, gw ketemu sama teman-teman SD gw di suatu acara reunian” katanya mengalihkan pembicaraan. Aku hanya diam mengikuti langkah kakinya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Di saat gw menikmati masa-masa SMA gw dengan prestasi yang gemilang, gw ketemu&amp;nbsp; mereka. Beberapa ada yang putus sekolah, yang cewek ada yang Married by Accident trus ditinggalin suaminya gitu aja. Miras yang merupakan hal tabu buat sekolah gw menjadi hal yang biasa buat mereka. Bahkan ada beberapa yang gak datang ke acara tersebut yang gw baru tahu bahwa mereka putus sekolah, dan sempet nge-drugs” katanya mulai bercerita.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Lo tau apa yang paling menyedihkan? Adalah ketika gw tidak melihat adanya masa depan di depan teman-teman gw yang pernah main bareng sama gw. Gw merasa bersalah. Dulu keluarga gw miskin, sama kayak mereka. Bagi orang kelas menengah ke bawah seperti kami, hanya bermimpi lah satu-satunya cara untuk memiliki masa depan. Dan kesalahan terbesar gw adalah, gw gak pernah mengajak mereka bermimpi bersama. Gw sibuk dengan impian gw sendiri” katanya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Makanya lo sekarang ini jadi aktivis sosial spesialis anak-anak jalanan?” tanyaku kemudian. Hans kembali tersenyum.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Ya, makanya juga, gw bahagia waktu lo datang, dan lo mengajarkan mereka tentang cita-cita. Seketika mereka langsung bersemangat” lanjutnya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Tapi, gw takut yang gw berikan ke mereka itu cuma impian kosong” kataku.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Menurut lo, apa yang terjadi saat lo nembak bulan?” Tanya Hans lagi. Aku melihat langit yang saat itu memang sudah gelap, dan aku menggeleng.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Kalau pun meleset, paling nggak, lo akan mendapatkan bintang. Itulah yang akan terjadi pada anak-anak itu” kata Hans. Aku tersenyum. &lt;br /&gt;Tahun ini mungkin menjadi masa-masa terakhirku sebagai seorang remaja SMA. Tetapi, aku bersyukur karena di saat-saat terakhir, banyak hal berharga yang kudapatkan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Sampai..” kata Hans begitu kami sampai di depan rumahku. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Thanks Hans….gw masuk ya” kataku. Hans pun tersenyum dan melambaikan tangannya padaku. Meski berbeda dua tahun, tapi aku tak pernah merasa Hans adalah seorang mahasiswa. Ia sangat pandai menempatkan dirinya untuk membuat orang di sekitarnya merasa nyaman. Tapi hari ini, aku merasa bahwa dia jauh lebih dewasa dari sebelumnya. Ah..aku pun harus tumbuh dewasa dan segera melepaskan seragam putih abu-abu ini bukan?&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Tok Tok Tok. Seseorang membuka pintu. Seorang pria yang tengah memegang sekaleng birdy coffee tercengang melihat kedatangan gadis dengan seragam putih abu-abu dan tas ransel besar.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“Hai, perkenalkan. Saya Aisyah, adik dari kak Aya dan Kak Ara. Boleh masuk?” kataku polos dan seketika itu juga aku mendengar nyanyian merdu kedua kakakku lagi. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;“ICAAAAAAAAAAAAAAA!” Putri Bawang telah kembali ke rumahnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-593154016515642469?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/593154016515642469/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=593154016515642469&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/593154016515642469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/593154016515642469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2011/04/cerpen3-onion-princess.html' title='Cerpen#3 : Onion Princess'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-6124163492130321651</id><published>2011-04-24T03:51:00.001-07:00</published><updated>2011-04-24T03:51:23.366-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Just Dreaming</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="" name="OLE_LINK2"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="" name="OLE_LINK1"&gt;&lt;span&gt;Jangan-jangan selama ini aku hanya berimpi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Bertemu kalian dalam sebuah dunia yang mengajarkanku arti keikhlasan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Berjuang bersama kalian di sebuah masa yang memperlihatkanku betapa indahnya air mata&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Berlari tapi tetap berpegang erat, berpisah tapi selalu teringat….&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Kini tangan ini ingin menggapai masa-masa itu lagi…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Aih, tidak sampai…tak ada pula satu pun uluran tangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Rindu ini benar2 ingin terbagi…..hingga sabar dalam penantian pun tak apa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Ah…..ternyata, hanya satu tanganku yang bertepuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Sudah berangan akan berkumpul lagi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Bercerita tentang kisah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Bertukar kata tentang petualangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Tapi….rasanya tak akan pernah ada ya..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Mungkin selama ini aku hanya bermimpi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Mimpi yang membuatku enggan untuk membuka mata&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Dan ketika nyataku tiba&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Kehilangan itu amat terasa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Hingga seluruh kapiler merasakan sakitnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Ya…..tidak pernah&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;ada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Aku dan orang-orang yang di dalam mimpi tersenyum bersamaku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Mereka ada di dunia berbeda&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Padahal hanya satu yang kupinta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Meski hanya sekali dalam hidupku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Sebuah persaudaraan yang benar2 indah……..sangat indah hingga semakin besar rinduku pada surga.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-6124163492130321651?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/6124163492130321651/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=6124163492130321651&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/6124163492130321651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/6124163492130321651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2011/04/just-dreaming.html' title='Just Dreaming'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-987919855848807876</id><published>2011-04-22T05:28:00.001-07:00</published><updated>2011-04-24T04:18:47.916-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><title type='text'>Cerpen#2 : Buku Merah jambu untuk Sebuah kisah</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gadis manis yang tinggi itu kini tengah berjalan di antara kawan-kawan sepermainannya. Ya, baru satu semester ini mereka dipertemukan di bangku sekolah bernama SMA. SMA kelas satu, menurut kabar adalah masa-masa ketika kita baru bertemu dengan sahabat seperjuangan. Dan konon katanya, karena terlalu sering terlihat bersama, Sakinah dan ketiga kawannya lebih akrab dengan sebutan &lt;i&gt;&amp;nbsp;Four Fairy&lt;/i&gt;.&amp;nbsp; Bagus bukan? Ah..terlalu bagus untuk keempat remaja yang terlalu banyak berbicara itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Eh…kalian semua tahu gak….empat fenomena cewek masa kini….” Kata salah satu teman yang berjilbab biru dan kini sedang memegang majalah Annida edisi terbaru. Kata-kata…&lt;i&gt;apa kalian semua tahu&lt;/i&gt;…sudah merupakan daya tarik tersendiri bagi seorang wanita untuk langsung menjawabnya dengan mengajukan satu pertanyaan lagi….&lt;i&gt;Apa?Apa? &lt;/i&gt;(tentunya dengan antusias tingkat tinggi).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Yang pertama…fenomena bahwa cewek sekarang lebih suka dan lebih banyak makan….iya gak?” kata gadis tersebut melirik temannya yang berjilbab ungu sedang asik melahap satu roti sobek ukuran besar. Spontan kedua temannya tertawa karena temannya yang satu ini makan seakan-akan dia lupa bahwa mereka berada di tempat orang banyak. Taman Sukahati, itulah nama &lt;i&gt;Best camp &lt;/i&gt;&amp;nbsp;mereka di hari minggu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Yang kedua…fenomena bahwa cewek sekarang lebih suka jalan-jalan daripada diam di rumah. Jalam-jalannya pun macam-macam, ada yang ke mall, ke toko buku, atau pun hanya sekedar jalan-jalan keliling rumah. Yang penting jalan-jalan. Iya gak…?” kali ini gadis tersebut melirik pada kawan yang duduk di sebelahnya persis dan sedang sibuk membetulkan tali sepatunya. Ah…sebenarnya sedang sibuk menukar tali yang tadinya merah jadi biru. Ia hanya tersenyum kecil memperlihatkan adanya kebenaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Yang ketiga…fenomena bahwa cewek sekarang jauh lebih suka main bola, dari mulai bola basket, bola sepak, bola takraw sampe bola bekel. Intinya…lebih &lt;i&gt;sporty&lt;/i&gt; lah…tul gak?” tanyanya kini beralih pada Sakinah. Ia hanya tersenyum…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “dan fenomena keempat ialah….” Lanjut gadis itu sambil mengeluarkan sesuatu dari tasnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Oh NO…….” seru spontan dari si pemakan roti sobek.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Jangan lagi-lagi….” Disambung oleh si tukang jalan-jalan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “lo mau bilang kalo fenomena keempat adalah cewek sekarang lebih suka curhat di buku diary warna pink yang &lt;i&gt;hyper&lt;/i&gt; norak itu daripada nulis agenda harian di buku yang formal?? Dan &lt;i&gt;please&lt;/i&gt; Na….lo jangan nyuruh gw untuk baca ataupun nulis sesuatu di buku itu. Ieeek…” komentar Sakinah, si pembenci warna pink, menunjukkan ke-&lt;i&gt;lebay-&lt;/i&gt;annya. Nabila, begitulah nama gadis yang sedari tadi disibukkan oleh empat fenomena cewek masa kini, tersenyum penuh arti.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Sebenarnya gw tadi mau bilang bahwa fenomena keempat adalah cewek sekarang lebih kinclong daripada cewek dulu. Ya iyalah…kita kan masih pada muda, kalau mereka sudah pada tua. Ha ha….” Kata Nabila mencoba memberi humor yang klasik tapi ketiga temannya tidak tertawa. Nabila yang tadinya sangat bersemangat memandang ketiga sahabatnya dengan penuh harap.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Ayolah &lt;i&gt;guys&lt;/i&gt;….gw kan sedang berusaha membuka hati-hati kalian. Seorang cewek itu selalu identik dengan curahan hati. Coba aja liat situsnya My Qur’an, banyak cewek kan yang mampir ke &lt;i&gt;thread &lt;/i&gt;‘Curhatmu’..?” kata Nabila. Tapi ketiga temannya yang konon katanya sangat anti warna pink dan amat sangat tertutup terhadap orang itu hanya saling pandang dan tak banyak memberi komentar. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Jikalau ditanya siapa di antara mereka yang paling tahu isi hati sesamanya…pasti Nabila jawabannya. Nabila lah yang paling sering menemani Mala makan di kantin sementara yang lainnya sibuk dengan program diet mereka. Nabila juga yang paling sering menemani Tika jalan-jalan di saat yang lain sedang malas untuk keluar. Nabila juga yang paling sering menemani Sakinah berpanas-panasan di lapangan meskipun ia tidak ikutan sibuk dengan bola-bola yang menggelinding di &lt;i&gt;Sport Center&lt;/i&gt; alias GOR. Tapi sayangnya….hobi Nabila adalah hobi yang paling tidak diminati oleh ketiga temannya. Sudah sering ia memaksakan kepada teman-temannya untuk menyukai hobinya itu, mendengarkan dan menceritakan curahan hati, tapi semakin ke depan semakin menyulitkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sebenarnya ketiga temannya bukannya tidak mau meluangkan waktu untuk saling membuka hati mereka, mereka hanya belum bisa merasa nyaman untuk membuka perasaan mereka. Yah…wajar saja, ketiganya memiliki karakteristik yang sama akan hal ini. Mala misalnya, perlu waktu yang amat sangat lama untuk membuatnya memberitahu bahwa ia memiliki 7 orang saudara dan dua di antaranya kembar. Ia berpikir memiliki banyak saudara di zaman sekarang ini merepotkan, padahal menurut ketiga temannya yang paling banyak hanya punya dua saudara itu, memiliki banyak saudara bisa menjadi warna yang menyenangkan dala kehidupan ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Yaudah deh….beneran nih gak mau ngisi? Yaudah gak apa…” kata Nabila sedikit putus asa dan sikap inilah yang selalu membuatnya sukses menghadapi ketiga temannya, sikap yang memunculkan rasa iba.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Iya deh….tapi jangan kasih tahu siapa-siapa ya…cuma kita berempat yang tahu…” kata Tika mulai bercerita dan Nabila seketika sumringah. Tak jadi dimasukkannya buku itu dan ia mulai menulis secara detail apa-apa yang diceritakan satu per satu tanpa ada yang tertinggal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Beberapa bulan kemudian, di tempat yang sama, Mala menghampiri dengan tergesa-gesa kedua temannya yang sudah hadir lebih dulu darinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Lo telat Mal…ah, lebih tepatnya…kita semua terlambat” kata Sakinah memegang sebuah buku pink dan satu surat dengan warna yang serupa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Ja…jadi benar?” Tanya Mala meyakinkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Ternyata bukan cuma gw yang berpikir begitu. Gw kira juga teman kita yang satu itu cuma bercanda” kata Nabila menatap buku pink yang sepertinya hanya ada satu di dunia itu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mereka bertiga kini disibukkan dengan keheningan. Seakan baru saja melakukan satu kesalahan yang besar, mereka terbisu oleh kekhilafan yang tak pernah mereka sadari selama ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Dia bahkan tak pernah melewatkan satu kata pun dari apa yang kita ucapkan” ucap Sakinah memecah keheningan. Ia mulai membuka buku pink itu satu per satu tanpa rasa jijik seperti biasanya dan tanpa ia sadari satu per satu air matanya menetes.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Ingat tidak waktu pertama kali kita bertemu dengannya di pengajian? Kita bertiga, makhluk yang paling tidak cocok sedunia seakan-akan disatukan oleh tangan malaikat dan diubah menjadi tiga makhluk yang paling sukar dipisahkan” kata Tika juga mulai membuka wacana.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Hei…apa kalian mau membuang-buang waktu untuk menangisi kebodohan? Ayolah….bukan itu yang sahabat kita inginkan. Chaky….bacakan surat itu” ujar Mala dengan sikap kolerisnya meskipun masih dengan airmata yang membanjiri pipinya. Tanpa ada bantahan, Sakinah langsung membuka amplop pink yang sedari tadi terpegang oleh tangannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “&lt;i&gt;Untuk tiga bidadari yang menanti senja mengantarkan mimpinya di siang hari…..&lt;/i&gt;” kata Sakinah mulai membaca dan ia memastikan kedua temannya sudah menyimak dengan seksama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “&lt;i&gt;Sungguh kawan….tak ada yang bodoh dalam sebuah persahabatan. Aku tahu, kalian pasti menyalahkan diri kalian atas ketidaktahuan kalian dan aku pun menyalahkan diriku karena keenggananku untuk memberitahu kalian. Padahal, bukan itu yang seharusnya terjadi dalam persahabatan. Kita butuh kepercayaan bukan?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sahabatku…aku tak pernah mengerti sebelumnya cara berteman yang baik. Masa-masa kecilku, masa-masa SMP ku sepenuhnya dihabiskan lewat Home Schooling. Teman yang kupunya adalah teman-teman yang menganggap kejeniusan adalah segala-galanya. Teman yang kupunya adalah orang-orang yang menganggap bahwa kesuksesan dilihat dari seberapa besar angka yang mereka torehkan di nilai rapor. Aku sungguh bosan dengan semua itu. Temanku yang sesungguhnya hanyalah buku merah jambu ini yang selalu kubawa ke mana pun ku pergi yang selalu ku bawa ketika aku mendengarkan kalian berbicara. Mungkin bagi kalian ini konyol dan sangat kekanak-kanakan, tapi sebelum bertemu kalian, buku merah jambu ini adalah satu-satunya harta berharga yang membuatku menyadari bahwa aku tidak sendirian.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Aku mencoba memasuki dunia SMA dan bertemu kalian. Meskipun hanya diijinkan satu semester saja, aku tak peduli. Aku tahu Ayah dan Ibu cemas karena penyakit yang kuderita dan yang tak pernah kuceritakan pada kalian itu bukan sekedar penyakit biasa. Aku sadar, betapa bahaya hidupku jika jauh dari pengobatan dokter. Tapi paling tidak….aku ingin merasakan indahnya memiliki sahabat. Aku ingin merasakan sekali-kali, curahan hati yang terungkap. Memiliki teman-teman yang benar-benar bisa mendengarkan. Tapi sebelum itu, tentu, aku harus belajar untu merasakan indahnya menjadi buku diary. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Maaf kalau aku harus memaksa kalian untuk bercerita. Tapi aku suka mendengar cerita kalian. Membuatku benar-benar sadar bahwa hidup ini bukan hanya tentang aku dan penyakitku, tapi juga tentang Mala dan saudara-saudara kecilnya yang nakal, tentang Tika dan kecemasannya akan berat badan, tentang Chaky dan cita-citanya menjadi cewek atletis nomor satu se Indonesia. Aku sampai lupa bahwa aku juga ingin bercerita. Aku sampai lupa bahwa aku juga punya kisah tersendiri tentang hidupku yang belum kalian tahu. Maaf ya…&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hh…terlalu banyak menulis tanganku sampai pegal. He he.. Ketika kalian baca surat ini, mungkin aku sudah tak di Indonesia lagi. Aku hanya bisa mengirimkan buku merah jambu ini untuk kalian&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;”&amp;nbsp; Sakinah menghentikan kata-katanya dan membuka halaman pertama buku merah jambunya. Di sana terpasang foto mereka berempat ketika bermain di danau UI. Air mata ketiganya semakin deras, sakinah pun mulai melanjutkan pembacaannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “&lt;i&gt;Kukirimkan buku ini untuk mewakiliku bercerita pada kalian tentang kisah hidupku….dari sahabat kalian yang sangat merindukan kebersamaan yang dulu…Nabila Latifunnisa&lt;/i&gt;” kata Sakinah menatap kedua temannya yang menangis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Ps : oh iya, jangan cemburu sama buku ini ya. Dia hanya hadir lebih dulu dalam hidupku daripada kalian dan berperan sebagai teman curhatku. Tapi aku percaya, kalau saat itu kalian yang hadir lebih dulu, sudah dipastikan buku ini yang akan cemburu pada kalian. He he” kata Sakinah tersenyum tipis. Lalu mereka pun mulai membuka buku yang dimaksud. Buku yang pada awalnya sangat tidak ingin mereka sentuh.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ketiga sahabat itu kini menyadari bahwa ada sebuah pekerjaan besar untuk dituntaskan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Kamu lihat apa Bil?” suara lembut seorang wanita merdu terdengar oleh sosok di kursi roda yang tengah menatap langit di balik jendela.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Aku, melihat kebebasan suster” Nabila menjawab pertanyaan itu. Suaranya lemah, kulitnya pucat, tubuhnya mengurus, rambut indah yang dulu dibanggakan sudah tidak ada karena pengaruh kuat dari kemotherapi. Akan tetapi, senyum di wajahnya tidak bisa menutupi bahwa ia tidak sedang larut dalam kesedihan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Langit itu amat luas, rasanya menyenangkan membayangkan aku bisa terbang ke sana, melintasi tujuh benua dan tujuh samudera” lanjutnya masih menatap langit yang sama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Kamu bercita-cita keliling dunia Bil?” Tanya suster itu kembali. Nabila tertawa kecil mendengarnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Suster ada-ada saja. Saya ini tahu diri sus. Jangankan memikirkan tentang cita-cita, berpikir bahwa saya besok masih hidup saja saya masih belum berani” senyum yang tadinya merekah perlahan menipis dan ia mengalihkan pandangannya ke pantulan dirinya di kaca jendela. Ia baru saja berbohong. Sebenarnya, cita-cita dan impiannya sangatlah berlimpah. Cita-cita yang dibangun selama satu semester bersama tiga sahabatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Aduh anak ini, sudah mulai belajar bohong ya” suara yang berbeda tiba-tiba muncul di ruangan ini. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Penyakit yang benar-benar hebat. Bahkan sekarang aku mulai menghayal mendengar suara Mala.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; Nabila memejamkan matanya mencoba menenangkan diri. Ia sudah bertekad bahwa ia tidak akan pernah mengalah pada rasa sakit ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Nabila, buku merah jambu bilang, bahwa ia masih belum mau berpisah sama kamu” suara yang lain tiba-tiba muncul. Nabila mulai merasa sangat aneh karena sekarang suara Tika bergumam dengan sangat jelas. Ia pun merasa khayalannya mulai menjadi-jadi. Separah inikah penyakitnya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Kata buku merah jambu, harus Nabila sendiri yang bercerita tentang kisah hidupnya karena ia tidak mau membagi kisah manis kalian berdua” suara Sakinah menyadarkan gadis di atas kursi roda itu bahwa ia sedang tidak mengkhayal. Suster dengan penuh kerendahan hati membalikkan kursinya sehingga ia bisa melihat tiga peri berdiri di hadapannya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Kalian…….” Isak tangis pun menyelimuti ruangan itu dalam sekejap.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Fenomena cewek masa kini nomor 5, mereka bisa sangat cengeng dalam situasi seperti ini” Nabila bergumam pelan dalam pelukan teman-teman yang telah menghabiskan waktu tiga bulan penuh untuk mengumpulkan uang agar bisa membeli tiket pesawat dan akomodasi ke Singapur&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-987919855848807876?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/987919855848807876/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=987919855848807876&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/987919855848807876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/987919855848807876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2011/04/cerpen2-buku-merah-jambu-untuk-sebuah.html' title='Cerpen#2 : Buku Merah jambu untuk Sebuah kisah'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-1862751097092934813</id><published>2011-04-22T05:21:00.000-07:00</published><updated>2011-04-22T05:21:26.292-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><title type='text'>cerpen#1 : Tunjuk satu Bintang</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:OfficeDocumentSettings&gt;   &lt;o:RelyOnVML/&gt;   &lt;o:AllowPNG/&gt;  &lt;/o:OfficeDocumentSettings&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;GA&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; text-align:center; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;dibuat di masa-masa labil.. haha&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Malam malam berjalan seperti biasa. Sudah tiga tahun lamanya sejak kulangkahkan kakiku di kota ini, kota yang tidak jauh dari tempat kelahiranku yang metropolis, kota yang selalu penuh dengan limpahan air hujan. Meski panas di siang hari tak berbeda jauh dengan teriknya kota Jakarta, tapi ketika malam tiba suasana pedalaman desa mulai terasa. Seperti malam ini dan malam-malam yang biasa kulewati, aku merasa begitu dingin dan jaket ungu kesayanganku seperti biasa menemani malam-malamku yang sunyi. Tapi ada yang tidak biasa malam ini. Hujan yang turun seharian hampir tanpa henti hari ini, dan kondisi desa yang tengah mengalami mati listrik membuatku dengan leluasa memandang sesuatu yang begitu mengesankan. Malam ini berjalan seperti biasanya, begitu sunyi tapi aku dapat memandang lukisan langit yang berkilauan begitu indah. Sebuah panorama malam yang dapat membuat hati gundah menjadi indah, hari yang sepi menjadi berarti. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Bintangnya keren banget ya” suara Rei menyadarkanku dari lamunan panjang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Ternyata mati lampu ada gunanya juga, langit jadi terlihat jelas” lanjut Rei. Dia adalah teman sekamarku sejak dua tahun yang lalu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Ta, kamu baik-baik saja kan?” Tanya Rei yang mulai bisa membaca kerisauan hatiku. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Aku baik-baik saja Rei. Aku heran, kenapa semua orang berpikir aku akan sangat terganggu karena gosip tentang Kak Adam dan Kak Anita?” kataku sambil tersenyum tenang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Ya, soalnya Kak Adam kan satu-satunya cowok yang deket sama kamu melebihi teman, Sebelum digosipin sama kak Anita digosipinnya sama kamu kan?” kata Rei.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Tapi kamu sendiri tahu kan kalau gosip itu tidak benar adanya. Rei, aku dan kak Adam itu hanya partner se-tim di organisasi, jelas saja kelihatan dekat. Jujur aku memang terganggu oleh gosip tentang kak Anita, tapi itu karena gosip tersebut sepertinya mengganggu kestabilan kak Adam yang ujung-ujungnya berpengaruh ke kinerja dia Rei, cuma sebatas itu” kataku mencoba meyakinkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Berarti kamu &lt;i&gt;gak&lt;/i&gt; punya perasaan apa pun pada kak Adam?” tanya Rei. Aku menggeleng.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Kak Adam yang pinter, super cakep, super baik, super keren, dan super bijaksana itu, kamu &lt;i&gt;gak&lt;/i&gt; tertarik sedikit pun sama dia?” tanya Rei lebih menegaskan. Aku tertawa lalu menggeleng yakin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Kok kelihatannya kamu yang suka sih? Haha. Memang kenapa? Aneh ya?” tanyaku heran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Bukannya gitu Ta. Gini ya, tiga tahun aku kenal kamu tapi kamu &lt;i&gt;gak&lt;/i&gt; pernah cerita apa pun tentang orang yang kamu suka. Selama ini aku pikir itu kak Adam orangnya soalnya dia yang paling dekat denganmu. Bukan ya? Lantas siapa?” tanya Rei mulai penasaran. Sebuah pertanyaan yang tiba-tiba saja memunculkan sebuah sosok yang benar-benar ingin aku lupakan. Aku memandang langit cukup lama sebelum menjawab pertanyaan Rei.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Aku selalu berharap orang yang kusukai adalah seorang bintang” kataku pada Rei. Temanku itu jelas kebingungan. Apa hubungan pertanyaannya dengan bintang di langit?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Bukannya &lt;i&gt;gak&lt;/i&gt; enak kalau begitu? Kan jadi susah diraihnya” kata Rei mencoba mengerti. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Memang. Tapi jika ia adalah bintang, aku akan dengan mudah menemukannya, aku bisa dengan mudah melihat dan mengetahui keberadaannya, aku bisa dengan mudah menyimpan foto dan hal-hal penting tentang dirinya. Dan yang paling penting, aku&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;bisa dengan mudah, bebas, dan leluasa untuk menyukainya” kataku menjawab pertanyaan Rei.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Sudah hampir lima tahun dan aku tak pernah melihat orang yang kau tanyakan itu Rei. Aku tak tahu keberadaannya, aku tak bisa menemukannya seperti aku menemukan bintang di malam hari. Aku, tak bisa dengan mudah, bebas, dan leluasa menyukainya karena aku tak punya alasan kuat untuk menyukainya. Dia begitu jauh sehingga aku pun juga tak bisa meraihnya. Makanya tadi kukatakan, akan lebih baik jika aku menyukai bintang, karena meskipun tak dapat diraih, aku bisa melihatnya dengan leluasa” kataku. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Wah…rumit sekali perasaanmu Ta. Ck ck. Ya, di dunia ini ada begitu banyak bintang Ta. Kupikir setiap malam banyak bintang baru yang bermunculan, ada juga bintang yang tidak kelihatan dan bersembunyi di balik awan. Tapi bagi penonton biasa seperti kita, bintang itu terlihat sama bukan? Anggap saja kau sedang menyukai seorang bintang yang tidak terlihat dan sembunyi di balik awan, tapi kau bisa menemukannya di dalam diri bintang lain yang terlihat. Atau daripada repot-repot mengharapkan kehadiran bintang di balik awan itu, ada baiknya kamu melihat bintang-bintang yang ada di sekelilingmu. Pasti ada satu bintang yang sangat terang sekali” kata Rei. Pembicaraan kami terhenti sampai di situ karena lampu tiba-tiba menyala dan kami harus meneruskan pekerjaan dengan kotak segiempat bernama laptop yang sempat tertunda oleh &lt;i&gt;penghematan listrik secara sepihak&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Arita” seseorang memanggil namaku pelan membuatku menghentikan langkahku sejenak dan mencari si pemilik suara.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Ada apa kak?” tanyaku pada pemuda yang menyapaku itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Gini Ta…mm..duh, gimana ya ngomongnya” kata pemuda itu terlihat bingung.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Adam….” Seseorang memanggil nama pemuda itu dan menghampirinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Hai Ta. Eh Dam, sumpah ya, gosip lo &lt;i&gt;macarin &lt;/i&gt;anak Rektor itu menyebar hebat. Gw heran sama lo, lo kasih apa si Anita sampai bisa jadian sama lo” kata orang yang tiba-tiba datang itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Duh Dion, emangnya gw ada tampang suka macarin orang apa? Itu cuma gosip. Payah lu ah, temen sendiri kemakan gosip” kata Adam kepada Dion.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Ah, mau gosip mau bukan, sekarang ini yang penting adalah lo harus tahu bahwa lo itu mendadak terkenal” kata Dion.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Ha?” reaksi yang wajar jika Adam merasa heran, aku si pendengar kebetulan ini pun heran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Pagi kak Adam” seseorang yang baru saja lewat menyapa Adam dengan lembut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Eh, kak Adam, makin cakep aja” orang yang berbeda pun menyapa begitu saja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Assalamualaikum kak Adam, salam ya buat kak Anita” keheranan kami pun terjawab.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Lo itu Dam, sebenarnya terkenal gara-gara nama Anita. Tapi, lama-lama juga lo dikenal sebagai orang jenius dengan IPK bertahan 3,8, juara karya tulis ilmiah tingkat lokal, nasional, dan internasional, jago basket dan catur, ketua Senat Fakultas, dan tampang lo juga gak jelek-jelek banget” kata Dion menambahkan, tapi sepertinya Adam tidak terlalu suka kondisi ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Tapi gw kan anak mesjid Bro…..” katanya terlihat menyesal. Dion hanya tertawa karena reaksi inilah yang ingin ia lihat dari sahabatnya. Setelah puas mempermainkan temannya ia pun pergi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Jadi? Tadi kak Adam mau ngomong apa ya?” tanyaku menyadarkan Adam bahwa aku masih berdiri di sini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Ah..iya Rita, masalah itu…” kata Adam mulai menbingungkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Kakak mau kasih tahu kalau gosip itu tidak benar? Aku percaya kok kak” kataku menebak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Ah….iya Ta, jangan marah ya….” Kata Adam dan membuatku bingung setengah mati.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Kenapa harus marah?” Tanyaku heran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Lho? Kamu gak marah toh? Katanya anak-anak kamu marah gara-gara kinerjaku jadi keganggu karena gosip itu. Kamu kan sekretarisku Ta, jadi wajar kamu marah karena kestabilan kita keganggu” kata Adam meneruskan. Aku menghela napas dan ingin sekali mengutuk kebodohan orang ini. Jelas saja banyak orang yang salah paham.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Sejak kapan Arita Nurhasanah ini jadi sekretaris pribadimu kak? Ckck. Aku tidak marah. Jadi tak usah khawatir, dan sebaiknya kakak siap-siap karena jam tiga ini akan ada forum dekanat untuk membicarakan masalah orientasi mahasiswa baru” kataku menjelaskan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Lho? Forumnya hari ini?” tanya &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;kak Adam dan membuatku tambah kesal. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Hari ini jam tiga, Kalau kakak datang telat maka seperti biasa wajib mentraktir satu kepengurusan untuk makan malam” kataku tegas namun tetap terlihat tenang. Sebuah pernyataan yang kelihatannya selalu ampuh untuk mengatasi orang seperti kak Adam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Forum dekanat pun akhirnya berlangsung. Tapi nampaknya malam ini aku dan teman-teman Dewan Senat akan sedikit bersenang-senang karena ternyata ketua Sie Acara kami, Adam Anugrah, datang terlambat sekitar delapan menit. Tapi sepertinya bukan masalah besar, karena keterlambatannya itu tergantikan oleh presentasi yang mengagumkan dan mengundang tepuk tangan yang meriah. Ya, dalam hal ini kuakui dia memang luar biasa. Meski pun orang-orang bilang dari segi tampang, prestasi dan keahlian di bidang olahraga, orang ini juga tidak kalah luar biasa. Di dalam ruangan itu ada kak Anita sebagai undangan mahasiswa berprestasi yang akan mengisi acara di orientasi nanti. Ah, kalau orang yang satu ini, jelas dia adalah bintang yang sesungguhnya. Prestasinya di bidang akademik benar-benar mengagumkan. Dia memiliki tiga penghargaan Internasional di bidang presentasi dan karya tulis ilmiah. Wajahnya cantik dengan rambut tergerai panjang seperti bintang iklan shampo. Kulitnya yang putih mulus membuat wajahnya yang tanpa &lt;i&gt;make-up&lt;/i&gt; itu menjadi pujaan banyak pria. Gadis ini benar-benar idola. Ia pun pintar olahraga dan menyanyi. Kepribadiannya lembut dan mudah disenangi banyak orang. Bukan orang yang sombong pula. Benar-benar sempurna. Siapa pun laki-laki yang digosipkan dengannya jelas akan mendadak terkenal dan kak Adam adalah laki-laki itu. Meskipun aku tahu, kak Adam lebih menyukai wanita berkerudung yang sederhana dibandingkan bintang seterang kak Anita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Baik, kali ini saya persilahkan sekretaris saya untuk menyampaikan data administrasi mengenai komposisi pria wanita dan asal kedaerahan mahasiswa baru yang bisa kita jadikan referensi dari konsep yang baru saja saya sampaikan” kata Adam yang akhirnya memberiku giliran untuk berbicara. Aku pun menyampaikan semua hal yang telah kususun. Soal menulis dan prsentasi mungkin aku tidak sejago kak Adam dan kak Anita. Tapi, toh aku tetap bisa membuat semua peserta forum terpana pada data yang kusampaikan dan tetap saja aku mendapatkan tepuk tangan yang hangat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Adam, Arita. Selamat. Presentasi kalian bagus sekali. Saya sangat suka konsep dari tim acara” kata pak Dekan seselesainya forum. Aku dan kak Adam jelas saja tersenyum senang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Nanti, pas acara orientasi, saya berencana mau mengundang orang yang saya kenal sebagai seorang pembicara. Yah, memang sih. Profesinya tidak nyambung dengan fakultas kita. Tapi saya pikir dia adalah salah satu contoh pemuda sukses yang selama kuliah telah menunjukkan prestasi dalam perjuangannya. Kan selama ini fakultas kita selalu menunjukkan prestasi di bidang akademik. Nah, anak ini sangat prestasi di bidang entrepreneurship” kata dekan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Kalau boleh tahu, lulusan mana dan profesinya apa ya pak?” tanya Adam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Dia lulusan Institut Teknologi Bandung. Profesinya sebagai seorang Arsitek muda” kata dekan. Awalnya aku menyerahkan sepenuhnya masalah itu pada kak Adam, tapi mendengar nama ITB dan Arsitek disebut, entah kenapa aku merasa tertarik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Sepertinya bagus pak jika dijadikan pembicara. Kita juga butuh referensi dari dunia luar sih pak. Biar anak-anak fakultas kita tidak terpaku pada suasana fakultas saja” kataku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Baiklah, nanti nak Adam tolong hubungi. Nih nomornya. Anaknya insyaAllah baik dan menyenangkan. Masalah bayaran gak usah terlalu dipikirkan. Kasih plakat saja, dia kenalan saya kok” kata pak Dekan menyerahkan sebuah kartu nama yang aku tidak berkeinginan untuk melihatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Menjelang masa orientasi mahasiswa baru, semua orang sibuk.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Meskipun di senat Fakultas aku adalah seorang sekretaris, tapi di acara tersebut aku dipercaya lagi menjadi anak buah kak Adam sebagai staff divisi acara meskipun tetap saja jadi sekretaris divisi. Paling tidak, rasanya jauh lebih menyenangkan dibandingkan hanya menulis&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;notulensi, mengurusi presensi dan surat-surat. Kak Adam sendiri dipercaya sebagai ketua Divisi acara.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kesibukan yang teramat sangat bahkan membuatku jarang bertukar cerita lagi dengan Rei, teman sekamarku yang tidak terlibat acara ini. Aku menikmati kesibukan ini sampai pada hari orientasi tiba.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Rita, kamu bisa gak jemput pembicara? Kamu kan bisa nyetir. Orang itu bawa mobil kok, jadi kamu cuma bertugas sebagai penunjuk jalan. Aku hari ini jadi coordinator lapangan, jadi pembicara yang orang ITB rekomendasi pak Arif itu gak sempet terurus. Tugas juklak udah beres kan? &lt;i&gt;Time keeper&lt;/i&gt; sudah dikasih tugasnya ke Hana” kata kak Adam memberiku tugas. Aku menyanggupi dan ia memberikan kunci motor padaku. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Sepuluh menit lagi di gerbang kampus. Mobilnya itu APV warna putih dengan plat mobil B 2310 AD” kata kak Adam. Aku pun langsung pergi. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Aku tiba lima menit lebih awal di gerbang kampus dan kulihat mobil yang dibilang kak Adam pun sudah ada. Aku menyapa si pembicara dan memberinya isyarat untuk mengikutiku. Di tempat ini kami tidak bisa mengobrol banyak karena terlalu banyak mobil yang lalu lalang. Lagipula sebelumnya kak Adam sudah menghubungi beliau bahwa aku akan menjemputnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Mobil APV putih itu mengikutiku hingga ke tempat parkir. Tempat parkir motor dan mobil memang tidak sama, tapi tidak terlalu jauh. Aku langsung menghampiri si pembicara yang tengah menutup pintu mobilnya dan menguncinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Maaf ya Pak, tadi saya tidak menyapa langsung, soalnya banyak mobil” kataku pada sosok itu. Sosok yang tiba-tiba saja membuatku terkejut saat ia membalikkan badannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Kamu benar-benar gak sopan. Masa manggil saya Pak. Lupa ya sama saya?” kata orang itu yang membuatku diam dan tiba-tiba saja bingung harus berkata apa. Aku memang tidak pernah tahu nama pembicara ini karena aku sibuk mengurusi administrasi sie Acara. Saat di gerbang tadi, orang ini memang bisa melihatku dari kaca mobilnya, tapi aku tidak bisa. Hanya saja, tidak pernah sekali pun aku menyangka bahwa lulusan ITB, arsitek muda berbakat yang dibanggakan pak Tony itu adalah…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Kak…Ryan?” akhirnya aku pun mengeluarkan keberanianku berbicara. Orang itu tersenyum. Oh Rei, bintang yang bersembunyi di balik awan itu tiba-tiba muncul di hadapanku dan aku tidak tahu harus berbuat apa. Wajah Rei yang biasanya memberi nasehat pun tiba-tiba muncul dan memberitahuku bahwa jangan sampai aku lupa tentang profesionalisme dalam menjalankan amanah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Sama sekali tidak menyangka, arsitek muda berbakat yang diceritakan pak Tony itu adalah kakak. Maaf ya kak, saya tidak sempet memeriksa baik-baik nama pembicara sih. Hehe” kataku dan kurasakan wajahku memerah sepenuhnya. Reaksi yang sama seperti dahulu, saat pertama kali aku bertemu dengannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Santai aja Arita. Lama ya tidak bertemu. Pengen ngobrol-ngobrol banyak nih sama orang yang satu almamater, tapi acaranya sudah mau mulai bukan?” kata kak Ryan menyadarkanku akan waktu. Aku pun mengajaknya ke tempat acara berlangsung. Oh Rei, rasanya waktu ingin terhenti saja. Lima tahun penantian dan baru bertemu di saat yang tidak terduga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kak Adam menyadari keanehanku. Aku yang cerewet ini tiba-tiba saja diam tanpa kata. Acara yang diisi oleh kak Ryan selalu menarik. Sama seperti dulu. Aku tak pernah berhenti tertawa mendengarkan humor-humornya yang segar dan cerdas. Saat itu tanpa sadar aku sudah jatuh cinta padanya. Apalagi, ia adalah seorang mahasiswa Arsitektur ITB, cita-citaku dahulu. Hanya saja, aku merubah cita-cita itu sehingga bersekolah di jurusan IT ini. Kupikir hanya sebuah kekaguman, tapi lama-kelamaan aku tak pernah bisa melupakannya. Hingga saat ini. Interaksi ku secara langsung padanya hanya berlangsung dua kali, yaitu saat menanyakan masalah Arsitektur ITB dan tentang kenalan ayah yang katanya dosen di sana. Hanya itu, tapi tidak pernah bisa kulupakan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Ta….kamu suka ya sama arsitek itu?” kak Adam menyadarkanku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Apaan sih kak? Pertanyaan aneh” protesku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Kamu lagi yang aneh. Jangan-jangan kamu termasuk cewek-cewek yang di sana itu ya? Anak baru yang &lt;i&gt;kesemsem&lt;/i&gt; tiba-tiba sama orang keren yang baru aja datang” kata kak Adam dari balik panggung menunjuk sekumpulan anak baru yang sepertinya memuja kekerenan kak Ryan. Padahal sebelum kak Ryan masuk, kak Adam juga sempat masuk untuk jadi moderator acara sebelumnya dan reaksinya sama. Mereka penggemar &lt;i&gt;instant&lt;/i&gt;. Enak saja disamakan denganku. Kalau aku, sudah lima tahun aku menjadi penggemar bintangku yang bersembunyi di balik awan itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Gak jawab, berarti benar” kata kak Adam mulai meledek. Aku pun tidak memperdulikannya. Aku justru memperhatikan setiap kata yang diucapkan kak Ryan, lalu tertawa karena guyonannya yang unik dan kurindukan. Acara hari ini selesai, aku minta izin kepada kak Adam untuk tidak ikut evaluasi. Aku jujur padanya bahwa kak Ryan adalah alumni sekolahku dulu dan aku benar-benar ingin mengobrol beberapa hal dengannya. Seperti mimpi karena kak Ryan mengajakku makan di kantin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Oh, jadi kamu sekretaris Dewan Senat. Pantesan dekat dengan pak Tony. Tak disangka ya, kamu berubah sekali Arita. Awalnya saya tidak kenal lho, tapi ya…ingat juga sih akhirnya” kata kak Ryan sambil menyantap soto mie kantin kampusku yang terkenal enak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Berubah gimana kak?” tanyaku berusaha menyimpan rasa maluku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Tambah dewasa dan cantik, kalau dibandingkan dengan waktu kamu umur 15 tahun. Beda sekali lho” katanya membuatku tersipu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Tapi kakak sama sekali tidak berubah” kataku kemudian. Kak Ryan menghentikan makannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Arita, saya boleh tanya? Kenapa kamu tidak jadi masuk Arsitektur ITB?” Tanya kak Ryan tiba-tiba saja. Aku tidak menyangka pertanyaan itu akan keluar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Saya kecelakaan kak, sebelum pendaftaran SPMB. Kecelakaan itu membuat saya sudah tidak bisa menggambar dengan baik dengan tangan saya” kataku pada kak Ryan. Tapi aku sama sekali tidak tampak sedih. Namun kak Ryan seperti menyesal menanyakan hal itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Tenang kak. Memang sih, sekilas seperti saya telah kehilangan cita-cita saya. Tapi justru dari kecelakaan itu saya menemukan jauh lebih banyak cita-cita yang lebih tinggi. Saya pun mulai berpikir untuk menjadi ahli IT bertaraf Internasional, menciptakan berbagai macam program dan rasanya tidak kalah menyenangkan seperti berhasil menciptakan sebuah desain bangunan yang keren” kataku. Kak Ryan pun tersenyum. Benar-benar senyum yang indah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Padahal saya waktu itu berharap besar kamu bisa datang ke jurusan yang sama dengan saya” kata kak Ryan membuatku bingung.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Kenapa kak?” Tanya Arita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Mm..kenapa ya? Entah kenapa saya merasa dulu kamu itu begitu istimewa. Mata kamu saat berbicara tentang&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;cita-cita itu seperti berbinar seterang bintang. Saya suka itu karena pada dasarnya saya bukan orang yang punya cita-cita tinggi. Saya merasa meski hanya sebentar, tapi saya menemukan semangat dari kamu Arita. Rasanya menyenangkan” kata kak Ryan membuat jantungku berdegup kencang. Aku tidak terlalu mengerti apa yang dikatakannya, tapi terdengar menyenangkan sekali.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Aku dulu juga suka, dengan cara berpikir kakak. Kakak membuat aku sadar kalau dunia ini luas dan kesempatan meraih cita-cita itu terbuka lebar sekali” kataku mencoba menyembunyikan perasaanku dalam rangkaian kalimat barusan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Wah..kalau begitu kita cocok dong? Sayang ya, manusia itu tidak boleh berandai-andai. Saya membayangkan kalau saja kamu masuk jurusan yang sama dengan saya mungkin kita akan cukup dekat. Haha. Tapi&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;takdir Allah berkata beda, kamu menemukan hal yang kamu cari di sini dan sepertinya matamu jauh lebih berbinar dibandingkan dulu” kata kak Ryan semakin membingungkanku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Tapi, kakak, susah sekali ditemukan ya. Muncul tiba-tiba dan membuatku kaget” kataku mengalihkan pembicaraan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Oh ya? Aaah, memang sih. Saya tidak terlalu tertarik dengan facebook jadi orang agak susah menemukan saya. Saya sempat ganti nomor tiga kali karena kehilangan Hp, ganti rumah dua kali dan sempet ganti-ganti kantor. Hehe. Ya, namanya juga dinamika kehidupan. Tapi nomor saya yang sekarang itu insyaAllah gak bakal ganti lagi. Simpen ya” kata kak Ryan. Aku mengangguk. Kak Ryan telah menyantap habis soto mienya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Arita, saya harus pergi nih. Ada urusan penting. Tidak usah diantar, kamu juga ada rapat kan? Terima kasih sudah ditemani mencicipi soto mie sini. Ternyata memang enak sekali” kata kak Ryan mengemas barang-barangnya. Aku merasa sangat tidak ingin kehilangan dia secepat ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Yuk. Assalamualaikum” katanya pergi. Aku pun menjawab salamnya. Aku menyaksikan bintang di balik awanku tiba-tiba menjauh sampai aku tidak dapat melihat punggungnya lagi. Ah…aku bahkan lupa memberitahukan nomor Hp ku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Sudah kencannya?” kak Adam tiba-tiba datang dan membuatku tersadar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Apaan sih kak?” kataku tersipu dan menunjukkan sedikit rasa kesal yang dibuat-buat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Udah, istirahat dulu sana! Besok kita masih ada acara kan? Nanti jam tujuh kita &lt;i&gt;briefing&lt;/i&gt;. Semangat ya, ibu sekretaris” kata kak Adam yang kemudian pergi begitu saja. Orang ini, bahkan meskipun aku berada di Sie Acara, aku tetap dijadikan sekretarisnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Aku pun kembali ke kosan. Kuceritakan pada Rei apa yang terjadi hari ini. Ia tidak memberiku saran terlalu banyak. Hanya menyuruhku jangan membangun harapan yang tidak-tidak. Itu pun aku sudah tahu. Aku hanya terkejut. Sangat terkejut. Sampai pada saat rapat berlangsung sekitar pukul 19.20, aku dapat sms. &lt;i&gt;Assalamualaikum, Arita. Tadi saya tanya nomor kami dari Adam. Senang bisa bertemu denganmu hari ini. Aku berharap kamu dan Adam bisa datang. Nanti biar pak Tony saja yang menyampaikan&lt;/i&gt;.&lt;i&gt; Ryan.&lt;/i&gt; Karena sedang rapat, aku tidak berani membalasnya. Kurasa, kak Adam pun telah mendapatkan sms yang serupa. Kami sempat bertemu mata seakan mengetahui hal yang sama tapi lalu melupakannya karena hari ini banyak masalah yang terjadi dan besok adalah pertarungan terbesar kami di acara ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;“Oh, jadi nak Ryan sudah bilang ya. Padahal saya baru saja mau kasih tahu” kata pak Tony di tengah kesibukannya menandatangani banyak surat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Gini saja, besok kalian dijemput supir saya jam sembilan di depan gerbang kampus ya” katanya singkat dan masih terlihat sibuk. Karena tidak enak mengganggu, kami pun langsung pamitan tanpa mengetahui apa pun selain harus datang jam sembilan di depan gerbang kampus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Memangnya ada acara apa sih?” tanyaku pada kak Adam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Gak tau. Kalau ada hubungannya dengan kak Ryan, mungkin ada semacam peresmian gedung baru. Soalnya kemarin kak Ryan sempet ngomong kalo dia baru saja menyelesaikan satu &lt;i&gt;project&lt;/i&gt; gitu” kata kak Adam. Aku ber-ooh saja. Tapi aku semakin senang dan bahagia karena jika benar, aku tiba-tiba saja menjadi sangat istimewa karena menjadi undangan yang spesial untuk sebuah moment yang begitu berarti bagi kak Ryan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Jam Sembilan di gerbang kampus telah tiba. Aku memakai stelan terbaikku hari ini. Kak Adam saja sampai terpana melihatnya. Tenang saja, aku tidak memakai &lt;i&gt;make-up&lt;/i&gt; kok. Hanya bedak, lip ice, dan mascara. Benar-benar natural. Tapi seperti menggambarkan betapa cerahnya hatiku saat ini karena aku akan segera bertemu lagi dengan bintangku yang bersembunyi di balik awan. Tapi kak Adam juga memakai stelan yang tidak kalah keren. Yah…lumayan lah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Katanya kak Anita juga mau datang lho” kata kak Adam di perjalanan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Oh ya? Wah, pantesan kakak dandan keren banget kayak gitu. Hehe” ledekku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Oh, kamu mengakui kalau aku ini keren?” kata kak Adam membuatku menyesali kata-kataku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Tapi, kak Anita benar-benar seorang bintang ya? Rasanya hampir tidak ada acara di kota ini yang berlangsung tanpa kehadirannya. Benar-benar cewek idola” gumamku. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Masa sih? Menurutku biasa saja. Dia ikut kan gara-gara pak rektor juga ikut” kata kak Adam. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Iya juga ya. Lagian pak Tony sama pak rektor kan juga kakak adik. Tidak heran mereka ada di acara yang sama” kataku. Tapi tiba-tiba saja aku mulai heran. Kak Ryan dan pak Tony kenalan di mana ya? Aku pun bertanya pada supir pak Tony yang menjemput kami.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Oh, mesjid yang kita datangi itu, dirancang oleh nak Ryan. Itu mesjid yang didanai oleh pak Tony dan Pak Hamim” kata sopir. Pak Hamim itu adalah Rektor kampus kami. Memang sih dengar-dengar mereka akan membuat sebuah mesjid terbesar di kota ini. Tapi tidak sangka secepat ini. Jadi itu alasannya kak Ryan kenal dengan dekan kami. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kami pun tiba di mesjid yang dimaksud. Benar-benar terkesima dengan bangunan yang berwana perak keemasan yang bernuansa timur tengah. Begitu cantik. Aku membayangkan kerja keras kak Ryan mendesain bangunan ajaib ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Cantik sekali…..” kak Adam tiba-tiba bergumam. Ya aku juga berpikir demikian. Tapi mata kak Adam&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;bukan tertuju pada bangunan ini melainkan pada seseorang yang baru saja turun dari mobil Avanza hitam. Itu kak Anita yang memakai busana muslim. Ya, dia benar-benar cantik seperti bidadari. Apakah karena ini mesjid, jadinya ia berdandan seperti itu? Ah…tapi dandanan itu bukan sekedar dandanan undangan biasa. Itu terlalu mewah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Cantik banget. Jadi itu mempelai wanitanya?” seseorang yang tak jauh dari kami mengejutkan dan seakan menjawab pertanyaanku. Dunia seakan berhenti saat itu juga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Beruntung banget ya, arsitek yang&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;bikin mesjid ini. Dapat calon istri yang cantik, pinter, berbakat, kaya pula” kata suara yang lain dan aku merasa seluruh dunia runtuh dan aku ingin segera menghilang dari dunia ini. Jadi hari ini bukan sebuah acara peresmian gedung baru melainkan…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Akad nikahnya dimulai lima menit lagi. Ayo dik” si supir mengajak kami masuk tapi aku sama sekali tidak bergerak. Aku baru menyadari bahwa di dekat pintu masuk gerbang mesjid itu ada tulisan “AKAD NIKAH ADRYAN APRIANTO &amp;amp; ANITA LESTARI”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Bapak duluan saja. Kami ada urusan sedikit” kata kak Adam menanggapi ucapan si supir. Supir itu pun menurut. Aku masih tidak bergeming.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Lebih baik menangis di sini Ta. Mumpung sepi” kata kak Adam seakan tahu masalahku. Aku tidak berani menunjukkan wajahku. Ia bahkan tidak tahu aku menangis atau tidak. Cukup lama aku tidak bergeming. Hanya terdiam saja. Terlalu cepat rasanya merasakan rasa yang amat pahit ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Dulu, aku pernah membayangkan hal ini benar-benar akan terjadi. Lalu, apa yang akan kulakukan? Menangis meraung seperti anak kecil, menyembunyikan diri di balik bantal…..” aku pun mulai berbicara. Suaraku memang bergetar tapi aku tahu aku tidak menangis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Atau aku akan dengan tegar memberikan selamat dengan seseorang sudah berada di sampingku menggantikan keberadaannya di hatiku” kataku. Aku lalu terdiam lagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Aku tidak akan menangis ataupun menyembunyikan diri di balik bantal. Tapi, aku juga tidak sanggup memberikan selamat” kataku lemas dan menundukkan kepala semakin dalam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Karena belum ada seseorang&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;di sampingmu yang menggantikan keberadaannya di hatimu?” tanya kak Adam. Aku tak berani menjawab.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Aku masuk. Kau ikut tidak?” tanya kak Adam. Aku masih tidak dapat melangkahkan kakiku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Hei, aku tahu aku belum bisa menggantikan keberadaannya di hatimu. Tapi paling&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;tidak saat ini ada seseorang di sampingmu bukan? Kalau begitu masuklah dan ucapkan selamat” kata kak Adam dengan nada tegas dan membuat pikiranku yang tadinya tidak tentu, terkejut oleh ucapannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Aku…pasti bisa lebih hebat dari orang itu. Dua atau tiga tahun lagi” katanya merendahkan nada suaranya seakan-akan malu, lalu berbalik badan dan melangkah masuk ke pintu masjid. Desain pintu utama itu sangat unik. Saat kak Adam melangkah masuk, aku baru menyadari bahwa bentuk ukiran pintu itu sama seperti bintang. Kak Adam, terlihat seperti bintang yang sangat terang sekali. Aku pun melangkah masuk mengikutinya dan kata-kata Rei terngiang kembali di telingaku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Daripada repot-repot mengharapkan kehadiran bintang di balik awan itu, ada baiknya kamu melihat bintang-bintang yang ada di sekelilingmu. Pasti ada satu bintang yang sangat terang sekali&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-1862751097092934813?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/1862751097092934813/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=1862751097092934813&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/1862751097092934813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/1862751097092934813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2011/04/cerpen1-tunjuk-satu-bintang.html' title='cerpen#1 : Tunjuk satu Bintang'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-1462589056612911440</id><published>2011-03-22T20:41:00.000-07:00</published><updated>2011-03-22T20:44:06.019-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nostalgia'/><title type='text'>Wedding Peach... (hmmm.....cewek banget)</title><content type='html'>&lt;a href="https://lh4.googleusercontent.com/-W7Ij7HNqfuI/TYlqj9XjMVI/AAAAAAAAAK0/Nj2SyjsFXEQ/s1600/wedding+peach.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;Opening versi Indonesia&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://divateguh.blogdetik.com/files/2010/06/ost-wedding-peach-opening-indonesia.mp3" style="display: none;"&gt;ost-wedding-peach-opening-indonesia&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Impian yang indah khayalan yang tinggi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Kabulkanlah Wedding Dress&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Seperti namamu cinta yang sejati&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Akankahku temukan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ingin ku sampaikan irama hatiku&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dan sedikit keinginan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Mataku berputar diantara bunga dan cahayanya sang surya&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Kudapatkan kusadari keadaan ini&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Anak wanita kan   percaya kepada mimpi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Kukan melindungi kebenaran ini&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dan gemerlapnya Wedding Ring&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Air mata ini menjadi pelangi senyuman bidadari&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Air mata ini menjadi pelangi senyuman bidadari&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;Ending versi Indonesia&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://divateguh.blogdetik.com/files/2010/06/21-seiki-no-juliet.mp3" style="display: none;"&gt;21-seiki-no-juliet versi indonesia&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Jangan takut janganlah menyerah&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tunjukan keberanianmu&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Selalu saja ada problema&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Hubungan dua manusia&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Seperti romeo dan juliet&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Keputusan cintanya&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Mungkinkah nasib itu&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Kan   berubah, seperti di dalam khayalan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Pintu macam apapun&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Kan   terbuka masa depan yang tak terbatas&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Digenggam tanganmu cinta akan bahagia&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Impianku&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;Inilah film yang dimaksud&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh4.googleusercontent.com/-W7Ij7HNqfuI/TYlqj9XjMVI/AAAAAAAAAK0/Nj2SyjsFXEQ/s1600/wedding+peach.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="640" src="https://lh4.googleusercontent.com/-W7Ij7HNqfuI/TYlqj9XjMVI/AAAAAAAAAK0/Nj2SyjsFXEQ/s640/wedding+peach.jpg" width="627" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Wedding Peach bercerita tentang  tiga gadis remaja yang bernama Momoko Hanasaki, Yuri Tanima, dan  Hinagiku Tamano. Mereka adalah gadis-gadis terpilih yang bertugas  melawan kejahatan di bumi. Mereka semua dipilih oleh Aprodite sang ratu  di Angel World. Mereka semua harus melawan Reindevilla seorang ratu  iblis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Saat sedang bersama teman-temannya  tiba-tiba datang Pluie bersama bersama hewan iblis yang bernama Jama-P,  mereka berdua adalah utusan Reidevilla untuk mencari Saint Something  Four. Pluie melihat Momoko menggunakan cincin, ia mengira bahwa itu  adalah Saint Something Four. Momoko yang tak mau melepas cincin  peninggalan orang tuanya itu menjerit-jerit ketakutan. Tiba-tiba datang  seorang pria tampan yang ternyata seorang bidadari bernama Limone.  Limone menolong Momoko dan memberikan Saint Mirroir supaya dapat berubah  menjadi Wedding Peach dan menolong teman-temannya yang berada dalam  pengaruh Jama-P. Momoko pun perubah wujud dengan mengucapkan, “Wedding  Beautiful Flower”. Momoko pun berubah wujud menjadi seorang bidadari  yang menggunakan baju pengantin. Untuk menyadarkan teman-temannya yang  sedang dalam pengaruh Jama-P ia pun mengubah bouqet yang dipengannya  menjadi “Lovely Operation Tampete”. Dan itulah awal kemunculan Wedding  Peach.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Tokoh-tokoh:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; Momoko Hanasaki / Wedding Peach&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; Yuri Tanima / Angel Lily&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; Hinagiku Tamano / Angel Daisy&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; Yousuke Fuuma / Viento&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; Kazuya Yanagiba / Limone&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; Aprodite&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; Sakura Hanasaki / Angel Celeste&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; Jama-P&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; Takuro&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; Scarlet Ohara&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; Reindevilla&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; Pluie&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; Patamos&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; Dan lain-lain&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Wedding Peach&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Berubah menggunakan Wedding dress: “Wedding Beautiful Flower”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Berubah menjadi Fighter Angel: “Angel Amour Peach”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Senjata:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; Lovely Operation Tampete&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; Saint Mirroir Bridal Flash&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; Saint Crystal (Something Old)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Angel Lily&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Berubah menggunakan Wedding dress: “Wedding Graceful Flower”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Berubah menjadi Fighter Angel: “Angel Preciouse Lily”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Senjata:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; Saint Lip Liner Lily Rainbow&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; Saint Astral Stardust (Something Blue)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Anggel Daisy&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Berubah menggunakan Wedding dress: “Wedding Atractive Flower”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berubah menjadi Fighter Angel: “Angel Courage Daisy”&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Senjata:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; Saint Pandule Daisy Blizzard&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; Saint Tornado (Something Borrowed)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Angel Salvia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Berubah menggunakan Wedding dress: “Wedding Exellent Flower”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Berubah menjadi Fighter Angel: “Angel Passionate Salvia”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Senjata:&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; Saint Pure Sword (Something new)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-1462589056612911440?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/1462589056612911440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=1462589056612911440&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/1462589056612911440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/1462589056612911440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2011/03/wedding-peach-hmmmcewek-banget.html' title='Wedding Peach... (hmmm.....cewek banget)'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh4.googleusercontent.com/-W7Ij7HNqfuI/TYlqj9XjMVI/AAAAAAAAAK0/Nj2SyjsFXEQ/s72-c/wedding+peach.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-1907091044155473790</id><published>2011-03-21T20:56:00.000-07:00</published><updated>2011-03-21T21:00:53.899-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nostalgia'/><title type='text'>Petualangan Remi (Ie Naki Ko/ Remi Nobody's Child)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Comic Sans MS;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;Ni Lirik B. Indonesianya&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Comic Sans MS;"&gt;&lt;b&gt;Selamat Pagi Gunungku Selamat Pagi Pohonku&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Comic Sans MS;"&gt;&lt;b&gt;Selamat Pagi Teman-teman semua&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Comic Sans MS;"&gt;&lt;b&gt;Remi kan pergi jauh demi cita-citaku&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Comic Sans MS;"&gt;&lt;b&gt;Remi mohon doa restu darimu&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Comic Sans MS;"&gt;&lt;b&gt;Jangan bersedih teman2ku&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Comic Sans MS;"&gt;&lt;b&gt;Hidup ini adalah perjuangan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Comic Sans MS;"&gt;&lt;b&gt;Marilah kita mulai melangkah menuju cita-cita bahagia&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Comic Sans MS;"&gt;&lt;b&gt;Dung dung dung senangnya&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Comic Sans MS;"&gt;&lt;b&gt;dung dung dung asiknya&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Comic Sans MS;"&gt;&lt;b&gt;Berjalan di jembatan bagai prajurit perang&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Comic Sans MS;"&gt;&lt;b&gt;angkat kaki turungkan senjata&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Comic Sans MS;"&gt;&lt;b&gt;Ayo teman-temanku kita semua maju menumpas semua kejahatan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Comic Sans MS;"&gt;&lt;b&gt;---ooo laparnya perutku...pantas sudah waktunya makan-----&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Comic Sans MS;"&gt;&lt;b&gt;Dung dung dung senangnya&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Comic Sans MS;"&gt;&lt;b&gt;dung dung dung asiknya&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Comic Sans MS;"&gt;&lt;b&gt;Berjalan di jembatan bagai prajurit perang&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Comic Sans MS;"&gt;&lt;b&gt;angkat kaki turungkan senjata&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Comic Sans MS;"&gt;&lt;b&gt;Ayo teman-temanku kita semua maju menumpas semua kejahatan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh4.googleusercontent.com/-moVyCYjNYDQ/TYgd0vCxQUI/AAAAAAAAAKw/Yt-CNrxJPcs/s1600/remi1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="640" src="https://lh4.googleusercontent.com/-moVyCYjNYDQ/TYgd0vCxQUI/AAAAAAAAAKw/Yt-CNrxJPcs/s640/remi1.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Comic Sans MS;"&gt;&lt;b&gt;Nobody's Boy: Remi (家なき子, Ie Naki Ko?,  Lit. Homeless Child) adalah serial anime Jepang oleh Tokyo Movie Shinsha  dalam asosiasi dengan: Columbia Pictures televisi dan Walt Disney  Television. Cerita ini didasarkan pada novel Hector Malot Sans Famille  (Tanpa keluarga). Anime terkenal di Amerika Latin dan Filipina dengan  nama Remi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah versi film oleh studio yang sama dan sutradara yang dirilis pada tahun 1980.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anime ini awalnya ditunjukkan di Filipina di antara 1979 dan 1980,  dengan judul "Nobody's Child" pada hari Rabu, 6:00, on GMA-7, dalam  bahasa Inggris. Namun, seperti siaran anime kontemporer lainnya pada  periode yang sama (Ron-ron, Candy Candy, Heidi, dll), cerita  selengkapnya tidak ditampilkan. Baru setelah hampir dua puluh tahun itu  ditunjukkan secara penuh, di bawah judul "Remi" on ABS-CBN, kali ini  dalam bahasa Tagalog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1996, sebuah adaptasi baru dari cerita ini disiarkan di  Jepang. Remi, Nobody's Girl (家なき子レミ, Ie Naki Ko Remi?) Telah dibuat oleh  Nippon Animasi sebagai bagian dari mereka yang terkenal Masterpiece  Theater Dunia seri oleh Spelling Television.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Comic Sans MS;"&gt;&lt;b&gt;Plot Summary: Remi tinggal bersama ibunya  di sebuah desa Perancis. Ayahnya, Barberin, bekerja di Paris. Ketika ia  kembali terluka dan keras hati, Remi menemukan dia sebenarnya adalah  bayi terlantar. Barberin menjual Remi ke perjalanan seniman, Vitalis,  dan pasukan binatang. Remi patah hati meninggalkan rumahnya untuk  menghadapi kesulitan dalam suatu perjalanan kehidupan artis. Dalam Remi  Vitalis menemukan ayahnya ia kurang. Dalam perjalanan Remi memenuhi kaya  semacam sakit wanita dan anak, yang sebenarnya adalah ibu kandungnya  dan kakaknya. Meskipun hidup dengan mereka adalah baik, Remi, tidak  mengetahui kebenaran, memilih untuk pergi bersama Vitalis. Tragedi mogok  satu demi satu meninggalkan Remi sendirian dengan anjing yang setia  Capi. Antara tinggal bersama sebuah keluarga tukang kebun, di mana ia  akan melekat pada putri bungsu bisu Lise, dan bepergian dengan  sahabatnya Mattia dan mencukupi kebutuhan hidupnya dengan memainkan  kecapi, Remi mencari tempat dalam kehidupan ... Sampai dia menemukan  orang tua aslinya dapat hidup, dan melakukan perjalanan berbahaya ke  London untuk mencari keluarganya.       &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-1907091044155473790?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/1907091044155473790/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=1907091044155473790&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/1907091044155473790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/1907091044155473790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2011/03/petualangan-remi-ie-naki-ko-remi.html' title='Petualangan Remi (Ie Naki Ko/ Remi Nobody&apos;s Child)'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh4.googleusercontent.com/-moVyCYjNYDQ/TYgd0vCxQUI/AAAAAAAAAKw/Yt-CNrxJPcs/s72-c/remi1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-4831807157686695816</id><published>2011-03-21T04:20:00.000-07:00</published><updated>2011-04-24T04:26:52.760-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nostalgia'/><title type='text'>DIGIMON.....(Nostalgila inside)</title><content type='html'>Suka Banget Lagu ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi kupu yang sehat&lt;br /&gt;Terbawa angin berkilau&lt;br /&gt;Sekarang ku pergi untuk mencari dikau&lt;br /&gt;Hal yang bukan urusanmu&lt;br /&gt;Lebih Baik lupakan saja&lt;br /&gt;Tidak ada waktu untuk bermain-main&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang wow wow wow wow&amp;nbsp; wowbisa dicapai di langit itu&lt;br /&gt;Tetapi wow wow wow wow wow kita tidak tahu rencana esok hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mimpi panjang tiada akhir di dunia sepi&lt;br /&gt;Hingga pikiran bersemangat kelihatannya akan kalah&lt;br /&gt;Tapi kepak sayap tiada kabarnya&lt;br /&gt;Hanya berkhayal&lt;br /&gt;Pastikan bisa terbang&lt;br /&gt;O.....Sayangku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yup!!! Betul Sekali... nama asli Liriknya adalah Butterfly.....&lt;br /&gt;Lirik sebuah film anak-anak .... Chek it out!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh3.googleusercontent.com/-fBS6svrWPyk/TYc0OMb3eqI/AAAAAAAAAKo/34bC6LwyuDU/s1600/Digimon.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="640" src="https://lh3.googleusercontent.com/-fBS6svrWPyk/TYc0OMb3eqI/AAAAAAAAAKo/34bC6LwyuDU/s640/Digimon.jpg" width="627" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film animasi Digimon ini bercerita tentang tujuh orang anak yang sedang   menikmati kemping musim panas yang kemudian berpetualang. Mereka tidak   mengerti, tiba-tiba mereka berpindah ke dunia digital.&lt;br /&gt;Kemudian di dunia digital itu, anak-anak tersebut bertemu dengan para   digimon yang kemudian diberi nama Digital Monster dan akhirnya mereka   menjadi teman.&lt;br /&gt;Mereka tidak hanya sebagai partner, namun juga mempunyai kelebihan   yakni dapat berubah menjadi digimon yang lebih besar untuk melawan digimon   raksasa yang hendak melukai anak-anak.&lt;br /&gt;Berikut ini tokoh dalam film Digimon...&lt;br /&gt;Nama: &lt;b&gt;Taichi   Kamiya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Panggilan: Tai&lt;br /&gt;Tingkat: 5&lt;br /&gt;Lambang:   Keberanian&lt;br /&gt;Digimon: Agumon&lt;br /&gt;Ia merupakan pemimpin dari kelompok   Digimon. Ia membuat sebuah alat bernama Google Boy. Ia adalah anak yang   pemberani dan cepat dalam berpikir.&lt;br /&gt;Nama: &lt;b&gt;Koushiro   Izumi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Panggilan: Izzy&lt;br /&gt;Tingkat: 4&lt;br /&gt;Lambang:   Pengetahuan&lt;br /&gt;Digimon: Tentomon&lt;br /&gt;Ia merupakan seorang anak jenius,   cepat dalam mengembangkan sebuah teori dalam dunia Digi. Ia menggunakan   komputernya untuk menyelesaikan masalah.&lt;br /&gt;Nama: &lt;b&gt;Mimi   Tachikawa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tingkat: 4&lt;br /&gt;Lambang: Ketulusan&lt;br /&gt;Digimon: Palmon&lt;br /&gt;Ia   merupakan orang yang eksentrik dan mempunyai obsesi tentang popularitas. Ia   tidak dapat dianggap sebagai dewi penolong.&lt;br /&gt;Nama: &lt;b&gt;Jyou   Kido&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Panggilan: Joe&lt;br /&gt;Tingkat: 6&lt;br /&gt;Lambang:   Kepercayaan&lt;br /&gt;Digimon: Gomamon&lt;br /&gt;Ia merupakan anak yang penakut, juga   seorang yang pesimis. Namun kadang kala ia mencoba untuk menjadi berani,   terlebih ketika harus menghadapi musuh.&lt;br /&gt;Nama: &lt;b&gt;Yamato   Ishida&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Panggilan: Matt&lt;br /&gt;Tingkat: Kesetiakawanan&lt;br /&gt;Digimon:   Gabumon&lt;br /&gt;Ia merupakan anak yang suka memberontak dan dianggap orang   yang kaku. Namun jika bersama adiknya, T.K, maka rasa sayang tersebut itu   akan muncul.&lt;br /&gt;Nama: &lt;b&gt;Takeru   Takaishi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Panggilan: T.K.&lt;br /&gt;Tingkat: 2&lt;br /&gt;Lambang:   Pengharapan&lt;br /&gt;Digimon: Patamon&lt;br /&gt;Ia merupakan anak yang paling manis di   dalam grup. Ia mencoba untuk dapat menjadi seorang pemberani dan kuat. Ia   selalu berharap baik jika situasi menjadi buruk.&lt;br /&gt;Berikut ini para Digimon yang hadir dalam film Digimon...&lt;br /&gt;Nama Digimon:     &lt;b&gt;Agumon&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Digivolutions and Attacks:&lt;br /&gt;Koromon (Bubble   Blow)&lt;br /&gt;Agumon (Pepper Breath)&lt;br /&gt;Greymon (Nova   Blast)&lt;br /&gt;Metalgreymon (Giga Blaster)&lt;br /&gt;Wargreymon (Terra   Force)&lt;br /&gt;Agumon merupakan Digimon yang sangat kuat. Ia selalu siap untuk   menolong temannya. Ia merupakan Digimon yang baik hati seperti Taichi.&lt;br /&gt;Nama Digimon:     &lt;b&gt;Gomamon&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Digivolutions and Attacks :&lt;br /&gt;Bukamon (Bubble   Blow)&lt;br /&gt;Gomamon (Marching Fishes)&lt;br /&gt;Ikkakumon (Harpoon   Torpedo)&lt;br /&gt;Zudomon (Vulcan's Hammer)&lt;br /&gt;Ia merupakan Digimon yang   selalu membuat lelucon dan untuk menggembirakan Joe. Ia menyukai air dan   terkadang bermain bersama ikan.&lt;br /&gt;Nama   Digimon: &lt;b&gt;Tentomon&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Digivolutions and Attacks :&lt;br /&gt;Motimon (Bubble   Blow)&lt;br /&gt;Tentomon (Super Shocker)&lt;br /&gt;Kabuterimon (Electro   Shocker)&lt;br /&gt;Megakabuterimon (Horn Buster)&lt;br /&gt;Ia merupakan digimon yang   berjenis serangga yang mempunyai banyak informasi. Ia menjadi penolong   Izzy dan merupakan teman yang cocok dalam hal komputer.&lt;br /&gt;Nama Digimon:     &lt;b&gt;Patamon&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Digivolutions and Attacks :&lt;br /&gt;Tokomon (Bubble   Blow)&lt;br /&gt;Patamon (Boom Bubble)&lt;br /&gt;Angemon (Hand of   Fate)&lt;br /&gt;Magnaangemon&lt;br /&gt;Ia mencoba untuk membuktikan dirinya sendiri   bahwa ia dapat mengerti T.K., namun pada akhirnya mereka menjadi seorang   sahabat.&lt;br /&gt;Nama Digimon:     &lt;b&gt;Gabumon&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Digivolutions and Attacks :&lt;br /&gt;Tsunomon (Bubble   Blow)&lt;br /&gt;Gabumon (Blue Blaster)&lt;br /&gt;Garurumon (Howling   Blaster)&lt;br /&gt;Weregarurumon (Wolf Claw/Garuru Kick)&lt;br /&gt;Metalgarurumon   (Metal Wolf Claw)&lt;br /&gt;Ia merupakan digimon yang bijaksana, juga peduli.   Selain itu, dia juga merupakan penasehat yang baik dan memberikan petunjuk   pada partnernya, Matt.&lt;br /&gt;Nama Digimon:     &lt;b&gt;Palmon&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Digivolutions and Attacks :&lt;br /&gt;Tanemon (Bubble Blow)&lt;br /&gt;Palmon   (Poison Ivy)&lt;br /&gt;Togemon (Needle Spray)&lt;br /&gt;Lillymon (Flower   Cannon)&lt;br /&gt;Rosemon&lt;br /&gt;Ia merupakan digimon berbentuk tanaman yang   bersahabat. Ia periang, juga selalu berusaha untuk menolong dan suka   senyum.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-4831807157686695816?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/4831807157686695816/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=4831807157686695816&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/4831807157686695816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/4831807157686695816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2011/03/digimonnostalgila-inside.html' title='DIGIMON.....(Nostalgila inside)'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh3.googleusercontent.com/-fBS6svrWPyk/TYc0OMb3eqI/AAAAAAAAAKo/34bC6LwyuDU/s72-c/Digimon.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-5482872418971178769</id><published>2011-03-20T21:38:00.000-07:00</published><updated>2011-04-24T04:29:17.359-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kegiatan'/><title type='text'>IDEA 2011</title><content type='html'>&lt;div class="" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;HIROSHIMA, JAPAN 1945&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh4.googleusercontent.com/-8PBBLMORF_Q/TYbLWbscUoI/AAAAAAAAAKI/PYV2IIMX8CM/s1600/hiroshima-damage.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="https://lh4.googleusercontent.com/-8PBBLMORF_Q/TYbLWbscUoI/AAAAAAAAAKI/PYV2IIMX8CM/s320/hiroshima-damage.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;It was a very big disaster right....?&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;And then...&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;......&lt;b&gt;HIROSHIMA, TODAY&lt;/b&gt;....&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh5.googleusercontent.com/-z2PFcK7YeU8/TYbLdMeuplI/AAAAAAAAAKQ/INokNQosIHU/s1600/hiroshima+today.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="299" src="https://lh5.googleusercontent.com/-z2PFcK7YeU8/TYbLdMeuplI/AAAAAAAAAKQ/INokNQosIHU/s400/hiroshima+today.jpg" width="400" /&gt;&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;JAPAN, TODAY&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh4.googleusercontent.com/-LEClo0u1wHA/TYbSIlZfR0I/AAAAAAAAAKc/XRUVgxG4ufE/s1600/JAPAN.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="298" src="https://lh4.googleusercontent.com/-LEClo0u1wHA/TYbSIlZfR0I/AAAAAAAAAKc/XRUVgxG4ufE/s400/JAPAN.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;how about us?&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;INDONESIA, 1945&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;...a proclamation...&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh3.googleusercontent.com/-gqeHITu9cX0/TYbMCJ8USyI/AAAAAAAAAKU/WMSv3Bi4jts/s1600/proklamasi.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://lh3.googleusercontent.com/-gqeHITu9cX0/TYbMCJ8USyI/AAAAAAAAAKU/WMSv3Bi4jts/s1600/proklamasi.jpg" /&gt;&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;INDEPENDENCE????&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;MERDEKA????&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh5.googleusercontent.com/-N35T-7SIIEE/TYbMJpFwJYI/AAAAAAAAAKY/hOwTvcUgm-g/s1600/indonesia-children-garbage-dump.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://lh5.googleusercontent.com/-N35T-7SIIEE/TYbMJpFwJYI/AAAAAAAAAKY/hOwTvcUgm-g/s320/indonesia-children-garbage-dump.jpg" width="302" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh4.googleusercontent.com/-HgYXLp_sF8Q/TYbVGoeHLNI/AAAAAAAAAKg/trVj0lzHjeY/s1600/anak2-medium1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="198" src="https://lh4.googleusercontent.com/-HgYXLp_sF8Q/TYbVGoeHLNI/AAAAAAAAAKg/trVj0lzHjeY/s320/anak2-medium1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh5.googleusercontent.com/-RlKPpl7OACI/TYbV93oPZYI/AAAAAAAAAKk/sUneu1OqkTU/s1600/Kemiskinan-di-Perkotaan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="https://lh5.googleusercontent.com/-RlKPpl7OACI/TYbV93oPZYI/AAAAAAAAAKk/sUneu1OqkTU/s320/Kemiskinan-di-Perkotaan.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Setahu saya, setelah tertimpa musibah yang begitu besar....&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;Jepang menjadikan pendidikan sebagai salah satu solusi agar bisa keluar dari masalah besar mereka. Guru adalah orang-orang pertama yang diselamatkan...&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;Indonesia??&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;Sampai saat ini, Pendidikan di Indonesia masih menjadi sebuah masalah, masalah yang begitu mendasar hingga kemiskinan, kriminalitas, bobroknya moral masih menjadi kenyataan yang menyakitkan bagi generasi bangsa.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;IDEA (IPB's Dedication for Education) 2011 hadir dalam menjawab permasalahan ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;Nantikan kami yaaaaa......^^&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh4.googleusercontent.com/-kIM-FZ2g3kE/TYbKa_vKEHI/AAAAAAAAAKE/mLzsu89RnTE/s1600/IDEA_CAP.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://lh4.googleusercontent.com/-kIM-FZ2g3kE/TYbKa_vKEHI/AAAAAAAAAKE/mLzsu89RnTE/s320/IDEA_CAP.jpg" width="268" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span id="goog_1294726693"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_1294726694"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-5482872418971178769?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/5482872418971178769/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=5482872418971178769&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/5482872418971178769'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/5482872418971178769'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2011/03/idea-2011.html' title='IDEA 2011'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh4.googleusercontent.com/-8PBBLMORF_Q/TYbLWbscUoI/AAAAAAAAAKI/PYV2IIMX8CM/s72-c/hiroshima-damage.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-7277947084252588534</id><published>2011-02-12T01:28:00.001-08:00</published><updated>2011-02-12T01:28:44.072-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>I'm just me</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-wGl3SYqu0Dg/TVZSpM0rM5I/AAAAAAAAAKA/Aty3Co5KpKU/s1600/072-Drawing-Myself.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-wGl3SYqu0Dg/TVZSpM0rM5I/AAAAAAAAAKA/Aty3Co5KpKU/s320/072-Drawing-Myself.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 class="uiHeaderTitle"&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="clearfix"&gt;&lt;div class="mbs mbs uiHeaderSubTitle lfloat fsm fwn fcg"&gt;by Ratih Kumala Dewi on Friday, January 14, 2011 at 3:03am&lt;/div&gt;&lt;div class="mbs mbs uiHeaderSubTitle lfloat fsm fwn fcg"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;when people talk about love&lt;br /&gt;I'm still left thinking of a lost past&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;when people are so eager to talk about their dreams&lt;br /&gt;I'm still here,&amp;nbsp; re-arrange debris of hopes that had collapsed&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When people are so vibrantly to reach what they want&lt;br /&gt;I still did not move in search of what my heart would expect&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yes ... I am not like them&lt;br /&gt;a gallant flying over the sky like a hawk&lt;br /&gt;ford the ocean without fear&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I'm just me&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;although they are so awesome&lt;br /&gt;I do not have to be them right?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Because I'm just me&lt;br /&gt;having my own dreams&lt;br /&gt;having my own love story&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;although so long my step&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I must have arrived&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;on my own adventures&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-7277947084252588534?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/7277947084252588534/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=7277947084252588534&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/7277947084252588534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/7277947084252588534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2011/02/im-just-me.html' title='I&apos;m just me'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-wGl3SYqu0Dg/TVZSpM0rM5I/AAAAAAAAAKA/Aty3Co5KpKU/s72-c/072-Drawing-Myself.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-5117074832174049885</id><published>2010-12-27T22:55:00.000-08:00</published><updated>2010-12-27T22:55:43.870-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>Wanita.....</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TRmJZkt8-UI/AAAAAAAAAJo/Phq0xp3f62s/s1600/movie.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TRmJZkt8-UI/AAAAAAAAAJo/Phq0xp3f62s/s1600/movie.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Perkembangan dunia entertainment semakin mewabah di setiap stasiun televisi yang ditonton oleh ribuan anak dan pemuda Indonesia dewasa ini. Globalisasi era semakin memperluas hal yang sering disebut &lt;i&gt;kreativitas anak bangsa&lt;/i&gt; tersebut. Beragam aliran musik dari Rock, R n B, Pop, dan kontemporer menambah daftar list keseharian dunia nyanyian pembawa kesia-saain. Beragam controversial dunia hiburan dari mulai berita entertainment hingga film layar lebar vulgar yang tak pernah bosan muncul, mulai menghantui hati para orantua yang memiliki putra dan putri yang bagi mereka termasuk dalam pecandu film layar lebar. Akan tetapi, di dunia yang bagi kebanyakan orang adalah dunia gemerlap dan bagi segelintir orang merupakan dunia gelap tersebut, masih ada segelintir cahaya yang meski tidak banyak, tetapi dapat sedikit menjadi penutup luka dari kerusakan-kerusakan yang muncul di permukaan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Dalam Indonesian Movie Award, rabu 5 Mei 2010 lalu, seorang muslim memunculkan sebuah kata yang tak pernah muncul di atas panggung megah bertabur gemerlap itu. Kata&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;itu adalah “Dakwah”. Kata yang diucapkan sembari memegang erat sebuah tropi yang tak pernah sebelumnya terserahkan pada orang seperti dirinya. Pendatang Pria Terbaik, kata tropi itu. Tak lama setelah itu, seorang muslimah tanpa lekukan tubuh yang berjalan terbalut kain seutuhnya, yang begitu kontras dengan ‘muslimah’ lain dengan warna kulit yang terlihat cerah datang pula ke atas panggung tersebut untuk menerima penghargaan yang serupa. Secercah cahaya di dunia yang gelap ternyata tak hanya dimunculkan oleh Film Fenomenal “Ketika Cinta Bertasbih”. Andrea Hirata yang mengharumkan “Laskar Pelangi” dalam novelnya, “Emak Naik Haji” dengan sentuhan kasih sayang yang kental, “Sang Murobi” yang walaupun hanya beredar di segelintir kalangan, serta beberapa deret perfilman lainnya memperkenalkan kepada dunia gelap tersebut tentang islam yang sesungguhnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Perlu sangat disadari bahwa pengaruh dunia entertainment terhadap moral bangsa ini sangatlah kuat. Dengan semakin mudah teraksesnya dunia maya, semakin tingginya teknologi informasi dan komunikasi, maka harus semakin kuat implementasi fiqh kontemporer para da’I dan da’iah yang berada di tengah-tengah masyarakat global. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Peran wanita dalam dunia entertainment merupakan kontroversial terbesar dalam sejarah. Seorang komposer yang lepas jilbab karena alasan yang tidak masuk akal, wanita setengah pria yang bangga dengan kondisinya, umbar aurat dan vulgarisme sudah menjadi hal yang biasa. Lalu di manakah wanita-wanita berakhlak mulia?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Wanita-wanita berakhlak mulia tidak pernah menyampaikan keindahannya dengan lenggokan indah di atas panggung yang megah. Tidak juga mereka mengumbar cantik parasnya dengan memberikan senyum menggoda di layar kaca. Tak kenal pernah kenal mereka dengan nyanyian mendayu yang dapat membuat luluh siapa pun yang mendengar, bahkan mengaji pun tak pernah didengarkannya kepada umum.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kata orang, wanita-wanita berakhlak mulia itu tak mengerti perkembangan zaman, tertutup dari dunia luar, dan selalu kaku. Tak akan pernah berhasil menyampaikan kepada dunia nilai-nilai yang mereka anut itu karena mereka tak pernah bisa muncul di publik dengan kemampuan mereka. Orang-orang juga berkata, wanita-wanita tersebut, tak pernah kenal dan tak akan mau tahu dengan seni dan budaya Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Seni adalah sesuatu yang indah, diciptakan oleh Sang Pencipta bukan untuk disalahgunakan, melainkan untuk dijadikan sarana agar hidup ini lebih berwana-warni. Agar setiap ilmu tersampaikan dengan menyenangkan kepada masyarakat. Wanita-wanita berakhlah mulia mengerti hal itu. Di saat wanita-wanita Indonesia lain sibuk mencari popularitas di dunia gemerlap dan meracuni setiap pemikiran khalayak umum, maka wanita-wanita berakhlak mulia itu menciptakan seni mereka sendiri. Seni berbicara tanpa harus mendayu tetapi tetap dapat mempengaruhi orang lain, seni berakting tanpa harus berikhtilat, berkhalwat, apalagi berpegangan tangan. Banyak di antara mereka yang berkreasi lewat tulisan, dan nama-nama seperti Afifah Afra, Asma Nadia, menambah deretan sastrawati Indonesia dengan karya-karya yang menakjubkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Katanya pula, bangsa Indonesia pun masih memiliki budaya-budaya dengan kehidupan wanita tanpa busana, Bali dan Papua katanya? Lalu apakah tak boleh kita hias budaya itu menjadi lebih indah? Dengan muslimah-muslimah yang indah aklahknya, menghiasi seni dan budaya kita? Mengajarkan kepada anak-anak Indonesia betapa berharganya warisan bangsa, bukan membiarkan mereka terpaku pada dunia hiburan yang semakin menyesatkan?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Muslimah Indonesia ada bukan untuk tampil vulgar di layar kaya maupun panggung megah. Setiap dari mereka berperan besar dalam memperlihatkan kepada dunia, betapa tingginya nilai negeri kita, dengan beragamnya budaya, tingginya kreativitas anak bangsa, dan mulianya akhlak para wanita. Karena, seni itu hal yang indah bukan?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TRmJhXIypBI/AAAAAAAAAJs/uv4d6d_gfH0/s1600/woman.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TRmJhXIypBI/AAAAAAAAAJs/uv4d6d_gfH0/s1600/woman.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-5117074832174049885?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/5117074832174049885/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=5117074832174049885&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/5117074832174049885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/5117074832174049885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2010/12/wanita.html' title='Wanita.....'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TRmJZkt8-UI/AAAAAAAAAJo/Phq0xp3f62s/s72-c/movie.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-3159373504407455389</id><published>2010-12-21T03:14:00.000-08:00</published><updated>2011-04-24T04:27:57.606-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>IBU DALAM DOA</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TRCLlaWvj6I/AAAAAAAAAJg/toOMR5W1Gmw/s1600/mother-holding-baby.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="640" src="http://4.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TRCLlaWvj6I/AAAAAAAAAJg/toOMR5W1Gmw/s640/mother-holding-baby.jpg" width="425" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;Dalam sebuah keheningan malam&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;Ia meringkuh untuk &amp;nbsp;rindu yang tak pernah sirna&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;Tangannya terkatup pada perenungan yang dalam&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;Tak peduli dingin semakin menusuk bersama kelam&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Dan tak pernah ada keluhan di matanya&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;Di dalam sebuah sepinya sunyi…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;Ia melirihkan lantunan &amp;nbsp;harapan yang membuai mata hati yang tertidur&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;Ia gumamkan sederet syukur di setiap hembusan nafas yang semakin lemah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;Ia teteskan air mata dalam sujud ampunan untuk titipan ALLAH di pundaknya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;dan ia tak pernah&amp;nbsp; lelah melakukannya&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;di ramainya siang…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;ia masih tersadar akan sebuah kekuatan dalam ketegaran&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;ia menjalani hidup dengan kepasrahan dan usaha tanpa henti&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;ia berikan senyuman termanis dalam hari yang terberat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;ia berikan ketenangan yang berarti dalam&amp;nbsp; rumitnya klise kehidupan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;dan ia tak pernah&amp;nbsp; menyerah&amp;nbsp; dalam&amp;nbsp; langkahnya&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;dan ibu…..ia hangatkan aku dalam doanya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;ia tegarkan aku dalam&amp;nbsp; langkahnya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;ia angkat aku dengan tangan&amp;nbsp; rapuhnya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;ia cintai aku…dengan rasa syukur nya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;dan ia tak pernah &amp;nbsp;menyesal karenanya&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;dalam doanya….ia lahirkan aku&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;dalam doanya…ia warnai kehidupanku&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;dalam doanya…kunci kebahagiaanku&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;dalam doanya…ridho ALLAH bagiku&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Ibuku dalam&amp;nbsp; doa…&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Contoh nyata pejuang kahidupan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-3159373504407455389?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/3159373504407455389/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=3159373504407455389&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/3159373504407455389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/3159373504407455389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2010/12/ibu-dalam-doa.html' title='IBU DALAM DOA'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TRCLlaWvj6I/AAAAAAAAAJg/toOMR5W1Gmw/s72-c/mother-holding-baby.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-1696459969714936729</id><published>2010-12-13T01:33:00.000-08:00</published><updated>2011-04-24T04:29:54.548-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='persahabatan'/><title type='text'>Kisah di Taman Suropati</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Teman....Lihatlah&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Apabila Hati tak tak lagi bicara&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;teman...di mana&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;nurani yang kan membuka mata&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Tinggalkan masa kelam yang telah terlewati&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Wujudkan satu impian damai jadi nyata&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Bayangkan kita bersama&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Bersatu walau ada beda&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Singkirkan semua&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Dendam prasangka&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;hadirkan satu keyakinan akan hidup ini&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Terasa lebih indah&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Jika berjalan dalam harmoni&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*lagu yang paling gw suka*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Teringat tentang sebuah tempat bernama taman suropati&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TQXk5PVCPNI/AAAAAAAAAJQ/HDLzITfX3Zs/s1600/taman+surapati.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TQXk5PVCPNI/AAAAAAAAAJQ/HDLzITfX3Zs/s320/taman+surapati.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tempat ini mengingatkanku akan sebuah kisah persahabatan yang indah.&lt;br /&gt;Sebuah persahabatan yang tak kenal pamrih&lt;br /&gt;Sebuah persahabatan yang mungkin dikenal sebagai 'tak lekang oleh waktu'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun akhir2 ini aku amat meragukan 'persahabatan yang tak lekang oleh waktu itu'&lt;br /&gt;karena ini adalah kali ketiga seorang sahabat pergi dan membuktikan bahwa 'persahabatan yang tak lekang oleh waktu' itu hanya fatamorgana belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun terbangun dari mimpiku dan khayalan konyol itu. Karena aku tahu, setiap orang berhak untuk pergi dan memilih tempat di mana ia bisa bertahan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu aku pun teringat akan taman ini, taman yang mengingatkanku bahwa memang 'persahabtan yang tak lekang oleh waktu' itu masih ada di muka bumi ini. Taman itu adalah saksi nyata, bahwa aku masih bisa untuk percaya dengan kenangan yang tak tergantikan itu.&lt;br /&gt;Keikhlasan&lt;br /&gt;Perjuangan&lt;br /&gt;Pengorbanan&lt;br /&gt;Kasih dan Sayang&lt;br /&gt;Kepercayaan&lt;br /&gt;Taman Suropati mengingatkanku kembali akan semua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah...? tingkat terendah dari ukhuwah adalah&amp;nbsp; husnudzan&lt;br /&gt;Tingkat tertinggi adalah Itsar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, aku pun baru menyadari, bahwa itulah yang kudapatkan dari saudara2ku yang mengukir kenangan di salah satu tempat di sudut kota kelahiranku itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang, aku tak bisa menyebutkan nama mereka satu per satu.&lt;br /&gt;Kalau bisa, sangat ingin kulakukan. Dan sangat ingin kuumumkan kepada dunia, bahwa aku begitu mencintai mereka...karena cinta ALLAH pada kami dan karena cinta kami pada ALLAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sahabat2ku, saudara2ku yang luar biasa.&lt;br /&gt;Sungguh, suatu rasa syukur yang tak terhingga mengenal kalian. Meski harus berkali-kali tertatih. Tapi semua rasa letih pergi tak bersisa saat ingat betapa besar dukungan yang diberikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak banyak yang bisa membuktikan sebuah 'persahabatan yang tak lekang oleh waktu'. karena aku pun baru saja menyadari bahwa tidak semudah itu rupanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang merasa sendiri&lt;br /&gt;Terkadang merasa sepi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, masa2 di taman suropati mengingatkanku bahwa sesungguhnya masih ada orang di dunia ini yang menghargai persahabatan.&lt;br /&gt;Kusebut persahabatan kami...&lt;br /&gt;'persaudaraan yang tak lekang oleh ruang dan waktu.....sampai saat kami dipertemukan kembali di syurgaNya'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TQXoJVurUOI/AAAAAAAAAJU/I6gGP2ZQO_Q/s1600/friendship.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="203" src="http://3.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TQXoJVurUOI/AAAAAAAAAJU/I6gGP2ZQO_Q/s320/friendship.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-1696459969714936729?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/1696459969714936729/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=1696459969714936729&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/1696459969714936729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/1696459969714936729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2010/12/kisah-di-taman-suropati.html' title='Kisah di Taman Suropati'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TQXk5PVCPNI/AAAAAAAAAJQ/HDLzITfX3Zs/s72-c/taman+surapati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-6628758189904876528</id><published>2010-12-12T20:43:00.000-08:00</published><updated>2010-12-12T20:43:09.157-08:00</updated><title type='text'>Cinta yang sederhana</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TQWkKCh4rgI/AAAAAAAAAJM/7Q7EDk0DzkY/s1600/love.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="315" src="http://4.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TQWkKCh4rgI/AAAAAAAAAJM/7Q7EDk0DzkY/s320/love.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Dalam penantianku (menunggu kedatangan dosen tercinta yang supersibuk dan susah ditemui)&lt;br /&gt;Dalam sepiku (karena ditinggal temen sekelompok. huhu. Hehe, santai aja kali)&lt;br /&gt;Dalam kosongku (belum makan maksudnya. hehe)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jari ini pun tergerak untuk menari di sebuah kehidupan di sisiku, yang membukakan dirinya untukku (laptop temen maksudnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;satu kata itu terlintas begitu saja&lt;br /&gt;CINTA (lebaaaaaaaai gilaaa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebuah legenda tanpa akhir. yang dapat menjadi kekuatan terbesar dari seseorang, dan dapat pula menjadi titik terlemahnya.&lt;br /&gt;sebuah sejarah abadi yang selalu memiliki cerita, menghiasi kehidupan dengan warnanya, melengkapi kreatifitas sehingga tak kenal rasa bosan di sisi para pemerannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(pasti kalian berpikir saya sedang jatuh cinta? haha. nggak la yaaaaai, emangnya ngomongin cinta cuma urusan kayak gitu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kecil dahulu, waktu masih bocah dan masih suka hura2. Saya mengenal yang namanya &lt;b&gt;Cinta Monyet&lt;/b&gt;. Meskipun saya selalu bertanya2, kenapa namanya harus Cinta Monyet? kenapa gak Cinta Kucing, Cinta Ayam, atau cinta binatang yang lainnya? Mungkin jawabannya adalah monyet merupakan primata yang memiliki kedekatan genetik paling besar dengan manusia.Orang tidak percaya akan ada tuhan bahkan mengatakan bahwa para makhluk pohon itu adalah nenek moyang kita. Kalau saya mah, membantah jelas2 kepercayaan yang tidak rasional itu (secara scientific juga kagak ada buktinya meen).&lt;br /&gt;Ada yang bilang biarkata cinta monyet, tapi kalau itu yang pertama bisa jadi yang paling indah.&lt;br /&gt;Biarkata Cinta monyet, tapi bisa jadi ketika bertemu kembali akan jadi kisah cinta yang nyata.&lt;br /&gt;Haha, sounds silly....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya, cinta monyet itu adalah murni kekonyolan dari anak-anak yang terpengaruh kondisi hormonnya dan gak ada hubungannya sekali dengan cintna sejati. Kalau memang cinta monyetnya adalah jodohnya, ya itu beda sebab. Jadi, memelihara jenis cinta yang satu ini jelas saja super konyol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, pastinya pernah denger juga kan yang namanya &lt;b&gt;Cinta Buta&lt;/b&gt;? &lt;i&gt;Weits&lt;/i&gt;, kalau jenis cinta yang satu ini unrecommended deh. Ini jenis cinta yang dapat menjadikan seseorang berhati malaikat jadi berhati malapetaka. Merubah persahabatan menjadi permusuhan abadi. Akan banyak sekali kehilangan orang yang mengerti diri kita. Cinta Buta ini saya berani menyebutnya sebagai Cinta yang super Bodoh. Ih.... &lt;br /&gt;mau aja dikadalin sama Cinta model kayak gini. Istighfar boi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus, terus, ada nih yang namanya &lt;b&gt;Cinta Mati&lt;/b&gt;. Waduh. Kalau yang ini lebih unrecommended lagi dah. Dengernya aja udah serem, Jadi, kabar2nya, kalau cintanya gak didapat, dia milih mati. Ini benar2 hyperkonyol. Mati, cuma gara2 cinta? Oh, &lt;i&gt;come on guuuys&lt;/i&gt;. Sejarah kekonyolan dunia roman dimulai dari jenis cinta ini. Sudah hampir dipastikan nyemplung ke neraka atuh. Tap ada loh, yang langsung nyemplung ke surga. Ya, kalau dia mati gara2 cintaNya pada Allah dalam keadaan syahid saat jihad fii sabilillah (haha, kalau ini beda konteks lah ya). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi yang namanya &lt;b&gt;First Love&lt;/b&gt;. Ini nih, katanya cinta yang paling indah loooh. Yah, saya tidak menampik itu. Tapi, menurut saya jenis ini hanya jenis cinta sebagai pembelajaran tentang fenomena cinta itu sendiri. Bagus kalau bisa mengatasinya, tapi kalau nggak. Jatuhnya balik ke cinta monyet loooh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Love at the first Light&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Cinta Pandangan Pertama. Haha, pandangan pertama itu anugrah, pandangan selanjutnya musibah looooh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalau yang ini nih...yang jadi andalannya para Novelis, Sutradara, Penyanyi yang ber &lt;i&gt;genre&lt;/i&gt; Roman. Bahasa Inggrisnya &lt;b&gt;TRUE LOVE&lt;/b&gt;, bahasa Indonesianya BENAR CINTA (haha..maksudnya CINTA SEJATI). Cerita klasiknya itu ada dua orang yang saling mencintai. cintanya terhalang oleh kondisi, terpisahkan oleh waktu dan ruang. Tapi cintanya tetap abadi, hingga mereka diketemukan dalam kondisi yang masih saling mencintai. Hmm, kedengarannya meskipun pasaran tapi terkesan menyenangkan. Cinta sejati adalah cinta yang sesungguhnya, cinta yang menjadi takdirmu, cinta yang akan menemanimu melewati hidup dan bertahan hingga akhir zaman. kedengarannya hebat bukan? Tapi boi, gak ada seorang pun di dunia ini yang dapat membuktikannya dengan mudah. Bahkan perceraian adalah salah satu contoh bahwa cinta sejati bahkan tak bisa dibuktikan hanya karena pernikahan dari dua orang yang saling mencintai. (heheee, gaya eui). Jadi, berhentilah bermimpi untuk menemukan Cinta Sejati itu, melainkan biarkan Cinta Sejati itu yang menenmukanmu. Percaya sepenuhnya pada Takdir yang telah ditetapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cinta Haqiqi&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;ini yang saya sangat suka. Cinta Haqiqi itu cuma ada satu...yaitu Cintanya ALLAH S.W.T&lt;br /&gt;gak ada pembantahan tentang hal ini okey....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, sekarang masuk ke pembicaraan yang sesungguhnya&lt;br /&gt;inilah &lt;b style="color: red;"&gt;CINTA&lt;/b&gt; yang &lt;b style="color: #660000;"&gt;SEDERHANA&lt;/b&gt; versi saya...&lt;br /&gt;yaitu ketika kamu mencintai...... dan kamu menghargai&lt;br /&gt;yaitu ketika kamu mencintai...... tapi tak harus memiliki&lt;br /&gt;yaitu ketika kamu mencintai.....&amp;nbsp; bertambah baik keimananmu&lt;br /&gt;yaitu ketika kamu mencintai.....&amp;nbsp; tak pernah luput menyertakan ALLAH sebagai penuntun hatimu&lt;br /&gt;yaitu ketika kamu mencintai.....&amp;nbsp; tak perlu harus mati karenanya, tak perlu tersiksa&amp;nbsp; karenanya&lt;br /&gt;yaitu ketika kau mencintai.......&amp;nbsp; kamu begitu bahagia dan penuh dengan rasa syukur, tanpa memberitakan ke dunia bahwa kamu jatuh cinta&lt;br /&gt;yaitu ketika kamu mencintai..... cukup ALLAH dan hatimu yang mengetahui&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena cinta itu bukan untuk diumbar&lt;br /&gt;karena cinta itu bukan untuk diumumkan di status facebookmu&lt;br /&gt;karena cinta itu begitu bersih tetapi amat mudah untuk ternoda&lt;br /&gt;dan cinta yang sederhana itu mencegah semakin banyak noda yang menghampiri&lt;br /&gt;karena cinta itu.....biarkan mengalir seperti air yang mengalir tenang&lt;br /&gt;Jika terlalu banyak noda yang menumpuk, maka kotorlah ia&lt;br /&gt;Jika terlalu deras mengalir dan meluap2, banjirlah di sekitarnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadi, sederhanakan cintamu....&lt;br /&gt;sesederhana hatimu yang damai&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-6628758189904876528?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/6628758189904876528/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=6628758189904876528&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/6628758189904876528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/6628758189904876528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2010/12/cinta-yang-sederhana.html' title='Cinta yang sederhana'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TQWkKCh4rgI/AAAAAAAAAJM/7Q7EDk0DzkY/s72-c/love.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-1897511973064019863</id><published>2010-11-24T00:04:00.000-08:00</published><updated>2010-11-24T00:04:10.832-08:00</updated><title type='text'>Perjuangan</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Aku sendirian&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Berkali-kali kata-kata itu terucap olehku yang miskin rasa syukur dan kesabaran itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Berat&lt;/i&gt;.&lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Berkali-kali perih dan sakit terasa ketika kurasakan besarnya beban yang tiba-tiba muncul bertubi-tubi. Menyita waktuku hingga aku lupa bagaimana caranya bermimpi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kuatkah aku?&lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Pertanyaan yang berkali-kali pula muncul setiap aku menatap amanah yang menari di depan mataku, menunggu untuk kusambut dan kujalankan dengan penuh kesanggupan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;Saudaraku&lt;/i&gt;,&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tahukah kamu arti kata perjuangan? Perjuangan itu adalah kesendirian. Perjuangan itu juga bukanlah sebuah kemudahan. Perjuangan itu juga akan diselimuti keraguan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Itulah perjuangan. Terkadang menuntut airmata. Jatuh dan terluka adalah hal yang biasa.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tapi tahukah kamu? Bahwa perjuangan itu juga adalah keikhlasan. Karena itu, meskipun sendiri, tetap bisa kau rasakan indahnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Perjuangan itu juga adalah kepercayaan. Seberapapun beratnya, tak akan membuatmu kalah dan menyerah selama percaya masih ada.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Perjuangan itu juga penegakkan cita-cita. Maka hanya orang-orang yang kuatlah yang dapat bertahan. Dan kekuatan itu asalnya dari hati.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Mengapa perjuangan amat PAHIT…..&lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Karena sesungguhnya surga itu,,,teramat INDAH &lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-1897511973064019863?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/1897511973064019863/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=1897511973064019863&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/1897511973064019863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/1897511973064019863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2010/11/perjuangan.html' title='Perjuangan'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-3794719067627551059</id><published>2010-11-06T19:18:00.000-07:00</published><updated>2010-11-06T19:18:44.837-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='persahabatan'/><title type='text'>Sahabatku</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TNYMY4X-mwI/AAAAAAAAAJI/y7AnroXX4Hw/s1600/friend22.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TNYMY4X-mwI/AAAAAAAAAJI/y7AnroXX4Hw/s320/friend22.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Sahabatku...&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Bukti apa yang harus kuberikan untuk membuatmu percaya bahwa aku benar2 mencintaimu karena 4wi?&lt;br /&gt;Aku tidak mengerti caranya menggunakan persahabatan kita. &lt;br /&gt;Yang ku tahu, melihatmu bahagia adalah kebahagiaanku yang tak tergantikan. Melihatmu sedih dan kecewa, menyisakan keperihan dalam hatiku. Aku sungguh tak kuasa jika harus menyakitimu dgn kata2 dan perbuatanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sungguh, hatiku jauh lebih sakit, air mataku mengalir tanpa henti, kecemasanku tak pernah hilang tatkala mengetahui bahwa kau semakin jauh. Melihatmu berubah drastis. Prasangka tumbuh di hatimu dan aku tidak bisa mencegahnya, kau pun memutuskan tali ukhuwah yang dulu terjalin indah tanpa memberiku kesempatan untuk memperbaikinya. Sungguh, manusia adalah ladang khilaf dan dosa. Aku pun pernah menjadi seseorang yg sangat hina hingga ingin lenyap segera dari dunia. Tapi, kita tak bisa selamanya terpuruk dalam khilaf. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt; Sahabatku...&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Tak bisakah kau percaya padaku? Bahwa sampai kapan pun, kau adalah kau yang kukenal. Meskipun dunia telah merubahmu besar-besaran. Tapi mengapa kau tak pernah menyambut lagi tanganku? Tangan yang ingin sekali membawamu untuk memperbaiki semua yang telah retak.&lt;br /&gt;Kenapa sama sekali kau tak percaya, bahwa di balik mata yang kau pikir memendam prasangka,benci,dan kecewa sesungguhnya hanya tersisa rindu dan rasa sayang yang besar padamu. Aku sedih sekali, karena kau lebih percaya pada prasangka yang muncul dari masa lalu daripada aku, yang membawa kenyataan menyenangkan untuk masa depan. Kumohon, kembalilah tersenyum kepada kami, seperti dulu. Saat kita berjalan tertatih mencari jati diri, dan menemukannya dalam rajutan persaudaraan di rumah 4wi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Sahabatku....&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; Apa kau tidak tahu? Bahwa aku akan selalu menunggumu untuk percaya lagi padamu. Karena sungguh, aku tidak pernah mengkhianatimu. Ingatkah? Saat semua menjauhimu, hanya aku yang bertahan untuk berada di sampingmu, karena kau begitu percaya padaku dan tak ada dalam kamusku untuk menyia2kan kepercayaan sahabatku. Walaupun aku tahu, kau menyembunyikan segalanya padaku dan memilih orang lain untuk memberikan kepercayaan it. Tapi aku tak apa, aku tetap di sini. Aku masih sama seperti yang dulu. Yang hanya menunggu dan menunggu. Menunggumu mengatakan semua hal itu meski pada akhirnya aku tahu dari orang lain. Tapi aku tetap menunggu seakan2 tidak tahu apa-apa. Karena aku percaya kau masih sahabatku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi penantianku ternyata tak berujung. Hingga hari ini, tak ada satu pun pengakuan darimu yang masih membuktikan bahwa kau masih sahabatku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita terpisah oleh cita2. Tapi aku masih aku yang dulu. Masih aku yang menunggumu untuk percaya lagi padaku. Kepercayaan yang hilang karena prasangka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi. Apakah aku hanya bisa menunggu? Sementara aku melihatmu jatuh semakin dalam ke lubang prasangka. &lt;br /&gt;Sudah kubilang, aku tak mengerti cara menggunakan persahabatan ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-3794719067627551059?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/3794719067627551059/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=3794719067627551059&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/3794719067627551059'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/3794719067627551059'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2010/11/sahabatku.html' title='Sahabatku'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TNYMY4X-mwI/AAAAAAAAAJI/y7AnroXX4Hw/s72-c/friend22.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-1384630302765196316</id><published>2010-09-30T21:18:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T22:17:16.983-07:00</updated><title type='text'>Satu... untuk sebuah Keragaman</title><content type='html'>&lt;i&gt;Orang yang melihat perbedaan, ia akan menemui perselisihan&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Orang yang dapat melihat kesamaan, maka ia akan menemukan sebuah PERSATUAN&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TKVnYmWHV_I/AAAAAAAAAIk/xNKa2R3LPBY/s1600/d1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="217" src="http://3.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TKVnYmWHV_I/AAAAAAAAAIk/xNKa2R3LPBY/s320/d1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keanekaragaman hayati membuat kehidupan di bumi ini menjadi bervariasi. Rantai makanan berputar tanpa henti, selalu ada yang terlahir dan berpulang ke sisi Tuhan setiap detiknya. Ada kala di mana para predator begitu jaya dengan makanan yang melimpah di habitatnya. Tapi pun pasti ada saat di mana para mangsa bisa bernapas lega karena merka tak harus berurusan dengan para gigi tajam yang tiba-tiba menghilang satu per satu.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TKVp92o_BfI/AAAAAAAAAI4/pRkhttyf8_w/s1600/d5.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="277" src="http://2.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TKVp92o_BfI/AAAAAAAAAI4/pRkhttyf8_w/s400/d5.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keanekaragaman hati manusia pun menjadi sebuah roda kehidupan yang tak kalah menariknya dengan rantai makanan yang berputas semakin cepat dan tak beraturan kini. Dimensi kehidupan para pejuang hak asasi, ada kalanya begitu terasa kuat dan melekat di setiap belahan bumi ini. Akan tetapi, di waktu yang bersamaan, dimensi hidup para perusak peradaban yang berkedok pejuang kemerdekaan asasi, mulai melahap setiap semangat memperbaiki bumi secara perlahan. Pemanasan global hanyalah sedikit dari sekian banyak ulah yang dibuat oleh betapa beragamnya hati di setiap manusia ini. Sebuah keberagaman yang begitu kompleks. Jauh lebih kompleks dibandingkan keragaman agama, bangsa, suku, maupun status sosial. keragaman yang di satu sisi dapat membuat era global semakin maju, tetapi di sisi lain, kepedulian terhadap moral dan peradaban semakin purba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, bahwa kita benar-benar hidup di dalam sebuah dunia yang sama sekali jauh dari homogenitas. tidak ada satu pun studi ilmiah yang dapat menjelaskan secara detail berapa banyak ragam kehidupan di planet ketiga setelah Merkurius ini. Perkembangan ilmu dan teknologi setiap waktunya akan terus dan terus menambah jumlah keragaman baik secara biologi, teknik, genetik, sampai ke areal psikologis yang sampai saat ini masih terasa begitu abstrak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu sibuknya dunia ini akan sebuah keberagaman yang kompleks. Segala macam fenomena seperti perdebatan panjang akan sebuah nama spesies baru, kebijakan akan sebuah komunitas yang minoritas di sebuah negara, perselisihan atas perbedaan faham di tengah-tengah masyarakat, dan banyak hal lainnya membuat manusia disibukkan dengan banyak keberagaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa menyenangkan bukan, memiliki keberagaman budaya di negara kita?&lt;br /&gt;Betapa indah bukan, melihat begitu banyak panorama yang mempesona membentang di setiap sudut dunia?&lt;br /&gt;Betapa enak bukan, ketika kita datang ke sebuah rumah makan dan menemukan bagitu banyak pilihan menu lezat yang menggiurkan?&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TKVpbd2LDjI/AAAAAAAAAIs/8nnbN4UcT4k/s1600/d3.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="92" src="http://3.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TKVpbd2LDjI/AAAAAAAAAIs/8nnbN4UcT4k/s400/d3.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ya, keragaman yang seperti ini patut kita banggakan dan kita rayakan. Betapa setiap kita adalah manusia yang beruntung karena terlahir bukan dengan wajah yang serupa. Bahkan para kembar di dunia ini pun tidak berharap jumlah kembar identik mereka adalah lebih dari sepuluh. Keragaman ini patut kita syukuri. Betapa kita terlahir dengan bakat, kemampuan, dan impian yang berbeda-beda. Tidak bisa terbayangkan jika ada sebuah kehidupan di dunia ini yang dihuni oleh manusia-manusia yang semuanya berbakat dan ahli dalam bermain sepakbola. Lalu, siapa yang akan menjadi supporternya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi,&lt;br /&gt;Betapa sedih bukan? ketika banyak suku bertikai, karena perbedaan faham antara mereka&lt;br /&gt;Betapa mengenaskan bukan? perang saudara dan intimidasi kemanusiaan merajalela karena sebuah perbedaan ambisi&lt;br /&gt;Betapa kesal bukan? begitu banyak jelata berkeliaran di muka bumi, sementara para petinggi keliling Eropa dengan semua fasilitas yang didapat dari uang rakyat, karena sebuah perbedaan status sosial..?&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TKVp0767WGI/AAAAAAAAAI0/eLNyLKjn8yc/s1600/d6.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TKVp0767WGI/AAAAAAAAAI0/eLNyLKjn8yc/s320/d6.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;haruskah dirayakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak konsep &lt;i&gt;diversity &lt;/i&gt;yang muncul di setiap belahan bumi ini. Namun, banyak yang melupakan bahwa konsep persatuan adalah sebuah &lt;i&gt;buffer &lt;/i&gt;bagi setiap keanekaragaman yang muncul agar tidak ada sebuah alasan untuk berkilah, bahwa manusia diciptakan benar-benar berbeda. &lt;i&gt;The origin of species&lt;/i&gt; sudah lama sekali dilupakan oleh dunia keilmuan. Tapi masih saja banyak orang yang belum mengerti bahwa gen dalam tubuh kita adalah gen purba, yang sama sekali tidak berevolusi dan tidak berbeda dengan gen manusia 20.000 tahun yang lalu. Metabolisme dalam tubuh kita dalam mengenali dalam setiap benda asing yang masuk adalah sama dengan manusia pada masa Paleolitikum. Kesamaan yang amat signifikan antara manusia super modern saat ini dan manusia yang sangat purba dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep sebuah negara tidak akan pernah meletakkan keberagaman sebagai tujuan utama bangsanya. Sebaliknya, seberagam apa pun sebuah negara, tetap akan mengedepankan sebuah persatuan sebagai hakikat keberlangsungan hidup bangsanya.&amp;nbsp; Konsep ini tergambar lewat motto beberapa negara di belahan dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaysia: &lt;i&gt;Bersekutu Bertambah Mutu&lt;/i&gt; : Bersatu Menjadi Kuat &lt;br /&gt;Pakistan: &lt;i&gt;Yaqeen-mukkam , ittihad , nizam&lt;/i&gt; : "Percaya diri, kesatuan, disiplin"&lt;br /&gt;"Pantai Gading": &lt;i&gt;Union, Discipline, Travail&lt;/i&gt; : "Kesatuan, Disiplin, "Kerja"&lt;br /&gt;Papua Nugini: &lt;i&gt;Unity in Diversity&lt;/i&gt;: "Kesatuan dalam Kepelbagaian"&lt;br /&gt;Tanzania: &lt;i&gt;Uhuru na Umoja&lt;/i&gt; : “Kemerdekaan dan Kesatuan”&lt;br /&gt;Argentina: &lt;i&gt;En Unión y Libertad&lt;/i&gt; : Dalam persatuan dan kemerdekaan&lt;br /&gt;Belgia: &lt;i&gt;Eendracht maakt macht&lt;/i&gt;/&lt;i&gt;L'union fait la force&lt;/i&gt;/&lt;i&gt;Einigkeit gibt Stärke&lt;/i&gt; : "Bersatu teguh"&lt;br /&gt;Georgia : ძალა ერთობაშია! (Dzala ertobashia) : “Bersatu teguh”&lt;br /&gt;Haiti: &lt;i&gt;L'union fait la force&lt;/i&gt; : "Persatuan adlah kekuatan"&lt;br /&gt;Jerman: &lt;i&gt;Einigkeit und Recht und Freiheit&lt;/i&gt; (Unity and justice and freedom"), "Persatuan dan keadilan dan kemerdekaan"&lt;br /&gt;Namibia: &lt;i&gt;Unity, liberty, justice&lt;/i&gt;, "Kesatuan, kemderdekaan, keadilan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TKVqSzdqVXI/AAAAAAAAAI8/TX_8ayEg0mc/s1600/d7.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TKVqSzdqVXI/AAAAAAAAAI8/TX_8ayEg0mc/s1600/d7.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan tentu saja sebuah semboyan Bhineka Tunggal Ika, menjadi sebuah motto bangsa Indonesia yang juga mengedepankan Satu untuk keragaman yang kompleks. Dan makanya artinya adalah Berbeda-beda tapi Satu jua, bukan Satu tapi berbeda-beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TKVnlREwVVI/AAAAAAAAAIo/Eu12fmXjzCE/s1600/d2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TKVnlREwVVI/AAAAAAAAAIo/Eu12fmXjzCE/s1600/d2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Mari rayakan keragaman, lewat sebuah perasaan yang SATU. *mzf*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-1384630302765196316?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/1384630302765196316/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=1384630302765196316&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/1384630302765196316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/1384630302765196316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2010/09/satu-untuk-sebuah-keragaman.html' title='Satu... untuk sebuah Keragaman'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/TKVnYmWHV_I/AAAAAAAAAIk/xNKa2R3LPBY/s72-c/d1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-3338454083469355056</id><published>2010-08-22T02:08:00.000-07:00</published><updated>2010-10-19T00:16:47.582-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wisata'/><title type='text'>Pesona Karimun Jawa</title><content type='html'>&lt;div style="color: black;"&gt;Aku tidak akan pernah mengira akan berada di tempat ini. Setelah sekian lama hidup di tengah kebisingan kota, kemacetan warna-warni angkutan umum, kepenatan yang ditimbulkan oleh polusi yang merajalela, setidaknya menghirup udara segar di pulau sebrang membuat seluruh sel-sel dalam tubuhku menemukan semangatnya kembali. Meski harus menghitam karena efek &lt;i&gt;sunburn&lt;/i&gt; yang begitu kuat, tapi semua pesona yang telah kudapatkan tak akan pernah menorehkan sedikit penyesalan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Ini adalah kisahku di sebuah pulau yang baru setahun lamanya &lt;i&gt;booming&amp;nbsp; &lt;/i&gt;sebagai salah satu tepat wisata yang paling diincar di Indonesia. Membutuhkan waktu enam jam dengan kapal ferry untuk mencapai darmaga tempat yang termasuk Kabupaten Jepara&lt;span style="color: black;"&gt;, Jawa Tengah jika berangkat dari pelabuhan tempat kelahiran R.A Kartini itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;i&gt;Saran keberangkatan dengan kapal ferry&lt;/i&gt;: Yakinkan bahwa Anda bisa mendapatkan tiket kelas VIP yang hanya berbeda sekian puluh ribu itu dengan tiket ekonomi jika Anda ingin merasa baik-baik saja selama enam jam perjalanan dengan cuaca yang sangat bagus. tapi jika tidak bisa mendapatkannya, datanglah lebih awal untuk mendapatkan posisi duduk yang menguntungkan. Anda juga bisa menikmati perjalanan cepat lewat jalur semarang atau bahkan dengan jalur yang super cepat yaitu lewat transportasi udara. Pada intinya tempat yang saya maksud dan telah membuat saya jatuh cinta karena keindahannya adalah terjangkau oleh apa pun status Anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Nama tempat itu adalah Karimunjawa yang merupakan kepulauan di Laut Jawa Dengan luas daratan ±1.500 hektar dan perairan ±110.000 hektar &lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Berdasarkan legenda yang beredar di kepulauan, Pulau Karimunjawa ditemukan oleh Sunan Muria. Legenda itu berkisah tentang Sunan Muria yang prihatin atas kenakalan putranya, Amir Hasan. Dengan maksud mendidik, Sunan Muria kemudian memerintahkan putranya untuk pergi ke sebuah pulau yang nampak &lt;i&gt;"kremun-kremun"&lt;/i&gt; (kabur) dari puncak Gunung Muria agar si anak dapat memperdalam dan mengembangkan ilmu agamanya. (mungkin ini asal-usul nama ferry yang membawa saya dan ke teman-teman ke tempat itu untuk yang pertama kalinya). Karena tampak &lt;i&gt;"kremun-kremun"&lt;/i&gt; atau samar-samar maka dinamakanlah pulau tersebut Pulau Karimun. Rasanya cocok dengan nama ini karena perjalanan yang cukup lama untuk tiba di sana.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Sejak tanggal 15 Maret 2001, Karimunjawa ditetapkan oleh pemerintah Jepara sebagai Taman Nasional. dan sudah kira-kira setahun tempat ini menjadi incaran parawisata oleh wisatawan asing dan domestik. Karimunjawa adalah rumah bagi terumbu karang, hutan bakau, hutan pantai, serta hampir 400 spesies fauna laut, di antaranya 242 jenis ikan hias. Beberapa fauna langka yang berhabitat disini adalah elang laut dada putih, penyu sisik, dan penyu hijau.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Pesona bawah laut merupakan pesona utama yang ditawarkan oleh kepulauan ini. Kepulauan Karimunjawa menjadi surga dari para penyelam &lt;i&gt;(diver)&lt;/i&gt;. Anda dapat melakukan berbagai kegiatan di dalam jernihnya air. Berenang, menyelam &lt;i&gt;(diving)&lt;/i&gt;, atau &lt;i&gt;snorkeling&lt;/i&gt; akan terasa menyenangkan. Bahkan, saat berada di salah satu pulau yang saya lupa namanya, terumbu karang yang sangat indah dapat&amp;nbsp; terlihat jelas di atas permukaan laut.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDS66xF5xI/AAAAAAAAAF0/LrWXvWwu5Uc/s1600/DSCF2331.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDS66xF5xI/AAAAAAAAAF0/LrWXvWwu5Uc/s320/DSCF2331.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;nb: foto ini saya ambil sendiri dari atas permukaan&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDjnhTRCXI/AAAAAAAAAHs/HfT5qBMk3Zk/s1600/DSCF2229.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDjnhTRCXI/AAAAAAAAAHs/HfT5qBMk3Zk/s320/DSCF2229.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Ombak di Karimunjawa tergolong rendah dan jinak, dibatasi oleh pantai yang kebanyakan adalah pantai pasir putih halus. Yah..mungkin ini salah satu bedanya wisata karimunjawa dengan wisata pulau dewata. Tempat&amp;nbsp; ini adalah surga buat para penyelam tapi bukan tempat yang cocok buat peselancar. Akan tetapi, Pasir putih yang membentang di semenanjung pantai bersih nan indah merupakan daya tarik yang luar biasa dan tak akan pernah terlupakan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDVahwuBjI/AAAAAAAAAF8/Yc0sIyJGvcM/s1600/DSCFx2149.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDVahwuBjI/AAAAAAAAAF8/Yc0sIyJGvcM/s320/DSCFx2149.JPG" width="121" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;i&gt;Scenery&lt;/i&gt; di gambar samping adalah salah satu sudut pulau cilik. konon di tempat ini cuma di huni satu orang nenek-nenek dengan sebuah gubuk. Bisa dilihat bahwa ada tiga gradasi warna yang dapat kita saksikan dari pulau ini, yaitu warna putih dari pasir pantai yang bersih, warna biru muda dari tepi pantai dan warna biru tua yang menggambarkan laut yang agak dalam. Menuju pulau-pulau di sekitar pulau utama hanya menggunakan perahu nelayan, dan percayalah, rasanya menyenangkan. Bahkan ada sebuah perjalanan saat lautan cukup beromba k. Saat itu, duduk di bagian terdepan kapal merupakan pilihan yang tepat karena kita dapat merasakan ayunan kapal yang naik turun seraya bermain di Kora-kora yang terdapat di dufan, dengan tambahan cipratan air. benar-benar memacu adrenalin."Dufan Gratiiiis" begitulah salah satu seruan teman-tean yang merasakan peristiwa berayun di atas ombak di tengah lautan yang saya maksud. &lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDXmgYSL7I/AAAAAAAAAGE/SSNq6c7Dtmo/s1600/DSCF2071.JPG" imageanchor="1"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDXmgYSL7I/AAAAAAAAAGE/SSNq6c7Dtmo/s320/DSCF2071.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Beberapa penangkaran, seperti penangkaran hiu juga dijadikan obyek wisata yang ditawarkan kepulauan ini. salah satunya terdapat di pulau menjangan (saya lupa menjangan yang mana). di tempat itu, teman-teman saya sedikit mengusik kediaman para hiu kecil dengan berenang di tempat yang sama dengan mereka. Mereka pun sempat mengambilkan bintang laut yang besar untuk saya dan teman-teman yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Bicara tentang laut, bicara tentang pantai. Kurang rasanya jika tidak menyebut-nyebut tentang salah satu panorama alam yang identik tentang romantisme. Yup...&lt;i&gt;sunset &lt;/i&gt;merupakan incaran para wisatawan yang cukup ditunggu. Untuk para penulis, sepertinya tepat ini sangat cocok sebagai pembangun inspirasi novel-novel roman yang segar.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDZCkUghtI/AAAAAAAAAGM/soApdiSYpAg/s1600/DSCF2008.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDZCkUghtI/AAAAAAAAAGM/soApdiSYpAg/s200/DSCF2008.JPG" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDZWbl82cI/AAAAAAAAAGU/CQMiQ4uyl9Y/s1600/DSCF2015.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDZWbl82cI/AAAAAAAAAGU/CQMiQ4uyl9Y/s200/DSCF2015.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDZsnoWRjI/AAAAAAAAAGc/5NVojzNs5ic/s1600/DSCF1998.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDZsnoWRjI/AAAAAAAAAGc/5NVojzNs5ic/s320/DSCF1998.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDbcthXmAI/AAAAAAAAAG0/FnyA-7nFZrg/s1600/DSCF2273.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDbcthXmAI/AAAAAAAAAG0/FnyA-7nFZrg/s320/DSCF2273.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;nb : semua ini saya foto sendiri lho...menyenangkan ternyata mengambil pesona seperti ini dengan tangan sendiri &lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Di sisi yang bertolak&amp;nbsp; belakang dengan pelabuhan, adalah sudut pulau karimun yang dapat menyuguhkan pesona &lt;i&gt;sunrise. &lt;/i&gt;Sayangnya, waktu kami ke sana, awan memenuhi garis cakrawala yang terbentang sehingga hanya dapat melihat kemilau sinar yang indah. Namun, sesuai dengan&amp;nbsp; namanya, Pantai Nirwana, tempat ini menyuguhkan panorama alam yang tak kalah indah di bandingkan sudut pulau lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDa891kiyI/AAAAAAAAAGs/SDqJWgK1aOE/s1600/DSCF2304.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDa891kiyI/AAAAAAAAAGs/SDqJWgK1aOE/s320/DSCF2304.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDasF9tfpI/AAAAAAAAAGk/I2cW_-dgJpg/s1600/DSCF2308.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDasF9tfpI/AAAAAAAAAGk/I2cW_-dgJpg/s320/DSCF2308.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Pernah merasakan sholat di atas pantai pasir putih yang bersih dengan angin yang menyejukkan hati. Itulah yang kami lakukan di tempat bernama Tanjung Gelam. Saya merasakan suasana yang syahdu karena kita di hadapkan dengan sebuah penciptaan yang luar biasa saat berhadapan dengan Sang Pencipta. Mohon maaf karena gabarnya belum bisa ditampilkan. Tapi Tanjung Gelam erupakan tempat denga panorama pantai yang juga luar biasa. terdapat banyak karang besar namun pantai tetap landai. dari tempat ini juga dapat disaksikan secara langsung peristiwa tenggelamnya sang raja siang di ufuk barat.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDc4-7HkdI/AAAAAAAAAG8/6pwgBDpmmOw/s1600/DSCF2238.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDc4-7HkdI/AAAAAAAAAG8/6pwgBDpmmOw/s320/DSCF2238.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDdLGa-2pI/AAAAAAAAAHE/Ew6mFsRkK_0/s1600/DSCF2195.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDdLGa-2pI/AAAAAAAAAHE/Ew6mFsRkK_0/s320/DSCF2195.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Gosong bukan merupakan sebuah pulau. Tapi krena 'bukan pulau' itulah yang menjadikan tempat ini menarik. rasanya dari jauh, Anda akan melihat sesorang berjalan di atas lau. Tapi sebenarnya orang ini berjalan di atas dataran Gosong yang terendam oleh laut. Tempat ini terlihat seperti tumpukan pasir di tengah lautan. Benar-benar unik dan saya tak akan pernah melupakan tempat yang indah itu. Satu lagi pesona wisata karimunjawa yang tidak dapat ditemukan di tempat lain (mungkin).&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDf--pyWqI/AAAAAAAAAHM/bekvnny26NU/s1600/DSCF2389.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDf--pyWqI/AAAAAAAAAHM/bekvnny26NU/s320/DSCF2389.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Tidak hanya menemukan pemandangan yang benar-benar baru. Silahkan &lt;i&gt;secarhing &lt;/i&gt;di google atau di mana pun tentang hewan (benerean hewan lho) yang satu ini. Tapi saya pun sulit menemukannya. Namanya adalah batu bintang (yah..orang sana biasa menyebutnya seperti itu). Bagi yang tahu nama latinnya, pasti akan sangat menolong sekali. Tapi tidak berbeda dengan terumbu karang lainnya, hewan ini adalah hewan yang hidup yang saat ia mati akan mengeras seperti karang. Cuma ingat satu hal, hewan-hewan yang saya sebutkan kecuali cumi-cumi, semua masuk ke dalam Fylum Echinodermata. Dan bulu&amp;nbsp; babi yang saya lihat di sana bukan hanya yang berwarna hitam lho. Sewaktu lagi sholat, di atas sebuah rumah panggung, terlihat pesona hewan-hean tersebut saat saya sedang sujud. Subhanallah. Benar-benar indah.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDhDg-dPAI/AAAAAAAAAHU/B5Kn_VZZ6Q8/s1600/DSCF2163.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDhDg-dPAI/AAAAAAAAAHU/B5Kn_VZZ6Q8/s320/DSCF2163.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDhPoQq3VI/AAAAAAAAAHc/_UAE9xSJYKE/s1600/DSCF2164.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDhPoQq3VI/AAAAAAAAAHc/_UAE9xSJYKE/s320/DSCF2164.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDhZ8RbheI/AAAAAAAAAHk/L58CqL-j4d8/s1600/DSCF2363.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDhZ8RbheI/AAAAAAAAAHk/L58CqL-j4d8/s320/DSCF2363.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Gambar pertama adalah batu bintang yang masih bernyawa. Gambar kedua adalah batu bintang yang sudah mati dan gambar keiga adalah batu bintang dewasa yang sudah mati. Batu bintang dan hewan seperti terumbu karang itu bernyawa, makanya tidak boleh disakiti. Selamatkan terumbu karang!!! Saat kami snorkling, guide kami pun dengan sangat mudah menunjukkan bulu babi yang besar dengan tangan kosong (hati-hati dengan hwan ini, meskipun bisa dimakan dan katanya enak, tapi racunnya cukup menyakitkan jika tertusuk), menunjukkan kepada kami sesuatu yang dinamakan bulu ayam (gambarnya tidak sempat diambil), dan menunjukkan pula cumi-cumi yang cukup besar. Rasanya menyenangkan. Satu hal yang kami ketahui adalah, Don't Take anything from Karimunjawa except Photos!! Jadi, semua hal yang ditangkap, harap dikembalikan ke tempatnya setelah puas berfoto dengannya. ^^&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Begitulah perjalanan saya dan teman-teman Food Scientist and Technologist angkatan 44 akhir agustus lalu. Benar-benar tidak terlupakan. Ada satu lagi yang membuat saya terdecak kagum. Kepulangan kami dengan Kamp. Muria di antar sejenak oleh seekor lumba-lumba cantik berwarna kelabu. (Sebelumnya teman saya juga sudah meliht beberapa saat perjalanan menuju kepulauan, bukah hanya lumba-lumba. tapi juga hiu katanya!!). Saya sering sekali melihat lumba-lumba beraksi di Ancol, tapi melihat mamalia air lucu yang jinak terhadap manusia itu berenang dan melompat di atas laut biru indah dengan bebasnya, rasanya.......benar-benar menyenangkan. Sejak hari itu, saya jadi penggemar lumba-lumba yang bebas di lautan yang luas.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDmcDq86xI/AAAAAAAAAH0/vTcrxgWzDks/s1600/dolphin-swim.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDmcDq86xI/AAAAAAAAAH0/vTcrxgWzDks/s320/dolphin-swim.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;nb : karena untuk bisa memotret hewan ini sehingga seperti ini adalah pekerjaan seorang profesional, maka saya berbaik hati untuk tidak melakukannya dan ini adalah satu-satunya foto yang saya download dari internet (haha. memang saya yang tidak bisa melakukannya kok....). Tapi, ini benar-benar sudut pandang, posisi, dan jenis lumba-lumba yang benar-benar saya lihat saat itu. Indah dan cantik.....&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Anda suka laut dan ingin melakukan perjalanan bahari yang tidak biasa?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Rindu bermain dengan pasir pantai yang putih?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;b&gt; Ingin menyaksikan langsung pesona bawah laut yang benar-benar menakjubkan?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Ingin menemukan sesuatu yang benar-benar baru, nyata, dan hidup? &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Saya merekomendasikan tempat ini bagi Anda yang mengaku suka traveling...&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Special Thanks : Panitia Fieldtrip ITP 44, teman-teman ITP 44&lt;b&gt;, &lt;/b&gt;dan Duta Karimun&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDnymcqZII/AAAAAAAAAH8/qfEhkcJBkyI/s1600/40274_1402971871607_1151647384_30945826_8383904_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDnymcqZII/AAAAAAAAAH8/qfEhkcJBkyI/s320/40274_1402971871607_1151647384_30945826_8383904_n.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDoQXlggwI/AAAAAAAAAIE/TzmsGjRIZWk/s1600/41671_1393303986_8224_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="272" src="http://4.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDoQXlggwI/AAAAAAAAAIE/TzmsGjRIZWk/s320/41671_1393303986_8224_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;nb: mohon maaf jika ada salah kata dan kekurangan informasi maupun kesalahan. Salam dunia pangan!!!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-3338454083469355056?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/3338454083469355056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=3338454083469355056&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/3338454083469355056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/3338454083469355056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2010/08/pesona-karimun-jawa.html' title='Pesona Karimun Jawa'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/THDS66xF5xI/AAAAAAAAAF0/LrWXvWwu5Uc/s72-c/DSCF2331.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-4274773339418833341</id><published>2010-04-25T23:05:00.000-07:00</published><updated>2010-04-25T23:05:52.217-07:00</updated><title type='text'>Tempat ternyaman</title><content type='html'>Aku suka sekali tempat ini.&lt;br /&gt;pemanasan global yg smakin terasa di kabupaten bogor tidak mengurangi sama sekali kesejukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantai tiga al hurriyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tmpat ini, sering kali terdengar kicau burung, dan suara angin. Seakan2 tidak sedang hidup d kota seribu angkot yang sesak.&lt;br /&gt;Penat dan lelah akibat padatnya aktifitas akademik dan kelembagaan luntur seketika tatkala merasakan sujud yg teduh di atas keramik coklat yg berkilau bagai kaca (good job buat yg rajin ngebersihin.hehe).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di berbagai sudut langit2, porselen bertuliskan lafadz 4wi seakan2 menyinari setiap doa2 yg terlantunkan. Kubah dari bangunan ini bukanlah tercipta dari emas,tapi aku bisa rasakan kemegahan cahaya islam di dalamnya. Permadani mewah juga tidak menghiasi lantai tmpt ini,tp ak tahu persis bahwa siapa pun bs terlelap nyenyak krn kenyamanan tmpt ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ha,ceritaku tdak selesai sampai sini. Kuperkenalkan tmpat ini, lantai tiga al huriyah. Tempat yg paling kurindukan saat ramadhan tiba. Kalau saja tdak dbatasi jam malam, rasanya ingin sekali tenggelam dalam syahdu di setiap malam ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bukan aktivis masjid seperti SMA dulu. Tapi, aku bisa kapan pun datang ke tempat ini. Mengembalikan energi2 positif yang sering kali hilang oleh dinamika kampus yang semakin rumit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang ingin kuberitahukan kepada kalian adalah.....&lt;br /&gt;ketika bogor tidak memberimu ruang untuk bernapas tanpa polusi dan sengatan panas,&lt;br /&gt;ketika ipb tidak memberimu ruang untuk merefreshkan diri dari beban studi yang semakin berat,&lt;br /&gt;ketika aktifitas kampus tidak lagi memberimu ruang untuk melemaskan otot2 yg semakin tegang oleh amanah yang bertubi-tubi,&lt;br /&gt;ketika semua temanmu terlalu sibuk untuk memberimu ruang bercerita, datanglah ke tempat ini dan percayakan padanya untuk membantumu seperti terlahir kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok bisa? Jelas saja, tempat ini sudah menjadi saksi nyata dan menjadi tabungan air mata taubat dan perasaan ikhlas dari ribuan doa dan sujud dari hamba 4wi. Di tempat ini, tertampung semangat2 dakwah dan jihad yang tak pernah mati. Di tempat ini pula, kalimatullah tak pernah sepi untuk terlantunkan.&lt;br /&gt;Dan dari tempat ini,kerinduan kita akan masjidil haram akan semakin bertambah. Sungguh, tidak ada yang lebih baik dari rumah 4wi untuk menyelamatkan diri dari tumpukan energi negatif dari kita yang lemah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cintailah masjid, ramaikanlah ia. Niscaya dia pun akan selalu tersenyum padamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/S9UtIpA9fhI/AAAAAAAAAFs/Z9X7QQXqWCA/s1600/alhur.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/S9UtIpA9fhI/AAAAAAAAAFs/Z9X7QQXqWCA/s320/alhur.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-4274773339418833341?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/4274773339418833341/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=4274773339418833341&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/4274773339418833341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/4274773339418833341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2010/04/tempat-ternyaman.html' title='Tempat ternyaman'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_bfG217gjozM/S9UtIpA9fhI/AAAAAAAAAFs/Z9X7QQXqWCA/s72-c/alhur.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-5380829608173405917</id><published>2010-03-10T05:24:00.000-08:00</published><updated>2010-03-10T05:24:18.358-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='suara hati'/><title type='text'>aku tidak akan pernah kehilangan langkahku</title><content type='html'>Nick Santonastasso, anak yang berbakat,Ia dapat bermain drum dan piano, telah menguasai dua jenis skateboards dan sedang mempelajari bagaimana cara cara berenang. Nick bahkan memenangkan suatu kontes seni New Jersey untuk suatu gambar poster yang menarik.“Aku harus mampu seperti yang dilakukan oleh orang lain” kata Nick kepada ABCNEWS.COM. Ketika ditanyakan bagaimana dia bermain skateboard tanpa kaki, dengan sederhana Nick Santonastasso menjawab “Aku hanya melompat ke atas.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oscar Pistorius, pelari Afrika Selatan, penyandang medali perak dan perunggu Paralympics (Olimpiade Penyandang Cacat) 2004. Oscar Pistorius, seorang sosok yang optimistik. Dia membuat sendiri slogannya sebagai "Yang Tercepat, Tanpa Kaki". Dan bersemboyan "Anda tidak mampu bukan karena ketidakmampuan Anda, tapi Anda mampu karena kemampuan yang Anda miliki". Jika seorang Oscar Pistorius mampu melaju secepat kilat dan mengatasi keterbatasannya, tentu tidak ada alasan buat kita untuk mencari-cari alasan dan keterbatasan kita. Kita harus mampu melaju dengan kemampuan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratih Kumala Dewi, seorang wanita sempurna secara fisik. ia bisa berlari, sejauh apa pun yang ia mau. ia dapat berjalan, menuju tempat mana pun yang ia inginkan. suatu saat, ia merasa dirinya stagnant, tetap pada pergerakan yang sama, jalan di tempat kalau kata orang. rasa sakit membuatnya terhenti dan terlalu lama berpikir. hanya berpikir. Terkadang menangis karena rasa sakit itu, meskipun selanjutnya ia menyesal kenapa harus ada air mata yang keluar. kalau bukan karena rasa sakit, iaa terhenti karena rasa tak mampu. Tak mampu berdiri menyambut hari dan sejuta amanah di setiap jamnya. Tak mampu berlari untuk menyambut semua mimpi yang sudah terlanjur terukir yang telah membuatnya jatuh berkali-kali hingga ia tak mau terjatuh lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia bukan Nick, Ia bukan pula seorang Oscar. Ia masih bisa berlari, ia bisa pergi ke mana pun ia mau. Ia bukan Manusia Tanpa Kaki. lalu..tak malukah ia dengan mereka? di saat ada rastusan Nick dan ratusan Oscar di dunia ini meraih mimpi-mimpinya, ke mana Ia dengan nikmat ALLAH yang begitu luas yang melekat di seluruh kehidupannya. ke mana rasa syukur yang harusnya melebihi manusia-manusia inspiratif itu...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan besarnya, Ke mana akan dilanjutkan Langkahnya??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setiap hembusan yang didapat adalah kesempatan&lt;br /&gt;setiap berkas sinar yang terpantulkan menjadi warna-warna indah di balik retina mata adalah kekuatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kesempatan dan kekuatan untuk melangkah lebih jauh.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena seberapa jauh langkah kita, tidak pernah diukur dari jauhnya berlari kita dengan kedua kaki kita&lt;br /&gt;karena banyaknya tempat yang kita singgahi, tidak pernah diukur dari seberapa kuat kita berjalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka.....manusia itu, manusia yang masih bisa berjalan dengan kedua kaki itu bergerak kembali dalam kehentiannya.....&lt;br /&gt;"Aku Tidak Akan Pernah Kehilangan Langkahku"......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saat kita terjatuh...dan hanya diam saja....kunamakan itu PUTUS ASA&lt;br /&gt;saat kita terjatuh...lalu bangkit dengan segera, tak peduli meski pun harus terjatuh lagi...kukenal itu sebagai KEGIGIHAN.&lt;br /&gt;maka...BERGERAKLAH...karena tanpa itu, kita tak akan pernah dapat BANGKIT dari RASA SAKIT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-5380829608173405917?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/5380829608173405917/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=5380829608173405917&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/5380829608173405917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/5380829608173405917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2010/03/aku-tidak-akan-pernah-kehilangan.html' title='aku tidak akan pernah kehilangan langkahku'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-285055174390782078</id><published>2010-02-14T21:11:00.000-08:00</published><updated>2010-02-14T21:13:40.157-08:00</updated><title type='text'>Terima Kasih Semut Merah</title><content type='html'>dari 19 Desember 2009 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di sini kita pernah bertemu&lt;br /&gt;mencari warna seindah pelangi&lt;br /&gt;ketika kau mengulurkan tanganmu&lt;br /&gt;membawaku ke daerah yang baru&lt;br /&gt;dan hidupku kini ceria........&lt;br /&gt;kini dengarkanlah dendangan lagu tanda ingatanku&lt;br /&gt;kepadamu teman, tanda ikatan ukhuwah&lt;br /&gt;kan bersimpul padu...&lt;br /&gt;kenangan bersamamu&lt;br /&gt;tak kan kulupa walau badai datang melanda&lt;br /&gt;walau bercerai jasad dan nyawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengapa kita ditemukan&lt;br /&gt;dan akhirnya kita dipisahkan&lt;br /&gt;mungkinkan menguji kesetiaan, kejujuran, dan kemanisan iman&lt;br /&gt;Tuhan berikan aku kekuatan&lt;br /&gt;.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Brother, untukmu teman-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini adalah salah satu lagu yang selalu membuat ratih teringat dengan B15, kelas TPB tercinta yang gak akan terlupakan seumur hidup. bahkan, masa2 gak penting bersama mereka bisa mendadak menjadi jauh lebih terkenang dibandingkan pengalaman pertama menginjakkan kaki di GWW sebagai mahasiswa IPB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lagu ini juga yang membuat ratih selalu teringat, akan keberadaan teman2 di SMA. tentang laskar Bahrul Ulum yang tak tergantikan oleh apa pun di dunia ini, tempat ratih pertama kali mengerti arti keberadaan ratih di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bersama mereka semua, ratih pernah mengalami hari-hari yang luar biasa. berlari bersama, tertawa bersama, menangis, terjatuh dan terbangun lagi. bersama mereka, ratih menemukan tangan2 yang selalu terulur, senyum yang selalu merekah hanya untuk menghapuskan segala penat pada setiap pagi yang hampir selalu ada. indah bukan...ketika dapat menemukan mereka yang menyatakan kesediaannya untuk tetap menjadi sahabat walaupun harus.......berpisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan selama satu tahun di BEM Fateta ini bukan hal yang lurus lurus saja. Akan ada saat di mana kita merasa sendirian, tertinggalkan, kehilangan, tertekan, marah, kesal, bahkan sesekali ingin rasanya berteriak dan menghancurkan sesuatu. Tapi tidak bisa dipungkiri juga bahwa di satu sisi, banyak saat di mana kita merasakan perjuangan bersama yang indah, memiliki teman2 yang telah terseleksi dan terbukti secara nyata kesetiaannya pada kebersamaan ini, ada kalanya kita merasa semangat ini begitu tinggi, bahkan terlalu tinggi sehingga seluruh pagi terasa begitu indah. Atau, ada kalanya juga di mana kita merasa bahwa langkah ini begitu tepat meski pun harus terasa sakit, harus bercucur keringat, harus berkali-kalli terjatuh, tapi senyum di sekitar kita menghapuskan semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well….buat BPH yang selalu semangat mengkondisikan kami semua…semut-semut nakal, Buat K Randi denga perjuangannya, buat K Ajias, K Oni, dan Dati dengan semangat yang tanpa lelah, buat reza dengan garingnya (ha ha..piss za), buat Kak Erlin dan Kak Henry dengan semua nasihatnya. Gut Danke…..ich liebe ihr (ha ha…kayakanya salah nih bahasa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat pejuang keuangan, Biker, tuk Kak Tya dan Kak Ade,terinspirasi banget sama semangat dan senyum kalian(maju terus ya kak Red’s co nya….oke dah buat bang ojak, adi, dkk)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PSDM dengan segala aktivitasnya yang padat, salut deh pokoknya. Meski pun harus kehilangan kak Risma, tapi masih ada Ichank kan??pejuang banget dah si ichank di tengah anak2 kayak Imam, Herga, Ismet, ka Nurwan, dkk (he he piss…..)Haha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat Sarah, Kak Arif dan anak2 advokasi lainnya(suhe,k azis, k widya, bener2 power ranger), beserta anak2 soskemas di bawah pimpinan ka Tika yang penuh semangat dan kak Winda yang total abis pergerakannya( he he), kepedulian kalian kepada anak2 fateta benar2 hebat. 4 jempol dah pokoknya…he he&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubeks…dengan Kak Aria yang di akhir2 ini seperti single parent, dengan melihat semangat ichad dan rima dan anak2 lainnya tetap membuat ratih salut. You’r the best dah pokoknya. Red’s go ke UI tuh oke banget pokoknya, gak terlupakan. tanx buat websitenya juga yang oke!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan untuk pemikiran yang hebat, buat Kak Pandu dan anak buahnya,sinta, ka gonggo, k ipul, k nana, dan kyo (mau disebut apa? Pejuang legislative atau penggemar eksekutif?he he)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;juga untuk pejuang2 agroteknologi di Agritech dengan semangat tanpa henti dari Rahman dan Oki. Dan dari anak2 lainnya tentunya.Salut. Salut. Bersyukur banget bisa kenal kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan secara khusus, rasa salut ini, rasa terima kasih ini, dan rasa syukur ini untuk anak2 gokil yang menemani hari2 di BEM penuh segala macam rasa nano nano. K Muthi, K Nyez, K Devina, K Yos, Ipunk, Atsenk, Banu, Pandu, Riza, Andri. Enta harus berkata apa….terlalu sulit untuk diucapkan (he he)&lt;br /&gt;O iya…..lupa, buat anak2 BEM Muda juga. Hmm………dengarkan kata hatimu nak…..do the best, di mana pun berada, yang penting kontributif dan amanah. He he(so tua banget yee….)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus kukatakan bahwa perjalanan ini tidak semuanya menyenangkan, tapi dengan bangga kukatakan bahwa perjalanan di BEM Fateta benar2 tidak tergantikan, tidak akan terlupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kusimpulkan bahwa perjalanan ini begitu indah, dengan semua masalah yang dihadapi, dengan semua ujian dan tantangan yang ada. Karena kita tahu…..masalah itu ada untuk mendewasakan kita.&lt;br /&gt;Dan inilah yang harus benar2 ratih katakan. Bahwa ratih sungguh berterimakasih atas segala yang telah BEM Fateta berikan : pengalaman yang hebat, teman2 yang luar biasa, masa-masa yang menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika mendengar lagu Untukmu Teman, absolutely, nama Semut Merah akan ada dalam setiap lirik lagu itu (lebay mode on).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah...sekarang, aku akan menlanjutkan langkah ini bersama Merah Saga dan pasukannya, estafet perjuangan sudah dimulai....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-285055174390782078?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/285055174390782078/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=285055174390782078&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/285055174390782078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/285055174390782078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2010/02/terima-kasih-semut-merah.html' title='Terima Kasih Semut Merah'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-768334170760398293</id><published>2010-02-14T20:57:00.000-08:00</published><updated>2010-02-14T20:57:50.223-08:00</updated><title type='text'>MERAH SAGA…….sebuah nama untuk perjuangan kami……</title><content type='html'>&lt;i&gt;ini adalah deskripsi panjang tentang nama kabinet BEM FATETA 2010 :&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk beberapa orang, mungkin ada yang baru saja mengenal istilah ini. Kalau dalam bahasa inggris, Merah Saga itu adalah Bright Red (jadi…bukan Saga Red ya….). warnanya….adalah benar2 merah Fateta (karena merahnya kita itu bukan Merah hati, merah maroon, apalagi merah muda kan….). So, dengan kata lain, nama MERAH SAGA adalah identitas kita yang kental dengan Fateta.  tidak perlu berpikir dan mempertanyakan terlalu lama MERAH SAGA itu kabinetnya siapa, karena sekali dengar pasti tahu kalau itu miliknya Fateta…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Filosofis biji Saga&lt;/b&gt; :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biji saga adalah biji berwarna merah, yang kecil dan memiliki tekstur yang kuat, dan tidak untuk dimakan. Mengapa Saga? mengapa harus biji saga? Teman2, biji saga itu memiliki perjuangan yang sangat hebat untuk hidupnya. Meski harus tertiup anging yang kencang, jatuh dari pohonnya, bahkan tak jarang terinjak, tapi warna merahnya yang membara itu tak pernah pudar. Kulitnya sulit untuk diretakkan. Ini sangat filosofis sekali karena Fateta pun tak akan pernah mau memudarkan warnanya, melunakkan semangatnya, hanya karena ancaman, dan beribu-ribu kecaman yang datang bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biji Saga itu, ada di mana-mana. Berpencar…..tetapi, mereka tetap biji Saga. Warna merah mereka homogen. Dan apa pun habitatnya, orang-orang tetap mengenalnya sebagai biji Saga. Kita pun demikian. Mobilitas anak2 Fateta, anak2 BEM Fateta sangat tinggi. Tetapi, di mana pun kita berada, bagaimana pun aktivitas kita, sejauh apa pun kesuksesan kita, identitas sebagai mahasiswa Fateta tidak akan pernah lepas, karena sudah melekat begitu erat, seperti melekatnya warna merah pada biji Saga maka merah Fateta pun adalah identitas kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Akronim SAGA&lt;/b&gt; :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun solidaritas. Begitulah katanya kekuatan Fateta tahun ini. Sinergisitas dengan HIMPRO dan LK lainnya adalah titik temu kita untuk tahun solidaritas tersebut. Maka nama SAGA bisa berarti SAtu GerAkan, SAtu GebrAkan, SAtu GrAtifitasi, SAtu GenggAman, sAtu GAgasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam MERAH SAGA…..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-768334170760398293?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/768334170760398293/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=768334170760398293&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/768334170760398293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/768334170760398293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2010/02/merah-sagasebuah-nama-untuk-perjuangan.html' title='MERAH SAGA…….sebuah nama untuk perjuangan kami……'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-1517807191942548431</id><published>2010-01-25T05:15:00.000-08:00</published><updated>2010-01-25T05:17:03.934-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>Tarbiyah itu sederhana</title><content type='html'>artikel ini saya dapatkan dari Group PKS ku yang kucinta..dan say sangat suka dengan artikel ini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau harus menjelaskan kesan dari fenomena tarbiyah dalam satu kata saja, saya akan menggunakan kata kunci : “sederhana”. Ya, tarbiyah memang sebuah proses yang sangat sederhana, bersahaja, apa adanya, dan begitu mudah untuk dipahami. Tidak ada rahasia macam-macam, tidak ada resep khusus, tidak ada tips dan trik beraneka ragam yang bisa diajukan. Tarbiyah memang semestinya tetap sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Anda membaca risalah-risalah dakwah Hasan al-Banna, niscaya tidak akan Anda temukan pembahasan yang berat-berat, meliputi pembicaraan semacam filsafat, pemikiran dan semacamnya. Segala yang disampaikannya sederhana dan mudah dipahami. Tapi mungkin memang itulah kunci suksesnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. sendiri menjalankan proyek dakwahnya dengan sangat sederhana. Apa yang tidak bisa dipahami? Tuhan itu hanya satu, karena itu lupakan segala ketergantungan pada yang lain. Kembali pada ajaran tauhid Nabi Ibrahim as. yang murni, lepaskan diri dari segala bid’ah yang dipicu oleh hawa nafsu. Tinggalkan segala keberingasan jahiliah, berhenti membunuhi anak-anak perempuan, dan mulailah menjadi manusia yang baik. Sisihkan sebagian rizki buat orang lain, peliharalah kejujuran dalam kondisi apa pun. Jangan banyak mengeluh, karena kesabaran di dunia akan dibayar mahal dan tunai di akhirat. Bagian mana dari ajaran Islam yang sulit dipahami?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para sahabat pun merespon dakwah Rasulullah saw. dengan cara yang amat sederhana, bahkan boleh dibilang kekanak-kanakan. Ketika mereka mendengar perintah untuk menyisihkan sebagian rizki yang didapatnya, mereka langsung gelisah memikirkan rizki yang mana yang sebenarnya merupakan jatah orang lain. Saking gelisahnya sampai-sampai Abu Bakar ra. memutuskan untuk menyedekahkan saja semua hartanya di jalan Allah. Mereka menerima perintah apa adanya, dengan pengertian yang paling sederhana. Demikianlah generasi terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang tidak berpunya mengadukan kegundahan hatinya pada Rasulullah saw. Jika memang begitu besar keutamaan sedekah, maka orang-orang miskin adalah pihak yang paling buruk nasibnya. Begitu sederhana cara mereka merespon perintah Allah, dan sederhana pula solusinya : setiap orang tidak dibebani melainkan menurut kemampuannya masing-masing. Banyak harta artinya banyak kewajiban. Kalau tidak punya harta, setidaknya masih ada tenaga dan jiwa untuk dibaktikan di jalan yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Datang pula para Muslimah kepada Rasulullah saw. dengan pikirannya yang amat sederhana. Kaum lelaki mendapatkan banyak keutamaan dengan mencari nafkah dan jihad di jalan Allah ; lalu bagaimana nasib para Muslimah yang memfokuskan hidupnya untuk keluarga? Rupa-rupanya Islam memang telah mengadakan pembagian tugas yang amat jelas bagi lelaki dan perempuan. Para Muslimah tidak dibebani kewajiban untuk mencari nafkah dan ber-jihad karena mereka memiliki tugas yang sangat besar, yaitu memastikan kontinuitas dakwah dengan melahirkan dan membesarkan kader-kader handal yang akan mengharumkan bumi dengan kebaikan. Dari merekalah lahir orang-orang besar, dan kepada mereka pulalah para pejuang Islam mencari ketentraman hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa sederhananya cara para sahabat merespon dakwah Rasulullah saw. Mereka mulai segala sesuatunya dengan cara yang paling sederhana. Setiap ayat yang mereka simak dari lisan Rasulullah saw. dicerna sedapat mungkin, dihapalkan, dipelajari, kemudian diamalkan. Mereka tidak malu melakukan amal sekecil apa pun, karena yakin bahwa kebaikan secuil pun akan menggunung jika dilakukan secara konsisten. Ketika melihat Rasulullah saw. shalat, mereka pun shalat. Qiyamul lail biar dua rakaat pun tak mengapa ; hanya hapal surah Al-Ikhlash dan An-Naas pun tak masalah. Bahkan orang pedalaman yang mengira dirinya wajar untuk kencing di dalam Masjid pun menerima ajaran Rasulullah saw. secara bertahap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah tarbiyah, segalanya serba sederhana. Tarbiyah bukan berarti harus langsung berjilbab panjang, harus langsung tilawah 1 juz per hari, harus langsung shalat Dhuha setiap hari, dan sebagainya. Satu-satunya ‘yang harus’ adalah memiliki aqidah yang benar, yaitu yang berdasarkan tauhidullah. Kalau syarat ini sudah dipenuhi, maka ia berhak menerima tarbiyah. Tidak perlu mencibir kekurangannya, karena justru kekurangan pribadi itulah yang menyebabkan tarbiyah itu urgen bagi setiap Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini saya menjumpai kader tarbiyah yang tidak lagi sederhana pikirannya. Ketika bicara tarbiyah yang muncul dalam pikiran hanya partai. Ada akhwat yang tadinya tidak berjilbab kini mengenakan jilbab yang ‘mencekik leher’, tapi masih juga dipandang sinis. Padahal, untuk sebuah langkah itu saja, ia mesti menempuh banyak rintangan, termasuk orang tua yang pikirannya masih sekuler. Ia sudah mati-matian men-tarbiyah dirinya sendiri, tapi apa dinyana saudara-saudaranya sendiri tidak memberi dukungan yang wajar didapatnya. Ada kader dakwah yang memandang segala sesuatunya dengan serba apatis. Bagaimana mau dakwah kalau objek dakwahnya tidak mau mendengar? Bagaimana mau menebar kebaikan jika negara tidak mendukung? Bagaimana mau memperbaiki nasib jika intelektualitas umat begitu rendah? Bagaimana umat mau diterima doanya kalau rizkinya masih berasal dari yang haram dan syubhat? Bagaimana mau maju kalau ekonomi umat terpuruk terus? Padahal pertanyaan yang seharusnya diajukan adalah : apa yang akan kita dakwahkan kalau segalanya sudah serba ideal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasan al-Banna adalah seorang lelaki yang amat sederhana, menggunakan pola pikir yang amat sederhana, dan memandang segala sesuatunya dengan amat sederhana. Ia mendirikan organisasi berdasarkan konsep yang amat sederhana, dan dengan sangat bersahajanya dipilihkanlah nama : Ikhwanul Muslimin. Pesan dari nama ini begitu kuat namun mudah dipahami : setiap Muslim itu bersaudara. Inilah semangat yang menjadi karakter dalam dakwahnya. Sederhana, bukan? Memang, tapi justru yang seperti inilah yang dulu sempat membuat kekuatan zionis ketar-ketir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://akmal.multiply.com/journal/item/614/Tarbiyah_Itu_Sederhana_Saja&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-1517807191942548431?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/1517807191942548431/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=1517807191942548431&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/1517807191942548431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/1517807191942548431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2010/01/tarbiyah-itu-sederhana.html' title='Tarbiyah itu sederhana'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-3170722846356189973</id><published>2009-02-19T20:46:00.001-08:00</published><updated>2009-02-19T21:40:11.395-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='persahabatan'/><title type='text'>A Real Friend</title><content type='html'>Anyone can stand by you when you are right, but a Friend will stand by you even when you are wrong...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A simple friend identifies himself when he calls. A real friend doesn't have to.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A simple friend opens a conversation with a full news bulletin on his life. A real friend says, "What's new with you?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A simple friend thinks the problems you whine about are recent. A real friend says, "You've been whining about the same thing for 14 years. Get off your duff and do something about it."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A simple friend has never seen you cry. A real friend has shoulders soggy from your tears.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A simple friend doesn't know your parents' first names. A real friend has their phone numbers in his address book.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A simple friend hates it when you call after he has gone to bed. A real friend asks you why you took so long to call.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A simple friend seeks to talk with you about your problems. A real friend seeks to help you with your problems.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A simple friend, when visiting, acts like a guest. A real friend opens your refrigerator and helps himself.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A simple friend thinks the friendship is over when you have an argument. A real friend knows that it's not a friendship until after you've had a fight.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A simple friend expects you to always be there for them. A real friend expects to always be there for you&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-3170722846356189973?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/3170722846356189973/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=3170722846356189973&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/3170722846356189973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/3170722846356189973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2009/02/real-friend_19.html' title='A Real Friend'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-1279968924793435692</id><published>2009-02-18T17:35:00.000-08:00</published><updated>2009-02-18T17:37:07.823-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='techno'/><title type='text'>Hotel di bawah laut terbesar berada di Dubai</title><content type='html'>Dubai berencana akan membangun hotel di dalam air dengan kedalaman sekitar 20 meter dengan nama Hydropolis dan akan mempunyai 220 kamar yang berbentuk seperti gelembung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bagian dasar hotel akan terdapat sebuah terowongan dengan panjang 515 meter yang dapat mengantar penumpang untuk melihat keindahan bawah laut dengan kereta otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hotel ini rencananya akan selesai pada tahun 2009 dan akan "menelan" biaya sekitar US$ 600 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda berencana untuk "mencicipi" suasana hotel bawah laut ini, siapkan uang anda minimal Rp. 50.000.000 per malam (maaf, itu bukan per bulan yah). . . . . :D &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;HP terbaru dari Sony Ericsson&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Posted on November 6th, 2007 by Otakku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sony Ericsson akan mengeluarkan 3 HP terbaru mereka bersamaan dengan musim liburan tahun ini (akhir tahun).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 seri terbaru mereka adalah W890i, W380i dan K660i&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;W890i adalah HP dengan fungsi 3G, Walkman, 3,2 MP unuk kamera dan menggunakan software terbaru (Sony's walkman media player).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;W380i adalah HP seri Walkman untuk mid-level yang mempunyai fungsi Gesture (gerakan) untuk menjalankan beberapa fungsi di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;K660i dengan display yang dapat dilihat secara vertikal dan horisontal sehingga memudahkan kita terutama pada saat browsing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, ada cursor on screen ala Opera yang tentu saja lebih memudahkan dalam melakukan klik pada saat kita sedang browsing (berselancar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kita tunggu saja kehadirannya di Indonesia sebentar lagi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sumber berita&lt;br /&gt;Sony Ericsson’s three rumored phones, W890i, W380i and K660i by Nov 6th!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-1279968924793435692?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/1279968924793435692/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=1279968924793435692&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/1279968924793435692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/1279968924793435692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2009/02/hotel-di-bawah-laut-terbesar-berada-di.html' title='Hotel di bawah laut terbesar berada di Dubai'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-152393848862362407</id><published>2009-02-18T17:22:00.000-08:00</published><updated>2009-02-18T17:23:17.996-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news'/><title type='text'>AS Kehilangan Sepertiga Senjata di Afghanistan</title><content type='html'>Kamis, 19/02/2009 07:51 WIB Cetak |  Kirim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum apa-apa, AS sudah menuai banyak masalah di Afghanistan. Baru sekitar satu pekan tentara AS dalam jumlah besar mendarat di Afghanistan, mereka sudah kehilangan senjatanya. Jumlahnya tidak tanggung-tanggung, mencapai hampir sepertiga persediaan senjata mereka atau lebih tepatnya sekitar 87.000 buah senjata. Ini menurut laporan pemerintah AS sendiri yang dilansir CNN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AS sendiri mengirim pasukan sebanyak 17.000 dan menargetkan akan terus ditambah hingga menjadi 70.000 orang dengan total jumlah senjata sampai 242.000 buah. Khusus untuk persenjataannya saja, AS sudah mengeluarkan biaya lebih dari 120 juta dollar AS dengan item senapan angin, senapan mesin, dan roket. Total, kongres AS menggelontorkan dana untuk perang Afgahnistan kali ini sebesr 16,5 milyar dollar AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah AS pun ternyata selama ini kesulitan mengumpulkan (atau meminta) senjata kepada negara lain, sedangkan saat ini mereka mengaku membutuhkan tambahan senjata sebanyak 135.000 buah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pihak yang menduga dan curiga kalau senjata yang hilang itu sebenarnya dijual oleh tentara AS sendiri kepada orang Afghansitan. (sa/cnn)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.eramuslim.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-152393848862362407?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/152393848862362407/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=152393848862362407&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/152393848862362407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/152393848862362407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2009/02/as-kehilangan-sepertiga-senjata-di.html' title='AS Kehilangan Sepertiga Senjata di Afghanistan'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-3187314737818503830</id><published>2009-02-18T17:17:00.000-08:00</published><updated>2009-02-19T21:40:51.017-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah inspirasional'/><title type='text'>PERBEDAAN PERSEPSI</title><content type='html'>Ada seorang ayah yang menjelang ajalnya di hadapan sang Istri berpesan DUA hal kepada 2 anak laki-lakinya :&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; - Pertama : Jangan pernah menagih hutang kepada orang yg berhutang kepadamu.&lt;br /&gt;- Kedua     : Jika pergi ke toko jangan sampai mukanya terkena sinar matahari.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Waktu berjalan terus. Dan kenyataan terjadi, bahwa beberapa tahun setelah ayahnya meninggal anak yang sulung bertambah kaya sedang yang bungsu menjadi&lt;br /&gt;semakin miskin.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pada suatu hari sang Ibu menanyakan hal itu kepada mereka.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jawab anak yang bungsu :&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Ini karena saya mengikuti pesan ayah. Ayah berpesan bahwa saya tidak boleh menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadaku, akibatnya modalku susut&lt;br /&gt;karena orang yang berhutang kepadaku tidak membayar sementara aku tidak boleh menagih".&lt;br /&gt;"Juga Ayah berpesan supaya kalau saya pergi atau pulang dari rumah ke toko dan sebaliknya tidak boleh terkena sinar matahari. Akibatnya saya harus naik&lt;br /&gt;becak atau andong, padahal sebetulnya saya bisa berjalan kaki saja, tetapi karena pesan ayah itu, akibatnya pengeluaranku bertambah banyak".&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kepada anak yang sulung yang bertambah kaya, sang Ibu pun bertanya hal yang sama.&lt;br /&gt;Jawab anak sulung :&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Ini semua adalah karena saya mentaati pesan ayah. Karena Ayah berpesan supaya saya tidak menagih kepada orang yang berhutang kepada saya, maka saya tidak&lt;br /&gt;pernah menghutangkan sehingga dengan demikian modal&lt;br /&gt;tidak susut".&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Juga Ayah berpesan agar supaya jika saya berangkat ke toko atau pulang dari toko tidak boleh terkena sinar matahari, maka saya berangkat ke toko sebelum&lt;br /&gt;matahari terbit dan pulang sesudah matahari terbenam.&lt;br /&gt;Karenanya toko saya buka sebelum toko lain buka, dan tutup jauh sesudah toko yang lain tutup."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Sehingga karena kebiasaan itu, orang menjadi tahu dan tokoku menjadi laris, karena mempunyai jam kerja lebih lama".&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MORAL CERITA&lt;/span&gt; :&lt;br /&gt;Kisah diatas menunjukkan bagaimana sebuah kalimat di tanggapi dengan presepsi yang berbeda. Jika kita melihat dengan positive attitude maka segala kesulitan&lt;br /&gt;sebenarnya adalah sebuah perjalanan membuat kita sukses tetapi kita bisa juga terhanyut dengan adanya kesulitan karena rutinitas kita... pilihan ada di&lt;br /&gt;tangan anda.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;'Berusahalah melakukan hal biasa dengan cara yang luar biasa'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.lautanindonesia.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-3187314737818503830?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/3187314737818503830/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=3187314737818503830&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/3187314737818503830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/3187314737818503830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2009/02/perbedaan-persepsi.html' title='PERBEDAAN PERSEPSI'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-3476672624934051984</id><published>2009-02-17T21:21:00.000-08:00</published><updated>2009-02-19T21:41:15.434-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='suara hati'/><title type='text'>Rasa Bersalah Dan Kerinduan</title><content type='html'>Telah lama aku pergi menggalkan semuanya&lt;br /&gt;sendiri.....&lt;br /&gt;terpisah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jauh mengejar mimpiku saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seakan tak pernah peduli jiwa-jiwa yang pernah bermain bersama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rasa bersalahkah ini?? atas langkah yang hilang bertahun2 lamanya&lt;br /&gt;atas pkebersamaan yang tak kunjung ada&lt;br /&gt;atas masa lalu yang terlupakan begitu saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ataukah hanya sekedar kerinduan....?&lt;br /&gt;karena bertahun lamanya tak menatap senyum dan tawa itu&lt;br /&gt;karena bertahun lamanya aku pergi bersama keegoisanku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mimpi...kenapa hanya padaku kau datang dan menghanpiri&lt;br /&gt;Mimpi...kenapa karena mu harus kutinggalkan semua masa lalu  ku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kini...aku hanya bisa terdiam menyaksikan rangkaian kisah hidup masa laluku&lt;br /&gt;diam....dan tak berbuat apa-apa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bukan persahabatan laskar pelangi yang terjadi....&lt;br /&gt;hanya sepotong kisah kanak-kanak yang tinggal kenangan saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka....kubiarkan bayang-bayang masa lalu itu tergantikan oleh tawa-tawa mungil yang berlari dari kejauhan, menggapai tanganku dan memanggilku...kakak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya...anak-anak pengukir masa depan itu. tak akan kubiarkan mereka tumbuh tanpa mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk adik-adikku....untuk teman-temanku...hiduplah dengan mimpi....hiduplah dengan cita-cita... mengandalkan keberadaan untuk menggapai masa depan adalah sulit bagi kita. maka....hanya mimpi yang dapat membuat kita memiliki masa depan secerah mentari. aku sudah buktikan itu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cobalah....dan ajarkan pada anak-anak pengukir sejarah bangsa ini.&lt;br /&gt;ajari mereka untuk bermimpi&lt;br /&gt;ajari mereka cara untuk meraihnya&lt;br /&gt;ajari mereka untuk lebih banyak memberi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ajari mereka dengan...TAQWA....&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;untuk semua praktisi akademika....ukirlah mimpi-mimpi untuk meraih masa depan...dan buat;ah penerus kita untuk memikirkannya juga&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-3476672624934051984?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/3476672624934051984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=3476672624934051984&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/3476672624934051984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/3476672624934051984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2009/02/rasa-bersalah-dan-kerinduan.html' title='Rasa Bersalah Dan Kerinduan'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-3927591334268674152</id><published>2009-02-10T20:33:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T20:44:15.643-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='persahabatan'/><title type='text'>Sebuah Kado Bernama “DOA”</title><content type='html'>&lt;em&gt;kisah ini pertama kali gw publish ke salah seorang temen gw di B15 waktu dia ulang tahun....&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bulan itu kembali bertanya……&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Tuhan…kenapa aku tercipta sendiri di langit ini. Kosong……hampa….gelap…tak ada teman. Hanya ada bebatu angkasa yang hilir mudik di tata surya ini. &lt;br /&gt;Ya Tuhan…..aku hanya satu2nya satelit untuk bumi ini…..&lt;br /&gt;Kenapa aku tidak seperti satelit milik Saturnus…atau Uranus…mereka yang berputar mengelilingi planet ini tidak sendirian…..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Maka untuk sebuah jawaban yang bermakna..Tuhan pun menjawab….&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sendirian??? Dengan begitu banyak manusia yang menatap tatkala purnama bersinar&lt;br /&gt;Dengan begitu banyak kalimat pujian atas malam yang terang……&lt;br /&gt;Dengan begitu banyak mimpi yang terjadi saat dirimu mengangkasa di langit malam bumi?&lt;br /&gt;Sendiriankah??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bulan itu kembali bertanya..&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi Ya Tuhan…..dengan begitu banyak manusia yang menatapku di bawah sana…aku tetap sendirian di langit yang gelap ini…..?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tuhan kembali menjawab……&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Senidiran?? Apakah tidak kau perhatikan…langit malam tak pernah sepi. Selalu ada purnama yang menyinari…selalu ada bintang-bintang yang ikut menghiasi. Bintang-bintang itu susah payah mengirimkan cahaya dari perjalanan waktu sebanyak jutaan tahun lamanya…hanya untuk menemanimu.&lt;br /&gt;Bintang-bintang itu pun tetap menemanimu bercahaya……meski ia telah lama redup…..&lt;br /&gt;Sendiriankah??&lt;br /&gt;Matahari!!! Matahari yang bersinar dan membakar semangat planet-planet lain untuk tetap bertahan di tata surya itu…..memberikan cahayanya padamu…untuk bisa bersinar indah..menggantikan dirinya yang tidak bisa bersinar di malam hari.&lt;br /&gt;Sendiriankah kau???”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan itu tersenyum…dan kini….ia tidak sedih lagi…tidak bertanya lagi…ia tahu…Sang Pencipta mengerti apa yang terbaik untuk semua ciptaanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Bulan itu ibaratkan kita…seorang manusia biasa. Yang lemah….rapuh..dan selalu mempertanyakan banyak hal. Kita yang tidak pernah puas dengan semua nikmat yang telah 4WI berikan.&lt;br /&gt;Bulan itu adalah kita……manusia yang selalu ragu. Seakan masih kurang keimanan kita untuk meyakini bahwa 4WI tahu apa yang terbaik untuk hambaNya.&lt;br /&gt;Malam adalah kehidupan…..terkadang, membuat kita terlena….karena tenangnya…karena begitu banyak hal yang terjadi di malam hari. Namun terkadang, membuat kita merasa sepi karena kesunyiannya. Memandang hidup….sama seperti memandang malam…. Kita bisa berpikir malam itu menyenangkan karena ketika itu…kita mulai bisa merajut mimpi kita sendiri… namun, kita juga bisa berpikir malam itu terlalu sunyi… dan setiap detik yang terlewati seakan mempertegas garis kesendirian itu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bintang-bintang itu adalah sahabat dan mimpi-mimpi kita…&lt;br /&gt;Seorang sahabat…tak harus selalu ada.. tidak harus selalu bersama. Seperti bintang-bintang itu…. Saling berjauhan..jauuuuuuh sekali. Bahkan tidak terjangkau oleh ruang dan waktu. Tapi….persahabatan tidak mengenal ruang dan waktu itu. Cahaya itu akan tetap sampai pada malam..meski pun harus melewati perjalanan waktu jutaan tahun lamanya… bahkan ketika dunia telah usai menemani cahaya mereka…bintang-bintang itu tetap memiliki sinarnya di malam hari. Itulah persahabatan bulan dan bintang….&lt;br /&gt;Lalu….matahari itu….. itulah sahabat yang sejati….. sebuah ukhuwah di tingkat tertinggi…pengorbanan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya……matahari tidak memiliki sinarnya sendirian…itulah kita…itulah B15…itulah persahabatan yang tak pernah mati. Cahaya yang menyilaukan mata di siang hari…dan menyenangkan hati di malam hari….adalah kisah hidup di setiap tingakatan ukhuwah. Sebuah timbal balik yang tak ternilai harganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk persahabatan ini…..untuk Bulan, Bintang, Malam dan Matahari dalam kehidupan&lt;br /&gt;Inilah kado sesungguhnya dari kami….&lt;br /&gt;Sebuah ikrar tentang persahabatan yang tak akan mati…..&lt;br /&gt;Semoga………purnama akan tetap ikhlas bersinar di malam hari. Mengisi kembali gelapnya gulita, meyakinkan kembali bahwa masih ada mimpi untuk esok hari.&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-3927591334268674152?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/3927591334268674152/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=3927591334268674152&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/3927591334268674152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/3927591334268674152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2009/02/sebuah-kado-bernama-doa.html' title='Sebuah Kado Bernama “DOA”'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-4213461994291744138</id><published>2009-01-13T23:31:00.000-08:00</published><updated>2009-02-19T21:41:53.954-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='suara hati'/><title type='text'>dan hari ini,,,akan kuubah jalanku</title><content type='html'>kini aku sedang  berada di dalam labkom....&lt;br /&gt;ketika pertama kali ke sini melalui F-Tour..lab ini jauh berbeda. masih menggunakan CRT yang kotak dan gak keren itu, panas,,,dan tidak meyakinkan, bahkan kecepatan internet connectionnya pun diragukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi sekarang...semua telah berubah. ruangan yang 'nggak bnget' itu berubah manjadi 'waaah'. dengan fasilitas yang oke dan modern, lab kom yang tadinya meragukan itu kini  beubah menyenangkan......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perhatikanlah...perubahan itu indah bukan??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka suatu hari nanti..aku ingin ada orang yang berkata...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Ratih..semua telah berubah...berubah menjadi lebih baik lagi...'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan hari ini....akan kuubah jalanku....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-4213461994291744138?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/4213461994291744138/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=4213461994291744138&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/4213461994291744138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/4213461994291744138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2009/01/dan-hari-iniakan-kuubah-jalanku.html' title='dan hari ini,,,akan kuubah jalanku'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-8071034602315572917</id><published>2008-12-04T05:36:00.000-08:00</published><updated>2009-02-19T21:42:19.702-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>POLITIK?? sebuah kontroversi</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;jangan pernah jadi politikus, hanya membawa keburukan saja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;jauhi dunia politik...karena itu akan membuatmu sengsara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebuah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;statement&lt;/span&gt; yang teramat aneh. saya pikir, kesalahan terbesar dani konsep dan pernyataan ini adalah satu hal... POLITIK itu seharusnya bukanlah sebuah profesi. itu yang orang kebanyakan tidak bisa memahaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terserah mau setuju atau tidak.&lt;br /&gt;tapi politik bukan sebuah keprofesian. politik hanyalah sebagian dari ilmu sosial dan ilmu kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pendidikan itu politik&lt;br /&gt;sains itu juga politik&lt;br /&gt;masalah pangan...juga masalah politik&lt;br /&gt;dunia &lt;span style="font-style:italic;"&gt;entertainer&lt;/span&gt; pun adalah sebuah perpolitikan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau, bagian mana dalam kehidupan ini yang benar-benar lepas dari politik??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahkan..anggota DPR pun BUKAN seorang POLITIKUS!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mereka hanya menjalankan sebuah fungsi legislasi yang berasaskan ilmu perpolitikan..dan TIDAK PERNAH.... berpiikir politik adalah keprofesian mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;islam sendiri pun mengajarkan adanya perpolitikan. masalahnya adalah...politik itu di &lt;span style="font-style:italic;"&gt;cap&lt;/span&gt; sebagai salah satu bentuk yang tidak bagus karena pelaku nya telah menyalahgunakannya. tidak ada bedanya dengan seorang ilmuwan yang menjadi jahat karena telah menciptakan seorang virus berbahaya untuk dijadikan senjata biologis....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tolong di renungkan....( untuk kak L yang benci banget sama Kuda!!! )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-8071034602315572917?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/8071034602315572917/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=8071034602315572917&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/8071034602315572917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/8071034602315572917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2008/12/politik-sebuah-kontroversi.html' title='POLITIK?? sebuah kontroversi'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-1861188734106844538</id><published>2008-11-26T00:32:00.000-08:00</published><updated>2008-11-29T21:30:59.671-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='suara hati'/><title type='text'>dan aku rindu</title><content type='html'>saudaraku...ALLAH benar-benar baik ya.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku pernah meminta gar aku mendapatkan kembali keluarga yang utuh....&lt;br /&gt;tapi ALLAH tidak memberikannya...ALLAH tidak menyatukan kembali apa-apa yang kini telah bercerai berai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi...ALLAH memberikan yang lebih dari itu..lebih dari UTUH. aku memiliki banyak sekali keluarga....dan percayalah itu sangat menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keluarga intiku yang tadinya hanya sekian orang...kini sudah sekian banyak orang. awalnya, sangat sulit menerima itu semua.  tapi ternyata...aku pun tahu..bahwa aku adalah anak yang sangat beruntung sekali memiliki mereka semua. hadiah-hadiah terindah dalam kemasan bernama FAMILY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keluiarga sekunderku...keluarga yang telah menemukan diriku hingga terbungkus rapi seperti ini. kebanggaan-kebanggaanku, sayang dan rinduku, tempatku pertama kali menemukan cita-cita dan tujuan hidup ini. mereka semua terangkum dalam sebuah yayasan alumni dan keluarga besar yang sangat kukagumi. SILAKBAR 2008 kemarin telah mempertemukanku dengan keluarga sekunderku ini. dan percayalah...aku benar-benar merindukan mereka. rsanya...perjalanan Bogor-Jakarta-Bogor sama sekali bukan masalah dan sama sekali tidak melelahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu, apakah B15..ITP44 akan menjadi keluarga di hatiku?? itu terserah ALLAH...yang mengatur hati-hati teman-temanku untuk menjadi satu dalam sebuah tujuan yang mulia. sesuatu yang mempertemukan aku dengan teman-teman rohis. sesuatu bernama PERJUANGAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;luv u all....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-1861188734106844538?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/1861188734106844538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=1861188734106844538&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/1861188734106844538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/1861188734106844538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2008/11/dan-aku-rindu.html' title='dan aku rindu'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-2938182730371768615</id><published>2008-10-19T01:06:00.000-07:00</published><updated>2008-10-19T01:17:08.269-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='suara hati'/><title type='text'>aku akan tetap tersenyum</title><content type='html'>telah banyak yang terlewati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan mereka tak tahu&lt;br /&gt;air mata yang selama ini keluar di balik senyuman&lt;br /&gt;keresahan di balik kegembiraan&lt;br /&gt;kegundahan di balik kebahagiaan&lt;br /&gt;rasa sesal sepenuh hati, di balik kebanggaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku menyimpannya jauh di dalam kenangan yang terlupakan&lt;br /&gt;dan aku akan kubiarkan orang lain mengetahuinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;biarkan aku menjadi apa ang orang-orang inginkan&lt;br /&gt;dan aku tak akan mengeluh lagi&lt;br /&gt;aku tak mau mengemis pengertian&lt;br /&gt;aku bosan menuntut kepercayaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka kuputuskan membuang diriku yang lama&lt;br /&gt;dan menjadi aku yang sekarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan kisah itu hanya menjadi masa lalu&lt;br /&gt;untukku dan hanya untukku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semua akan berjalan seperti air yang mengalir&lt;br /&gt;tak akan lagi ku memohon untuk mendapatkan apa yang kuinginkn&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sahabatku adalah sepiku&lt;br /&gt;temanku adalah sunyiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebuah kebersamaan dalam keheningan&lt;br /&gt;dan aku percaya, aku akan tetap tersenyum&lt;br /&gt;bahkan ketika dunia tetap membodohi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;buat apa berharap pada kenyataan palsu??&lt;br /&gt;daripada menunggu kisah yang tak pasti&lt;br /&gt;lebih baik kuukir kisah itu sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bukan sebuah kisah negri dongeng yang indah&lt;br /&gt;hanya sebuah kisah sederhana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di mana ada sebuah pulau yang membuang semua harapannya&lt;br /&gt;dan membangun impiannya sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku percaya aku bisa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan aku tak peduli...&lt;br /&gt;bahkan jika kita tak bisa bersama lagi sahabat....&lt;br /&gt;aku ingin lepas&lt;br /&gt;aku ingin bebas.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin mengepakkan sayap&lt;br /&gt;dan aku tak mau terjerat kebodohan palsu itu lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;walaupun kau tak akan ada lagi untuk melihatku terbang di atas samudra&lt;br /&gt;aku akan selalu ada untuk melambaikan tangan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini hanya masa lalu&lt;br /&gt;dan aku tahu...sebentar lagi kan usai.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan aku ...akan tetap tersenyum...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-2938182730371768615?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/2938182730371768615/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=2938182730371768615&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/2938182730371768615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/2938182730371768615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2008/10/aku-akan-tetap-tersenyum.html' title='aku akan tetap tersenyum'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-4728719140669143006</id><published>2008-09-24T02:51:00.000-07:00</published><updated>2008-09-24T03:00:28.281-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'></title><content type='html'>aku ingin melangkah lebih lama&lt;br /&gt;aku ingin tertawa lebih dalam&lt;br /&gt;aku ingin waktu ini terhenti saja.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi sesungguhnya..dunia ini pasti berubah&lt;br /&gt;umurku akan terus bertambah&lt;br /&gt;aku akan semakin tertuntut untuk dewasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tidak ada jaminan, kebersamaan ini akan bertahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hai jiwa yang tak tahu apa-apa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku dan diriku yang bodoh itu berkata dalam diam...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengapa kau begitu menyebalkan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tidakkah kau tahu...&lt;br /&gt;dinding itu tahu segalanya&lt;br /&gt;tentangku...&lt;br /&gt;tentang perasaanku...&lt;br /&gt;tentang kehidupanku.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;silahkan kau pikirkan..&lt;br /&gt;apakah yang selama ini telah terjalin&lt;br /&gt;hanya seonggok kisah yang lalu begitu saja&lt;br /&gt;atau telah menorehkan noda yang amat dalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;silahkan kau pikirkan...&lt;br /&gt;apakah semua manusia itu sama&lt;br /&gt;apakah setiap orang memiliki kemampuan adaptasi yang berbeda...??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;silahkan kau pikirkan....&lt;br /&gt;apakah hati ini begitu keras sam[asi satu kebaikan tak akan pernah membekas??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TidaK!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau kau lihat ada ketegaran..&lt;br /&gt;sebenarnya itu hnya usaha untuk menutupi kebodohan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau kau lihat adanya kedataran perasaan&lt;br /&gt;itu hanya usaha menghilangkan kenyataan bahwa senyum itu pernah membekas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekarang..silahkan kau pikirkan...&lt;br /&gt;berbedakah aku dengan yang lain???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk jiwa yang tak pernah tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak kan pernah kubiarkan dunia ini tahu..apa yang sebenarnya ada.&lt;br /&gt;tak kan kubiarkan kau pun tahu...siapa sebenarnya aku dan jiwaku.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku hanya ingin mempertahankan kisah ini...&lt;br /&gt;dan pergi sebagai masa lalu yang akan mati.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-4728719140669143006?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/4728719140669143006/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=4728719140669143006&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/4728719140669143006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/4728719140669143006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2008/09/aku-ingin-melangkah-lebih-lama-aku.html' title=''/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-9021679960780745582</id><published>2008-09-02T19:59:00.000-07:00</published><updated>2008-09-02T20:40:21.512-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kepedulian remaja akan kemanusiaan'/><title type='text'>Kemanusiaan di mata kita....</title><content type='html'>masih ingatkah akan bunyi dari sila ke dua Pancasila??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemanusiaan yang ADIL dan BERADAB....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;well, apa arti Adil? apa arti beradab? Ir Soekarno Alm bukan sekedar mencetuskan kata-kata tersebut sebagai landasan idiil negara kita. beliau tentunya memiliki harapan besar akan sila ke-dua tersebut. harapan bahwa, meskipun kita telah terjajah selama 350 tahun lamanya,&lt;br /&gt;meskipun terlalu banyak kebobrokan dan keterhambatan untuk menjadi negara maju, tapi kita masih memiliki landasan idiil itu,&lt;br /&gt;sebuah landasan yang diharapkan dapat teraplikasikan oleh seluruh Warga Negara Indonesia&lt;br /&gt;sebuah landasan yang tentu saja, menjadi saksi akan perjuangan proklamasi, ketika saatnya kita harus keluar dari keterpurukan penjajahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;landasan itu tidak main-main kawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemanusiaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ADIL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan BERADAB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tahukah kamu seperti apa itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika kita berada di perempatan lampu merah&lt;br /&gt;menemukan begitu banyak peminta-minta&lt;br /&gt;begitu banyak anak terlantar&lt;br /&gt;begitu banyak orang tak berpendidikan yang luluh lantak di kehidupan jalan yang amat keras&lt;br /&gt;begitu banyak pedagang asongan yang menyeka keringat mereka....dengan tangan legam mereka....&lt;br /&gt;begitu banyak pengamen yang mengemis receh demi sesuap nasi..ataupun demi menghindari pungli dari para pelaku utama kerusuhan jalanan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi, masih ada umpatan untuk mereka&lt;br /&gt;umpatan akan ketidaknyamanan dari para pemilik kendaraan pribadi...&lt;br /&gt;yang di dalamnya berada orang-orang yang tak pernah tahu bahwa ada kehidupan malam yang sangat mencekam di tempat yang biasa mereka lalui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apakah kita menjadi salah satunya??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itukah kemanusiaan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita duduk di dalam ruang ber-AC....memandang dengan penuh kantuk dosen ataupu guru yang sedang berbicara....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sementara di luar sana, begitu banyak anak-anak yang putus sekolah&lt;br /&gt;memandang pendidikan sebagai sebuah impian belaka&lt;br /&gt;memandang kesuksesan hanya milik orang-orang kaya....&lt;br /&gt;memandang bahwa seragam hanyalah angan-angan&lt;br /&gt;memandang bahwa kehidupan ini hanyalah soal mencari makan dan bertahan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita berpegang teguh pada sebuah prinsip...&lt;br /&gt;4 sehat&lt;br /&gt;5 sempurna.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sementara tidak sedikit yang mengkategorikan sehat adalah mendapatkan seteguk air&lt;br /&gt;dan sempurna adalah sesuap  nasi??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di manakah kemanusiaan??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika kita dengan tenang berjalan di bawah langit biru.......&lt;br /&gt;bermain bersama teman-teman&lt;br /&gt;melangkahkan kaki menuju masa depan yang dinantikan.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi di seberang sana.......&lt;br /&gt;di negri palestina tepatnya....&lt;br /&gt;para remaja adalah orang-orang yang hanya memiliki satu cita-cita&lt;br /&gt;mempertahankan apa yang mereka punya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;batu......adalah boneka bagi para balita, yang sewaktu-waktu menjadi satu-satunya alat mempertahankan diri dari peluru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;darah...adalah teman para adik kecil kita di sana&lt;br /&gt;keringat...angin bagi kehidupan mereka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;listrik....cahaya....adalah hadiah terindah ketika mereka mendapatkannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan ketenangan...hanya sekedar impian saat ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu....di manakah kita?&lt;br /&gt;di bangku sekolah? bangku kuliah? mengerjakan laporan, tugas, dan hanya berpikir untuk cepat-cepat lulus, mendapatkan pekerjaan dan hidup nyaman?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;teman-temanku.....&lt;br /&gt;remaja adalah pemuda&lt;br /&gt;dan pemuda adalah amanah&lt;br /&gt;seorang remaja telah memiliki amanah sebagai pemuda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan pemuda.......melihat kemanusiaan sebagai sebuah tugas.&lt;br /&gt;melihat kemanusiaan sebagai pekerjaan penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;belajar....&lt;br /&gt;menuntut ilmu.....&lt;br /&gt;organisasi....&lt;br /&gt;minat...&lt;br /&gt;bakat....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semua adalah sarana....&lt;br /&gt;sarana untuk kepedulian akan kesejahteraan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena untuk itulah manusia tercipta. untuk peduli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan karena itulah sila ke-2 Pancasila tercetuskan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seorang proklamator yang terkenal di seluruh dunia itu, berharap..bahwa di tangan para pemuda lah.....yang termasuk di dalamnya remaja Indonesia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemanusiaan yang ADIL dan  BERADAB bisa terukir di hati setiap Warga Negara Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-9021679960780745582?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/9021679960780745582/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=9021679960780745582&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/9021679960780745582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/9021679960780745582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2008/09/kemanusiaan-di-mata-kita.html' title='Kemanusiaan di mata kita....'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-3416046584612972727</id><published>2008-08-14T22:29:00.000-07:00</published><updated>2009-02-19T21:43:00.138-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aktivitas'/><title type='text'>cuma lewat</title><content type='html'>MpKMB...MPF...MPD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;days with ITP  will come....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mesti cepet2 bikin grand design kehidupan nih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-3416046584612972727?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/3416046584612972727/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=3416046584612972727&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/3416046584612972727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/3416046584612972727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2008/08/cuma-lewat.html' title='cuma lewat'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-726342752968856389</id><published>2008-07-29T06:25:00.001-07:00</published><updated>2009-02-19T21:43:38.964-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='suara hati'/><title type='text'>Dan Kecewa Itu Akhirnya Datang Lagi……AAAARRRGGGHHHH!!!!</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Tangisan keduaku hari ini bukan lagi tangis kebahagiaan oleh kebersamaan yang diberikan oleh Irfan cs, tapi sekali lagi sebuah tangis kecewa. Yap…….banyak sekali yang ingin kukatan malam itu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;“&lt;i&gt;Hei….kita, umat muslim memiliki cara tersendiri dalam berdoa, yang mustajab, yang keren, yang menyentuh, bukan dengan cara orang-orang Yahudi itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Aku sayang kepada kalian, aku begitu sayang pada kalian, sungguh aku memang sayang pada kalian, namun, aku lebih ingin disayang ALLAH daripada disayang oleh kalian semua. Dan rasa sayangku tentu saja bukan dengan membiarkan kalian tenggelam dalam kekhilafan yang terlalu dalam. Ayolah, apa kalian tidak ingin kita benar-benar terkumpul di sebuah tempat abadi yang bernama Jannah? Apa kalian ingin kebersamaan kita hanya di dunia saja, di dunia yang benar-benar fana, di dunia yang benar-benar hanya sebentar?????? AKU INGIN KAWAN…..AKU INGIN……… aku ingin kita benar-benar berkumpul dalam sebuah keluarga yang abadi. Apa itu salah?? Apa itu terlalu berlebihan??? Dan ini semua karena aku begitu sayang pada kalian. Apa salah kalau aku mengajak kalian bersama-sama merasakan pahitnya masa-masa yang akan kita lewati ini untuk mendapatkan manisnya sebuah keabadian??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Indahnya berbagi….tapi bukan dengan diwarnai oleh hal-hal itu. Indahnya berbagi itu ternodai…BENAR-BENAR TERNODAI oleh kebahagian maya yang kita ciptakan, sesuatu yang membuat hati ini miris dan kecewa, bukan hanya kecewa pada kalian, tapi juga kecewa pada diriku sendiri.. Yah…itulah, akhirnya aku benar-benar kecewa pada diriku. Kecewa karena aku ternyata tidak dapat menunjukkan kebenaran kata ‘sayang’ itu. Aku membiarkan kalian tenggelam di dalam kefanaan itu, dan yang lebih parah, aku ikut terwarnai meski tidak banyak. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Spesial for dua orang yang aku terlalu berharap lebih pada kalian (sebenarnya ada satu lagi, Cuma sudah tereliminasi sejak kapan tahu). Meski kalian tak tahu, tapi aku sayang pada kalian melebihi sayangku kepada yang lain. Sayangku pada kalian adalah sayangku pada saudara-saudara di Rohis 48 2007. Kalian benar-benar telah kuanggap sebagai saudara, teman untuk berjuang, dan partner dalam menegakkan dien. Tapi…..kenapa aku harus terlalu berharap pada kalian sehingga aku benar-benar kecewa pada akhirnya??? Meskipun aku tetap berterima kasih karena kalian tetap menjadi orang-orang yang baik, meski kalian tetap menjadi tempat yang tepat untuk diajak menegakkan kebenaran. Namun, apakah aku harus bangga oleh kekhilafan itu. Sungguh, rasa tidak suka itu bukan rasa benci, bukan rasa muak atau semacamnya, tapi ini adalah implimentasi rasa kasih sayang dari aku dan saudara-saudaraku yang lain, yang benar-benar peduli. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Yah….pada intinya, kepercayaan itu tidak tersambut dengan baik. Apakah akhirnya aku harus mengambil sebuah garis besar bahwa aku salah menilai kalian?????? Apakah pada akhirnya aku harus berkesimpulan bahwa kalian SAMA SAJA dengan teman-teman yang lain????? Apakah pada akhirnya aku harus membuat hati ini percaya bahwa tak ada HARAPAN untuk kalian masuk dalam barisan ini?? Mencicipi pahitnya perjuangan untuk mendapatkan kemanisan yang abadi??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Oke…kalau itu mau kalian….!!!!!!&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt;”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Tapu, aku tetap saja tak akan bisa mengatakan semua hal itu. Aku hanya bisa menulisnya di sini, berharap kalau salah satu dari mereka semua membaca, dan dapat mengetahui apa yang selama ini kurasakan. Perasaan sayang itu tak akan pudar, tapi sekali lagi, aku tak mungkin mengorbankan kesempatan untuk disayang ALLAH hanya demi mendapatkan rasa sayang dan kepercayaan mereka. TIDAK!!!!!…… Cinta ALLAH tidak tergantikan nilainya. Aku tak akan pernah mengijinkan diriku berjalan kea rah orang-orang yang merugi. TIDAK!!!!!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Tapi aku tak bohong, aku sungguh sayang pada mereka semua. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-726342752968856389?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/726342752968856389/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=726342752968856389&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/726342752968856389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/726342752968856389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2008/07/dan-kecewa-itu-akhirnya-datang.html' title='Dan Kecewa Itu Akhirnya Datang Lagi……AAAARRRGGGHHHH!!!!'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-5412815737102396361</id><published>2008-07-29T06:24:00.000-07:00</published><updated>2009-02-19T21:44:21.886-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aktivitas'/><title type='text'>Indahnya Berbagi itu…………</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;02 Juni 2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Sekali lagi aku merasa kata-kata Reza Pahlevi mengandung kebenaran, yaitu ketika beliau mengatakan bahwa minggu-minggu ini akan menjadi minggu terbaik kita, anak-anak TPB. Yah…kalo dipikir-pikir, apa pun masalahnya, memang seharusnya seperti itu. Minggu ini benar-benar minggu terakhir kita menjadi anak-anak TPB secara utuh, minggu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terakhir di mana kita bisa bercengkarama dengan teman sekelas sebagai anak TPB, minggu terakhir di mana kita menyelesaikan program kerja entah dari mana saja tentu saja dalam lebel anak TPB. Yah..paling tidak minggu depan sudah bukan saatnya seperti karena setelah berbagai macam kesibukan yang mendera, sudah saatnya kita menjalankan amanah utama kita yaitu……BELAJAR!!!!!!!!!!!!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Well..bukan itu intinya. Sebuah acara bernama BIG BIS PEDULI telah membuka sebuah paradigm setelah ketika APEL 2008 lalu sempat nyeletuk gak mau lagi kepikiran untuk buka yayasan TK. Awalnya, acara ini benar-benar tidak terkonsep dengan benar, awalnya aku bahkan sempat pesimis acara ini akan sukses. Sabtu, 31 Juni 2008, pertemuan dengan Bayu, Ramdan dan Irfan entah kenapa membuka sebuah ide yang tidak pernah tercetus sebelumnya. Yap…awalnya kami akan berbaksos di Panti Yatim, tapi aku sedikit ragu Karena anak-anak di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; sudah bukan anak-anak lagi. 10 sampai 15 tahun, bahkan sudah ada yang kuliah. Wah….bukan sekedar baksos tujuan kami.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;H-2 baksos, acara langsung terubah begitu terpikirkan sosok anak-anak penjual risol itu. Kenapa tidak kita mulai dari kampus sendiri…..???? yah…. Sempat mengundang kebbingungan tentang masalah teknis dan semacamnya, bahkan kami sampai hari itu belum mendapatkan dana yang cukup untuk membeli semua jualan anak-anak itu nantinya. Akan tetapi, Alhamdulillah atas izin ALLAH SWT semuanya berjalan begitu lancar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Alhamdulillah, ada donator yang bersedia dan acara benar-benar berjalan begitu menyenangkan. Akhhhh….tapi sayang, anak kecil bernama Sofyan yang sering kutemui di Sapta tidak sempat terajak. Sayang sekali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Percaya atau tidak, yang terjadi pada diriku setelah acara itu usai adalah aku menangis sambil menyanyikan lagu UNTUKU TEMAN, BROTHERS dalam hati. Aku benar-benar menangis bahagia. Aku bahagia ketika melihat anak-anak itu begitu ceria, terseyum begitu lebar dan ikhlas. Bukan hanya karena jualan meraka habis pada hari itu, tapi karena mereka diizinkan untuk berbagi. Selama ini kita selalu mengatakan dua kata itu…indahnya berbagi. Yah….indahnya berbagi memang bukan main, tapi akan lebih bukan main indahnya ketika bukan hanya kita yang dapat berbagi. Aku benar-benar senang ketika kita semua dapat mengajarkan kepada generasi kecil yang sebenarnya harapan bagi bangsa itu indahnhya berbagi. Banyak hal yang didapat dari BiG BIS peduli ini dan hari ini telah menjadi hari terbaik kami. Jangan lupa bersyukur teman-teman…. Kalau dullu aku pernah mengatakan aku sayang pada mereka, maka kali ini aku berani mengatakan, aku sangat sayang pada mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Untuk adik-adik kecil kami, Irfan, Bayu, Sarah, Ramdan, Fahri (lucu buangeeeeeet, 5 tahun bo!!!), Iin, Asdi, Arif, Santi, Sheila, de el el, kami mungkin tidak bisa member banyak. Tapi, sesuai dengan tema OIA kita, education is ours, kami ingin memberikan sesuatu yang lebih dibandingkan sebuah jualan yang habis saat itu juga. Sebuah kebersamaan, sebuah harapan untuk menggapai cita-cita, sebuah kepercayaan, sebuah pendidikan, sebuah kasih sayang, sebuah keberanian, dan perasaan akan INDAHNYA BERBAGI……… we’ll miss u all.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-5412815737102396361?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/5412815737102396361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=5412815737102396361&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/5412815737102396361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/5412815737102396361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2008/07/indahnya-berbagi-itu.html' title='Indahnya Berbagi itu…………'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-7695321514814595874</id><published>2008-07-29T06:23:00.000-07:00</published><updated>2009-02-19T21:44:58.361-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aktivitas'/><title type='text'>Kejutan kecil di hari minggu</title><content type='html'>02 Juni 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibaratkan sebuah hadiah di hari ulang tahun, apa yang terjadi hari ini merupakan surprise yang super menyenangkan.&lt;br /&gt;Angka itu benar-benar nyata. Malam itu, the our big bos memfokuskn matanya sefokus-fokusnya akan tulisan yang benar-benar nyata di depannya. Ingin mempetanyakan tapi aku tahu ia tak memerlukannya, dengan gayanya bermain intonasi nada suara, ia ubah nada yang tadinya datar dan tanpa semangat menjadi lebih tegas, penuh kepercayaan (mengalahkan semua keraguan yang ada), tanpa basa-basi dan dengan senyum penuh syukur yang selama ini belum pernah ditunjukkannya. Aku tahu, kalau saja ada lonceng besar, beliau pasti akan berlari ke arahnya dan membunyikan dengan penuh luapan rasa syukur dan kebanggaan.&lt;br /&gt;Sebelas juta rupiah. Wow….how a great point. Waktu pertama kali mendengarkan dari Supervisor yang hobi banget ngelihat staffnya ini kebingungan, rasa ketidakpercayaan, kebingungan, kebanggaan, haru, semuanya becampur aduk seseu gado-gado. Seumur-umur ikut kepanitiaan, baru pertama kali ini dapat sponsor tunggal. Hebat banget. Salut buat anak-anak PP (Promosi dan Pemasaran). Luv uu all..&lt;br /&gt;Namun, sekarang pertanyaannya adalah, apakah kita akan tenggelam kepada kenikmatan itu atau kita termasuk dalam golongan orang-orang yang bersyukur. Dan salah satu bukti bahwa kami bersyukur adalah keseriusan dalam menjalankan kepanitiaan ini. Memanfaatkan amanah berupa sebelas juta itu dengan sukses dan tercapai tujuan.&lt;br /&gt;OIA (Oryza In Action) harus benar-benar sukses. Sebuah extra ordinary event yang merupakan puncak dari semua review perjalanan BEM selama ini. Tidak ada yang sia-sia dalam setiap perjuangan.&lt;br /&gt;ORYZA………………..BANGKITLAH&lt;br /&gt;ORYZA……………….MILIK KITA&lt;br /&gt;ORYZA……………….SEMANGAT SEMANGAT SEMANGAT&lt;br /&gt;BEM TPB 44…………….LEPASKAN PANAH!!!!!!!!!!!!!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-7695321514814595874?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/7695321514814595874/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=7695321514814595874&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/7695321514814595874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/7695321514814595874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2008/07/kejutan-kecil-di-hari-minggu.html' title='Kejutan kecil di hari minggu'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-7194535774503320448</id><published>2008-07-29T06:22:00.000-07:00</published><updated>2009-02-19T21:45:21.826-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah inspirasional'/><title type='text'>Belajar dari mereka..alangkah indahnya</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;31 Mei 2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Nama anak itu Irfan. Seorang anak berusia 12 tahun, si penjual risol dan donat, sebuah usaha yang menganut prinsip PPSSS(Pasar Persaingan Sangat Sempurna Sekali). Simpati muncul di hati teman-teman ketika mengetahui bahwa si kecil Irfan belum bisa mengabil nilai rapor karena belum lunas bayaran sekolah. Yah…jadi ingat masa lalu. Mungkin bagi kami uang 100.00 bukanlah seberapa, tapi bagi si penjual risol kecil itu, uang sebesar itu adalah sangat istimewa, memerlukan kerja yang amat keras untuk mendapatkannya. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; sebuah perbedaan besar. Kalau mau jujur, masalah yang dihadapi Irfan merupakan masalah yang benar-benar klasik, terutama buat diriku yang telah mengalami berbagai masalah administrasi keuangan dalam pendidikan. Namun, Irfan yang kukenal sangat berbeda dengan aku yang dulu. Lihat saja, kendati pun masalah ini bukan masalah kecil, tapi aku tak melihat adanya raut muka putus asa, menyesal, ataupun keluh kesah. Sebaliknya, aku melihat begitu besar semangat mujahid kecil itu dalam menyelesaikan masalahnya. Ah…bahkan dia tak pernah berpikir bahwa ini adalah masalah besar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;“Tenang saja Mba, Irfan bisa kok ngumpulin duit”, ucapnya dengan senyum yang tak pernah pudar. Dan senyum itu bukan pura-pura. Karena anak kecil tak akan pernah bisa menyembunyikan perasaanya, aku langsung tahu anak itu adalah anak yang selalu penuh dengan energy positif dalam kehidupannya. Hmm….kalau ingat masa lalu, aku bahkan tak menemukan keceriaan itu ketika dihadaapi masalah yang serupa, padahal yang anak guru agama itu aku dan yang penjual donat itu adalah dia. Jelas dari segi pendidikan, seharusnya aku bisa lebih dewasa ketika itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Masih banyak Irfan-Irfan lain dengan nasib serupa yang tak pernah berpikir bahwa hidup ini menyulitkan. Penjual donat dalam rupa anak-anak itu member sebuah pelajaran idup tersendiri bagi kita. Begitu banyak teman yang berjualan secara homogen, tapi hamper tak pernah kutemukan pertikaian yang mengkhawatirkan. Mereka bermain dan belajar langsung dari kehidupan yang mereka alami. Mungkin mereka tak sejenius anak-anak yang mengalami pendidikan bagus di sekolah terkenal dan mahal, kasus Lintang bukannya tak bisa terjadi, tapi aku tak berharap itu ada di antara penjual-penjual donat kecil itu. Namun, ada nilai-nilai lebih yang kulihat di kehidupan mereka yang tak akan kutemukan di dalam kepribadian anak-anak yang hidup dalam limpahan fasilitas yang memadai. Aku menemukan sebuah kerja keras, aku menemukan sebuah keikhlasan, aku menemukan sebuah kebersamaan, aku menemukan sebuah kegigihan. Hal-hal yang akan menjadi sebuah kebanggaan yang menakjubkan jika dipoles sedikit dengan pendidikan formal yang bermutu. Walaupun aku tak berharap ada Lintang lain di antara mereka, tapi paling tidak aku akan selalu berdoa bahwa satu atau lebih dari mereka bisa menggoalkan potensi terbaik mereka. Saat potensi itu muncul dan terasah seiring dengan kesholehan yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tak pernah pudar bahkan terus bertambah, aku yakin, ada jalan kesuksesan yang amat besar di depan mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Untuk adik-adik kecilku…….terima kasih karena telah memberikan pelajaran hidup bagi kami yang lupa akan peranan manusia dalam kehidupan. Yah…aku mungkin tak bisa setiap saat member risol dan donat itu, tapi paling tidak, aku akan lebih menyukai kalian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Salam cinta dariku….. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-7194535774503320448?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/7194535774503320448/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=7194535774503320448&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/7194535774503320448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/7194535774503320448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2008/07/belajar-dari-merekaalangkah-indahnya.html' title='Belajar dari mereka..alangkah indahnya'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-4075985020073048877</id><published>2008-07-29T06:21:00.002-07:00</published><updated>2009-02-19T21:45:41.977-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='persahabatan'/><title type='text'>Terima kasih untuk temanku hari ini</title><content type='html'>Jumat, 30 Mei 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah…..aku sudah siap untuk berubah. Hanya itu yang ingin kukatakan. Baru kali ini mendapat nasehat dari seorang p;egmatis. Selama ini aku hanya menemukan mereka sebagai pendengar yang baik. Tapi ternyata, ketika mereka memberi saran dan member masukan, itu lebih mengena untuk orang-orang yang sanguinis sepertiku.&lt;br /&gt;Aku terlalu lama hidup bersama orang korelis dan melankolis sehingga sering sekali  merasa tertekan dan tidak bisa mengontrol diri ketika sedang berada di puncak emosi yang tinggi. Pasalnya, ketika aku panic maupun kesal, kata-kata dari korelis dan melankolis malah menambah perasaan panic dan akhirnya aku hanya bisa menyalahkan diri sendiri. Bukan yang pertama kali bagiku untuk mendengar nasehat dari orang plegmatis, tapi ini adalah yang pertama kalinya aku menyadari bahwa orang-orang yang bisa menasehatiku dengan sangat baik hanyalah orang-orang yang plegmatis. Enung, Yani, dll. Entah ini baik atau tidak, tapi intinya hanya merekalah yang selama ini yang bisa benar-benar membuatku terbangun dari kebodohan. Mungkin karena mereka terbiasa mendengarkan, sehingga mereka selalu memiliki pendapat yang tepat dan hampir tidak menyinggung perasaan ataupun membuat tertekan khususnya bagi orang sanguinis. Percayalah…..ketika aku panic, semua orang akan merasa heran karena aku benar-benar tidak bisa mengontrol kepanikan itu. Dan baru kali ini aku bisa mengontrolnya dengan sangat baik. Paling tidak, aku bisa mempersiapkan ujian praktikum kimia keesokannya tanpa harus memikirkan hal yang tidak berguna. Terima kasih banyak untuk teman-teman plegmatisku yang selalu menyediakan waktu untuk mendengarkan si sanguinis ini bercerita. Terima kasih juga untuk seorang kawan yang telah memberi begitu banyak saran hari ini. Karena saran-saran itu, insya4WI aku siap untuk menemukan perubahan yang memang telah lama kunantikan untuk terjadi.&lt;br /&gt;Jazakumullah khairan katsir. Luv u all coz 4WI.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-4075985020073048877?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/4075985020073048877/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=4075985020073048877&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/4075985020073048877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/4075985020073048877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2008/07/terima-kasih-untuk-temanku-hari-ini.html' title='Terima kasih untuk temanku hari ini'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-2704768213488655712</id><published>2008-07-29T06:21:00.001-07:00</published><updated>2009-02-19T21:45:59.538-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>SCS…oh….NO!!!!!!!!!!!!!!!!!!!</title><content type='html'>Well, melihat kepada fenomena yang semakin kompleks di masa muda para pejuang dakwah. Rasanya saya harus kembali mengupas topic ini. Yah…. Nama VMJ itu terlalu lazim. Itu hanyalah untuk orang-orang yang sduah terlampau parah dalam tidak bisa mengendalikan hatinya. Lagipula, semakin lama semakin tidak bisa membedakan mana yang fitrawi dan mana yang sudah terinfeksi. Olh karena itu, seorang mahasiswi IPB yang saat ini sedang menggeluti didiplin ilmu teknologi pangan, saudari Ratih Kumala Dewi, memberi sebuah istilah baru untuk infeksi yang belum terlalu parah hanya saja perlu untuk mengalami pengawasan yang jauh lebih ketat dari biasanya.&lt;br /&gt;Istilah itu adalah SCS (Syndrom Cinta Sesaat).&lt;br /&gt;Apakah Anda sering menantikan SMS atau telepon dari lawan jenis dengan perasaan berdebar-debar?&lt;br /&gt;Apakah Anda begitu senang hingga bisa menenal bulat-bulatt bola basket yang berada di depan Anda ketika si dia menyapa?&lt;br /&gt;Apakah buku diary Anda penuh dengan kalimat-kalimat cinta?&lt;br /&gt;Apakah Anda begitu kesal ketika si dia tidak membalas sapaan Anda, SMS ANda atau tidak mengangkat telepon dari Anda…?&lt;br /&gt;Apakah semua hal tersebut membuat Anda lupa bahwa ada sebuah Cinta yang sangat Sejati yang tak akan pernah pudar bahkan oleh gelombang tsunami terrdahhsyat sekalipun?&lt;br /&gt;Apakah karenanya Anda lebih ceria dari biasanya dan karenanya pula Anda bisa lebih sedih dari biasanya?&lt;br /&gt;Apakah Anda jadi lebih suka senyam-senyum sendirian di tengah orang banyak maupun saat tak ada orang?&lt;br /&gt;Yeah….hati-hati…Anda terserang SCS.&lt;br /&gt;Apa bahayanya???? Percaya deh, kalau Anda tidak mengatasinya dengan sangat bijak, kalau Anda membiarkannya berkembang apalagi dengan senandung indah lagu-lagu Pop Hit Indonesia, kalau Anda tidak cepat-cepat beristighfar ketika ibadah terlalaikan oleh hadirnya satu sosok yang mengusik jiwa, kalau Anda juga tak peduli akan batasan-batasan yang ada.&lt;br /&gt;HATI-HATI….!!!! Karena SCS bisa berkembang menjadi VMJ. Dan VMJ akan menyerang hati, dan jika hati terserang maka rusaklah IMAN seseorang. Dan jika iman seseorang telah rusak…DIPERTANYAKAN keislamannya.&lt;br /&gt;Jangan anggap enteng kawanku….sungguh, lebih baik hati ini mengalah kepada kesungguhan iman daripada kalah oleh sebuah fenomena hati yang membawa penyakit.&lt;br /&gt;Mari…..BERANTAS VMJ dengan tidak membiarkan SCS berkembang. HIDUP MAHASISWA!!!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-2704768213488655712?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/2704768213488655712/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=2704768213488655712&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/2704768213488655712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/2704768213488655712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2008/07/scsohno.html' title='SCS…oh….NO!!!!!!!!!!!!!!!!!!!'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-6881323369392085760</id><published>2008-07-29T06:20:00.001-07:00</published><updated>2009-02-19T21:46:21.080-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='suara hati'/><title type='text'>Seruan untuk Para Pencari kebenaran….</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Oh..ayolah, apa gunanya kalian pegang mushaf dan kalian hapalkan semuanya jika kalian enggan melihatnya bersinar dalam kepribadian kalian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Apa pula gunanya kalian kenakan lambang bendera symbol pergerakan dan kemanjuan islam itu jika kalian masih enggan untuk bangkit menyambut seruan ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Apa pula guananya kalian berucap begitu indah mengenai syurga dan buruknya neraka jika kalian enggan mencicipi pahitnya perjuangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Apa pula gunanya kalian merdukan lafazh ayat-ayat cinta itu jika tak pernah rasakan tangisan ketika firman itu menampar hati dan menyentuh lembut kalbu dan nurani. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Apa pula gunanya kalian tunjukkan kalau kalian adalah MUSLIM jika tak pernah sekalipun terpikirkan apa itu IMAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Apa pula gunanya syahadat dan takbir tiap waktu itu jika kalian hanya menganggap keduanya sekedar prasyarat untuk dinyatakan umat beragama&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Apa pulanya kalian berazzam menjadi seorang yang selalu menjunjung tinggi nilai keislaman jika masih saja mencampurkan yang haq dan yang bathil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Apa pula gunanya kalian mencari sahabat-sahabat sejati jika kalian enggan menjawab uluran tangan saudara kalian untuk sama-sama berjuang di jalan dakwah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Katakan KAWAN………..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Apa arti ISLAM bagi kalian…!!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Apa makna Al-Qur’an bagi kalian….!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;APA urgensi IMAN bagi kalian….!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;APAKAH HANYA UNTUK PRASYARAT AGAR DIAKUI SEBAGAI UMAT BERAGAMA…???&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kawan….tak rindukah kalian akan pertemuan abadi kita semua??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Tak inginkah kalian akan hadiah dari perjuangan suci ini….??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Sahabatku..aku mengajak kalian untu bangkit bersama&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Aku mengajak kalian untuk menangis, untuk terluka, untuk tertatih dalam menjalankan amanah dakwah ini….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Hanya sebentar kawan…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Berjarak azan dan iqomat….seperti itulah hidup. Diawali dan diakhiri oleh keduanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Benar-benar hanya sebentar….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Aku mengajak kalian bersama…bersama diriku yang masih bodoh ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Menuntut ilmu…..mengawali manisnya buah perjuangan islam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Sungguh, air mata yang akan lebih sering keluar dalam perjuangan ini tak akan sebanding dengan hadiah yang dijanjikan ALLAH di hari akhir nanti.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;AKu mengajak kalian……..berjalan menuju keridhoan ALLAH….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-6881323369392085760?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/6881323369392085760/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=6881323369392085760&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/6881323369392085760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/6881323369392085760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2008/07/seruan-untuk-para-pencari-kebenaran.html' title='Seruan untuk Para Pencari kebenaran….'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-5486526492118722185</id><published>2008-07-29T06:19:00.000-07:00</published><updated>2009-02-19T21:46:44.206-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='about me'/><title type='text'>Aku dan Sanguinisku</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kamis, 29 Mei 2008.&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Semakin lama jiwa sanguinis ini semakin brutal. Yah..walaupun akhirnya aku menemukan diriku ketika menjadi seorang yang korelis, diriku yang melankolis, serta diriku yang kelewat plegmatis, tapi tetap saja si sanguinis itu semakin mendominasi kepribadian ini. Seperti hari ini&lt;span style=""&gt;…… akan sering dijumpai aku yang tiba-tiba berteriak “AAAAAARGHH……TIDAK!!!!!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Sebuah ungkapan penuh spontanitas yang hanya bisa diucapkan tanpa ada saringan lisan oleh seorang sanguinis dan aku tidak begitu menyukai diriku yang seperti itu. Sempat berpikir kalau orang melankolis itu keren sekali. Aku gak begitu cocok sama orang-orang yang terlalu korelis(orang sanguinis murni sangat tertekan jika harus berhadapan dengan perintah yang menyulitkan), aku merasa sangat nyaman dengan orang-orang yang plegmatis(ketika sanguinis dan para plegmatis bersatu entah kenapa dunia ini terasa begitu menyenangkan), dan meskipun hidup bersama orang melankolis itu juga bukan hal yang sangat menyenangkan, tapi aku selalu berpikir menjadi mereka akan sangat keren sekali. Yah….aku akui mungkin aku sedikit perfektionis untuk hal-hal yang bersifat profesi, aku juga suka keindahan dan bahasa yang puitis, tapi aku bukan orang yang sangat rinci dan suka menyusun agenda. Prinsipku….yang sebagian dari iman itu adalah kebersihan, bukan kerapihan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Tapi sepertinya aku makin menemukan titik di mana aku bisa menjadi seorang yang melankolis. Yah….sedikit omelan karena sedikit keberantakan di kamar 55, sedikit rasa tertekan oleh ketidakrapihan, sedikit rasa pusing oleh kebisingan, sedikit rasa yang lebih sensitive dari sebelumnya dan sepertinya aku lebih puitis dari aku yang dulu. Dan percayya deh, ternyata menjadi sanguinis itu memang menyenangkan. Aku suka menemukan diriku yang melankolis, tapi semakin lama pula aku semakin menemukan diriku yang mudah frustasi Karena ternyata campuran snaguinis-melankolius bukanlah campuran yang bagus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Satu hal yang paling tidak kusukai dari diriku yang sanguinis adalah, aku semakin mengakui bahwa kami orang-orang sanguinis popular yang mendominasi kepribadian diri amat nyaman dengan jiwa kekanak-kanakan. Benar saja.,aku makin merasa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bahwa aku tidak terlalu suka jadi dewasa. Oleh karena itu,tidak heran jika orang-orang hedonis kebanyakan adalah orang-orang sanguinis. Aku takut untuk menjadi dewasa dan itu yang membuatku berpikir bahwa aku harus berubah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Tapi aku bingung, apa yang harus kuubah?? Menjadikan seorang Ratih Kumala Dewu lebih pendiam dari biasanya adalah hal yang ajaib. Sudah pernah dioba berkali-kali tapi tak pernah bisa. Dunia spontanitas seakan-akan sudah melekat dalam diri meskipun aku selalu menyukai aku yang penuh persiapan dan rencana matang. Yah…kalau suatu saat menemukan Ratih yang lebih pendiam dari biasanya, indikasinya hanya dua, sedang sakit hati…atau sakit gigi. AAAAAARGHHHHH…….membingungkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Mencintai diri sendiri apa adanya memang indah…..tapi aku ingin lebih menyukai perubahan. Aku tahu sekali….tak ada perubahan yang menyenangkan dalam prosesnya. Tapi aku juga percaya, aku merindukan diriku yang lebih baik dari hari ini. ALLAHU AKBAR!!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-5486526492118722185?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/5486526492118722185/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=5486526492118722185&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/5486526492118722185'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/5486526492118722185'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2008/07/aku-dan-sanguinisku.html' title='Aku dan Sanguinisku'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-5702509815389823501</id><published>2008-07-29T06:18:00.000-07:00</published><updated>2009-02-19T21:47:15.039-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='persahabatan'/><title type='text'>Untuk sahabat perjuangan……</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;27 Mei 2008&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Waktu yang kita punya tak banyak untuk memupuk uhkuwah ini. Aku dan keihklasanku telah menawarkan sebuah dedikasi yang tak akan pernah kau jumpai di tempat lain. Sebuah dedikasi waktu yang hanya kuberikan untuk kalian sahabat. Sebuah dedikasi yang masih dapat kuberikan secara utuh untuk kasih dan sayang yang terlanjur tertanam untuk kalian sebuah dedikasi yang benar-benar hanya untuk kalian.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kupersembahkan waktu yang kupunya untuk melangkah bersama kalian, kusediakan semangat yang tinggi untuk terus berada di sisi kalian, bersama dalam derai uji yang penuh lika-liku kehidupan. Kuberikan kesempatan-kesempatan yang ada hanya untuk kalian, untuk sama-sama berjuang di tengah peradaban zaman yang semakin tak tentu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ya…..manfaatkanlah kawan. Karena hanya kali ini saja bisa kulakukan. Akan tiba saatnya ketika dedikasi ini harus kuubah haluannya. Akan tiba saatnya ketika langkah ini tak sebebas camar yang melintas di permukaan lautan. Akan tiba saatnya ketika aku bukan lagi milik kalian dalam hal perjuangan secara agregat.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kutawarkan….dan pergunakanlah teman, aku tak tahu kapan dedikasi ini akan berakhir, aku juga tak tahu kapan umur ini masih bisa melengkapi perjuangan keras kita dalam bersama-sama melengkapi perbekalan untuk kehidupan yang lebih abadi. Tapi satu hal yang pasti, waktu kita tak banyak.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Lalu….bagaimana dengan kalian??&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Apakah aku bisa memiliki kesempatan untuk melangkah lebih jauh bersama tangan-tangan yang belum tersambut oleh batas waktu kebebasan?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Apakah aku bisa memiliki waktu lebih untuk menatap dunia ini bersama kalian kawan??&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kumohon…ada waktunya ketika kalian akan bersama orang yang terpilih untuk meneruskan perjuangan ini dengan lebih sejati. Akan ada waktunya ketika kalian harus menepis semua tawaran kebersamaan karena sebuah dedikasi yang lebih nyata. Akan ada waktunya, dan itu bukan sekarang.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Aku ingin mencapai cita-cita itu….&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Aku ingin menuntaskan mimpi itu…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Aku ingin menggapai semua harapan itu…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dan aku butuh kalian saudaraku…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Aku butuh senyum yang hanya bisa kudapatkan ketika kalian memang benar-benar berperan sebagai sahabat seperjuangan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ah….mungkin hanya aku yang terlalu berangan. Aku tak mungkin memaksa kalian untuk meninggalkan kebahagiaan yang terlalu cepat dan tak tepat waktunya itu, tidak….karena aku tahu, kalia lebih tahu mana yang lebih berharga…persahabat kita, atau cinta maya itu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Namun, satu hal yang pasti.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Aku akan berada di sini..tetap berada di sini. Menunggu kalian dating membawa secangkir kesempatan untuk maju meraih mimpi bersama. Aku akan tetap menunggu di sini sampai tiba waktuku untuk tak lagi membutakan diri dengan persahabatan kita. Aku di sini menunggu kalian menoleh kepada perjuangan bersama kita.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Hanya untuk kalian….sampai tiba batas yang mengentikan angan ini…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Untuk sahabat2ku yang tengah tertipu oleh cinta semu. Percayalah, aku rindu kebersamaan kita yang dulu, saat kita tak teganggu oleh fatamorgana dunia remaja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-5702509815389823501?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/5702509815389823501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=5702509815389823501&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/5702509815389823501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/5702509815389823501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2008/07/untuk-sahabat-perjuangan.html' title='Untuk sahabat perjuangan……'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-5712785597096703090</id><published>2008-07-29T06:16:00.000-07:00</published><updated>2009-02-19T21:49:12.335-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aktivitas'/><title type='text'>Akhirnya aku Pulang……</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Hyaaaaa…………..rasanya senang sekali kembali ke rumah. Sebulan pas!! Wow….rekor baru salama TPB. Sedih banget waktu dapat sms dari adik tercinta yang cerewet banget itu… “&lt;i&gt;mba…pulang kapan? Kalo pulang bawa molen kecil-kecil yang banyak banget ya….”. &lt;/i&gt;rasanya pengen nangis.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan meskipun minggu pagi harus berada kembali di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Bogor&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;, aku tetap berazzam &lt;i&gt;I must go home &lt;/i&gt;. bagaimana pun, orangtua memiliki hak atas diri kita kan??&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sampai di Jakarta kira-kira jam 9 malam. Wah…pas banget tuh, jam malamnya akhwat. Langsung ketemu papi…hix,,pengen nangis rasanya ketika kucium tangan besar itu. Yang bikin kesel Cuma…ketika kubuka pintu kamar, kulihat adikku terkapar tidur dengan nyenyak dan kesal ketika dibangunkan. Yah….memang sih, aku gak bawa molen kecil-kecil pesenannya, hanya sekantung onde-onde yang entah dia suka atau tidak, tapi…tetap saja aku mau mendengar sambutan yang penuh kerinduan dari dirinya..oh adik…..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Esoknya…langsung cao ke Mami. Tapi malang, saya lupa kalau hari sabtu itu SD masih ujian, jadi Mom pasti lagi ngawas. Padahal aku rindu banget. Alkisah, pergilah aku bersama Dad ke rumah Pa’de di JakUt, ada acara keluarga dan merasa punya tanggung jawab moral untuk berada di sana. Perbaikan gizi dengan makan makanan yang tak akan pernah dibeli di Asrama. Kenyang eui…..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Nah….tibalah saat pertemuan dengan Mom ku tercinta. Berbicara panjang lebar. Tapi sayang, hanya berlangsung sesaat coz keesokannya aku harus kembali pada kenyataan bahwa aku adalah mahasiswa, seorang praktisi akademis sekaligus organisator yang memiliki tugas sebejibun yang menanti untuk diselesaikan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-5712785597096703090?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/5712785597096703090/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=5712785597096703090&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/5712785597096703090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/5712785597096703090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2008/07/akhirnya-aku-pulang.html' title='Akhirnya aku Pulang……'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-2435716475375644168</id><published>2008-07-13T02:39:00.000-07:00</published><updated>2009-02-19T21:49:37.098-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>saatnya aku harus mengatakan</title><content type='html'>sepi....&lt;br /&gt;perjuangan ini sepi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sunyi...&lt;br /&gt;perjalanan pun sunyi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ingin rasanya seperti masa lalu&lt;br /&gt;bersama-sama mengemis kasih ALLAH&lt;br /&gt;dalam sebuah perjuangan nyata&lt;br /&gt;bersama-sama tertatih-tatih meski payah&lt;br /&gt;dan di sana keberadaan menjadi nyata...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi sahabat....&lt;br /&gt;perlahan kebersaman itu memudar&lt;br /&gt;dan yang tiggal hanya sepi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebuah ujian kembali ada&lt;br /&gt;dan kita satu per satu mulai menghilang&lt;br /&gt;pergi bersama mimpi, cita-cita, dan hari-hari yang baru...&lt;br /&gt;dan masa lalu itu tidak memiliki kisah baru&lt;br /&gt;berjalan...tanpa orang-orang yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asing....&lt;br /&gt;aku asing di dalamnya&lt;br /&gt;karena aku tak lagi bertemu teman seperjuangan yang dulu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sepi...sepi aku dibuatnya..&lt;br /&gt;karena perjuangan ini berjalan tanpa tangan-tangan yang dulu telah menarikku ke dalamnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;katakan sahabat...&lt;br /&gt;harus berapa lama lagi aku menunggu&lt;br /&gt;hingga kisah penuh tetes darah penghabisan itu terulang&lt;br /&gt;harus berapa lama lagi aku harus menungu&lt;br /&gt;sampai kita semua berkumpul kembali&lt;br /&gt;kembali membangun peradaban,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;_pesan yang kukirim untuk sahabat2 di DA 48_&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hasil buah perasaan ba'da ALERT kemarin.&lt;br /&gt;yah..mungkin keberadaanku di bogor yang membuatku merasa begitu asing......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masih sangat ingat...komitmen dulu di DA 48. komitmen untuk memajukan rohis.&lt;br /&gt;awalnya, kupikir akan bisa berjalan dengan kondisi seperti ini. Jakarta-Bogor. waaah.. itu mah gak sejauh Jakarta-Australia. meski harus banting tulang, pasti bisa berkontribusi. minimal, gak pernah ketinggalan daurih n ALERT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi....ternyata kesibukan di Bogor membuat jarak yang dekat itu menjadi sangat jauh. membuat waktu yang banyak itu menjadi sangat sempit. dan aku....hampir tak pernah kembali ke sana karena ke rumah pun bisa sebulan sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun, aku melihat sisi lain kehidupan. teman-temanku di IPB...tak pernah mempermasalahkanku..mereka bahkan sanggup membuat komitmen untuk kembali ke Jakarta seminggu sekali untuk Dakwah Sekolah. dan mereka bukan main, aktivis kelembagaan, sama sepertiku. dan ketika mengingat itu..aku merasa menjadi anak yang sangat manja, tidak tegas, atau apa pun itu. aku merasa menjadi pecundang ketika mengingat betapa teman-temanku itu amat tidak pernah mengeluh harus merelakan badan mereka untuk lelah demi keberlangsungan dakwah di sekolah mareka, sebuah bentuk pengkaderan yang sangat penting dalam kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan ALERT 2008 pun tiba. ALERT keempat yang pernah kualami. jauh sebelum acara ini ditentuklan harinya, aku sudah membayangkan banyak hal. aku bahkan memimpikan kembali ALERT-ALERT yang dulu, 2005, 2006, dan 2007. betapa rindu aku dengan para pejuang-pejuang ALERT yang dahulu itu. aku memimpikan kebersamaan dan ketegangan yang dulu berharap ALERT 2008 tak akan berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi.....aku merasakan sebuah perbedaan yang amat besar. sangat besar. satu hal yang aku pertanyakan ketika datang adalah....dimana? dimana teman-temanku? di mana pejuang ALERT yang dulu amat menggebu-gebu dalam pengkaderan?? di mana pejuang2 Rohis yang menarikku ke dalamnya dulu??&lt;br /&gt;asing..ya...aku asing di dalamnya sampai-sampai ingin menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bumi tempat kita berpijak sama. langit kita pun satu...tapi....&lt;br /&gt;tetap saja, bahkan ALERT pun tak bisa mengumpulkan jiwa-jiwa yang terpisah oleh kesibukan dan dunia yang baru itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan yang membuatku sedih adalah..aku tidak bisa menjamin...orang lain akan menanyakan kata "di mana" itu untukku yang tak dapat hadir entah di ALERT atau DAUROH yang ke berapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak bolehkah aku bermimpi lagi....&lt;br /&gt;bermimpi tentang perjuangan bersama.&lt;br /&gt;membangun sebuah keberadaan ROHIS kita.&lt;br /&gt;Sudah....lupakan saja konflik itu..&lt;br /&gt;lupakan saja kesalahpahaman yang terjadi&lt;br /&gt;lupakan khilaf yang pernah ada....&lt;br /&gt;lupakan perselisihan&lt;br /&gt;lupakan semua keburukan yang pernah ada......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kader-kader menungu tangan-tangan dingin perubah peradaban....&lt;br /&gt;mereka menungu kita..&lt;br /&gt;hanya sekedar ALERT atau DAUROH...apakah kita tak bisa menyempatan diri??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan aku harus kembali mengingatkan diriku.&lt;br /&gt;Jakarta-Bogor.....&lt;br /&gt;Tidak sejauh Jakarta-Australia&lt;br /&gt;2 setengah jam.......itu bukan waktu yang lama.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi..aku tak akan sanggup membuat diriku bangkit kembali...jika hanya berjuang sendiri.&lt;br /&gt;aku butuh pejuang-pejuang yang lain....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan sahabat......sampai kapan aku harus menunggu......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-2435716475375644168?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/2435716475375644168/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=2435716475375644168&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/2435716475375644168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/2435716475375644168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2008/07/saatnya-aku-harus-mengatakan.html' title='saatnya aku harus mengatakan'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-6022216069922868567</id><published>2008-06-09T05:04:00.000-07:00</published><updated>2008-06-09T05:26:08.518-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='persahabatan'/><title type='text'>persahabatan itu......</title><content type='html'>Saya akhir-akhir ini menyadari sesuatu. sebuah keberadaan yang terkadang mengundang bimbang hingga sulit untuk terpikirkan. ya...sudah lama berjalan tapi baru sekarang ini menydarai, paling tidak, keterlambatan masih lebih baik daripada tidak sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keberadaan itu adalah sebuah tali yang bernama persahabatan. wah...menyenangkan sekali persahabatan itu. sya menemukannya di SMA, saya menemukannnya di BEM TPB, saya pun menemukannya di B15. namun, apakah kita semua telah paham makna sesungguhnya dan harapan sesungguhnya dari keberadaan bernama persahabatan itu??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wah, sebenarnya bahasan ini sangatlah kurang cocok dengan mahasiswa, namun nyatanya tidak sedikit mahasiswa yang masih saja bemul menyadari adanya keretakan dalam sebuah teori ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;persahabatan itu indah.....itu benar, dan sangat benar&lt;br /&gt;persahabatan itu menyenangkan...wah, itu tepat sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahkan ada sebuah cerita.......&lt;br /&gt;Ada Cinta bertanya pada Persahabatan&lt;br /&gt;"Mengapa kamu tercipta padahal aku telah ada??"&lt;br /&gt;Persahabatan pun menjawab...&lt;br /&gt;"Untuk memberikan senyuman tatkala Cinta memberi Kesedihan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cerita itu pun sesuai untuk menggambarkan betapa indahnya dunia persahabatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun....ada sebuah kenyataan yang harus kita pahami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meski pun indah, persahabatan yang tidak dilandasi oleh keikhlasan yang sesungguhnya hanya akan membawa kesia-siaan.&lt;br /&gt;apalgi ketika persahabatan itu berjalan tanpa adanya batasan-batasan yang seharusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya juga baru menyadari, kesalahan atau penyakit dari teman-teman saya bagi ikhwan maupun akhwat yang bermasalah dengan pergaulan bukanlah karena mereka terlalu baik, bukan pula karena mereka tidak bisa mengatakan tidak....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi karena mereka terlalu nyaman dengan persahabatan itu sampai-sampai lupa membuat batasan. mereka lupa bahwa persahabatan tidak harus dengan bersama ke manapun dan di manapun, memberi saat diminta, menerima saat diberi, harus berada di sisi ketika suka maupun duka, curhat dengan segala macam kondisi, meluapkan kebahagiaan maupun kesesihan tanpa peduli sedang ada di mana. Tidak!! jika seperti itu adanya maka harusnya persahabatan itu sngatlah sempit. harusanya hanya ada sahabat sesama jenis, tidak ada persahabatan lain jenis karena itu hanya akan membawa penyakit hati. Namun, bukan juga seperti itu. islam mengenal adanya persahabatan, termasuk persahabatan lain jenis. namanya bukan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;friendship. &lt;/span&gt;tapi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ukhuwah islamiyah&lt;/span&gt;.  sebuah makna yang bahkan jauh lebih dalam dari persahabatan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;friendship. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam ukhuwah islamiyah, kita tak perlu harus berjalan bersama dalam setiap waktu untuk dikatakan bersahabatan&lt;br /&gt;dalam ukhuwah islamiyah, kita tak perlu ber-sms setiap hari sampai malam untuk dapat dikatakan kita adalah teman&lt;br /&gt;dalam ukhuwah islamiyah, kita tak perlu berada terus dalam suka dan duka, meluapkan semua isi hati sampai-sampai tak peduli kita ada di mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam ukhuwah islamiyah, kita diajarkan untuk memiliki lewat doa&lt;br /&gt;dalam ukhuwah islamiyah, kita diajarkan berbagi lewat fastabikul khairat&lt;br /&gt;dalam ukhuwah islamiyah, kita diajarkan untuk merasakan sakit ketika yang lain juga sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ukhuwah islamiyah bagi saya adalah persahabatan yang sesungguhnya, jauh lebih sejati, jauh lebih dalam maknanya dari yang kita kenal selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam ukhuwah islamiyah, kita mungkin tak berharap akan bisa terus bersama dan bahagia di dunia yang fana ini, tapi segala macam ikatan, doa, kasih dan sayang, semuanya diharapkan tetap kekal hingga kelak kita akan dikumpulkan di tempat yang lebih agung, mulia, dan abadi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-6022216069922868567?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/6022216069922868567/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=6022216069922868567&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/6022216069922868567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/6022216069922868567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2008/06/persahabatan-itu.html' title='persahabatan itu......'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-480758104989839529</id><published>2008-05-15T20:15:00.000-07:00</published><updated>2008-05-15T20:37:33.659-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='suara hati'/><title type='text'>aku berbicara pada diriku</title><content type='html'>detik-detik menjelang asistensi PAI...&lt;br /&gt;aku termenung di dalam Cornet yang apa adanya&lt;br /&gt;dengan pergerakan jemari yang tak tentu mau seperti apa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;detik-detik ketika aku belum memutuskan akan makan siang apa&lt;br /&gt;aku tetap menggerakkan jemari ini di atas tuts-tuts keyboard&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;detik-detik ketika sebentar lagi Billing menunjukkan angka baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku masih berkutat dengan kata-kata yang aku sendiri tak mengerti artinya apa..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hanya ingin mengatakan untuk diriku yang kini merindukan simfoni masa lalu&lt;br /&gt;hanya ingin berbicara pada diriku yang kini masih terperangkap dalam bayang-bayang kenangan&lt;br /&gt;hanya ingin mengomentari diriku yang masih belum bisa melupakan keberadaan dimensi waktu pertama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hei.....&lt;br /&gt;kehidupan telah berbicara padamu&lt;br /&gt;duniamu kini&lt;br /&gt;duniamu dulu&lt;br /&gt;telah berbeda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sudah saatnya beranjak dewasa&lt;br /&gt;meskipun seorang sanguinis sangat enggan bangkit dari indahnya masa kanak-kanak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi kau harus sadar bahwa ini sudah waktunya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sudah bukan saatnya untuk dirimu tertawa menatap kebodohan&lt;br /&gt;tapi ini saatnya untuk kita membanting tulang menciptakan sebuah perubahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk diriku yang masih terdiam atas sambutan masa depan&lt;br /&gt;lihatlah betapa perubahan itu amat dekat&lt;br /&gt;mari bersama-sama menginggalkan kenyamanan masa remaja&lt;br /&gt;mari bersama-sama meninggalkan pemikiran tentang sederhananya dunia&lt;br /&gt;yang hanya menampilkan kebahagiaan dan kesedihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;padahal masih banyak simfoni kehidupan di dalamnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau akan melihat betapa banyak lika-liku yang tak kan mungkin kau jalani tatkala diri tak menyadari betapa dunia ini amat kompleks meskipun hanya sejenak kita singgah di sini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sudahlah....lupakan kesenangan tak berguna itu&lt;br /&gt;lupakan bahwa dirimu masih berumur 18 tahun&lt;br /&gt;lupakan tentang segala macam problematika remaja yang klasik itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bukan cinta monyet lagi yang akan kita hadapi bersama&lt;br /&gt;bukan perbincangan tak berguna dan jalan-jalan singkat yang akan kita lakukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ingatlah bahwa dirimu SUDAH berumur 18 tahun&lt;br /&gt;bahwa pada umur ini.....para pemuda diharapkan telah jauh melangkah membuat perubahan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi apa?&lt;br /&gt;apa yang telah kau berikan&lt;br /&gt;untuk dirimu?&lt;br /&gt;untuk keluargamu?&lt;br /&gt;untuk ISLAM?&lt;br /&gt;untuk INDONESIA?&lt;br /&gt;untuk DUNIA????????????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sudah bukan masanya lagi kita tertawa tanpa makna...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ayo diriku...&lt;br /&gt;mari bersama kita bangkit menuju generasi pembaharuan....!!!!&lt;br /&gt;karena aku yakin....KITA PASTI BISA.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-480758104989839529?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/480758104989839529/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=480758104989839529&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/480758104989839529'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/480758104989839529'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2008/05/detik-detik-menjelang-asistensi-pai.html' title='aku berbicara pada diriku'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-1736903937580273685</id><published>2008-05-10T01:25:00.000-07:00</published><updated>2009-02-19T21:50:35.938-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kabar'/><title type='text'>titik kulminasi kejenuhan</title><content type='html'>Aku memimpikannya......&lt;br /&gt;mendaki Himalaya&lt;br /&gt;mencapai puncak dan aku menemukan gantole di sana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hamparan bumi begitu jelas&lt;br /&gt;dan pada saat itu ada satu hal yang ingin kulakukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERTERIAK........aku ingin berteriak sekencang-kencangnya hingga seluruh dunia ini mendengar.&lt;br /&gt;Aku ingin terbang dengan gantole itu dan membiarkan air mataku keluar sesukanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fiuuuuhh...begitulah kira-kira gambaran diriku yang kini tengah berada di titik kulminasi kejenuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi aku tak boleh terus berada di sini. yah..karena Himalaya itu amat jauh, di IPB hanya ada Gunung Bunder, Gunung Batu yang bisa dicapai dengan naik angkot dan Gunung Agung yang katanya sih dingin cuma udah rame...banyak orang (mengutip kata-kata dari teman  satu ayahku....apa....coba..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yap...hal yang wajar bagi seorang aktivis apabila ia jenuh. tapi jangan biarkan kami dan kalian semua terlarut berkepanjangan dalam kejenuhan itu. berhentilah sebentar (jangan lama-lama, kerjaan banyak soalnya). erilah waktu bagi hati dan jiwa mu untuk merasakan indahnya hidup ini alias refreshing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau saya...ada beberapa pilihan di mana saya bisa melakukan hal yang setara dengan itu. di antaranya :&lt;br /&gt;1. nonton film (sulit...gak ada laptop..gak ada tipi....gak ada alokasi waktu buat nonton karena laporan aja hampir terbengkalai)&lt;br /&gt;2. Baca komik (gak punya uang buat nyewa....lagi banyak keperluan)&lt;br /&gt;3. jalan-jalan (waduh..apalagi ini. lagi sibuk2nya rapat nih...gimana cartanya jalan-jalan?)&lt;br /&gt;4. Berenang (di mana? Danau LSI?? Becanda...ada juga malem-malem dan biasanya malem iotu ada rapat.&lt;br /&gt;5. Facial (aduh bu...duit darimana)&lt;br /&gt;6. Belanja (ampun deh...ngada-ngada banget)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oke...see? semua hal duniawi itu susah untuk dilakukan. oleh karena itu, harus ada refreshing yang benar-benar refreshing. alternatif UTAMA saya :&lt;br /&gt;1. muhasabah di lantai 6 RUSUNAWA (Rumah Susun Mahasiswa)&lt;br /&gt;2. berhenti memikirkan rapat dan berbincang-bincang bersama anak-anak B15.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;well...banyak hal yang bisa dilakukan. kalau sekarang saja kita sudah jenuh, bagaimana nanti. amanah semakin banyak, tuntutan dan beban sebagai civitas akademik dan anak yang baik semakin tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ayo semangat...cintai perubahan, tapi jangan lupa untuk mencintai diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HIDUP MAHASISWA!!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-1736903937580273685?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/1736903937580273685/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=1736903937580273685&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/1736903937580273685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/1736903937580273685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2008/05/titik-kulminasi-kejenuhan.html' title='titik kulminasi kejenuhan'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-4680969166992084036</id><published>2008-05-08T19:56:00.000-07:00</published><updated>2009-02-19T21:50:07.068-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>TUGU RAKYAT...reformasi belum selesai</title><content type='html'>5 Mei 2008....Tugu Jogja telah  menjadi saksi dari gemuruh aksi unjuk rasa para pejuang UGM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 Mei 2008......Tugu Kujang telah menyaksikan semangat para reforman IPB yang siap menjadikan Indonesia lebih baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12 Mei 2008..... TUGU RAKYAT akan mencatat sejarah baru dalam reformasi Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aksi kami bukan sekedar Longmarch dan Orasi....&lt;br /&gt;aksi kami juga bukan sekedar unjuk eksistensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi aksi kami adalah bukti&lt;br /&gt;bahwa reformasi belum berhenti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk para petinggi negara yang teruji dengan fananya kekuasaan&lt;br /&gt;untuk para duta rakyat yang teruji dengan melimpahnya amanat yang tertitipkan&lt;br /&gt;untuk para orang kaya yang lupa keberadaan rakyat yang menderita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUGU RAKYAT muncul sebagai fenomena dari penatnya problematika umat&lt;br /&gt;TUGU RAKYAT muncul sebagai bentuk peduli kami untuk Indonesia&lt;br /&gt;TUGU RAKYAT muncul sebagai suara hati kami para rakyat jelata&lt;br /&gt;TUGU RAKYAT muncul sebagai teriakan nurani kami para tunawisma&lt;br /&gt;TUGU RAKYAT muncul sebagai rasa hormat kami untuk para pejuang yang menanti kemerdekaan sesungguhnya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAMI......Seluruh BEM INDONESIA&lt;br /&gt;KAMI......PARA MAHASISWA INDONESIA&lt;br /&gt;KAMI.....AGEN PERUBAHAN INDONESIA&lt;br /&gt;KAMI.....RAKYAT INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bersama dengan TUGU RAKYAT...Tujuh Gugatan Rakyat.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. nasionalisasi aset-aset strategis bangsa.&lt;br /&gt;2. wujudkan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang terjangkau bagi rakyat.&lt;br /&gt;3. tuntaskan kasus BLBI dan korupsi Soeharto beserta kroni-kroninya.&lt;br /&gt;4. kembalikan kedaulatan bangsa pada sektor pangan, ekonomi, dan energi.&lt;br /&gt;5. jamin ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi rakyat.&lt;br /&gt;6. tuntaskan reformasi birokrasi dan berantas mafia peradilan&lt;br /&gt;7. selamatkan lingkungan dan tuntaskan kasus lumpur lapindo brantas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menyatakan dengan ini...SIAP dengan perubahan INDONESIA menjadi sebuah reformasi yang lebih baik lagi. dan akan sangat hina jika pemerintah tidak mau menyambut kesiapan kami ini. karena kami di sini demi INDONESIA...bukan demi kebebasan pribadi.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam cinta penuh perjuangan&lt;br /&gt;salam perjuangan penuh cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nantikan kami...sepuluhribu mahasiswa menduduki Istana negara....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-4680969166992084036?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/4680969166992084036/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=4680969166992084036&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/4680969166992084036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/4680969166992084036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2008/05/tugu-rakyatreformasi-belum-selesai.html' title='TUGU RAKYAT...reformasi belum selesai'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-9044869977032694191</id><published>2008-04-28T03:25:00.000-07:00</published><updated>2008-04-28T04:39:59.099-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='suara hati'/><title type='text'>kecewa yang terobati....benarkah??</title><content type='html'>saya beranjak ke dalam kehidupan baru di IPB dengan setumpuk rasa kecewa yang belum terobati. begitu banyak rasa heran karena fenomena-fenomena baru yang membuat hati ini miris dan enggan untuk percaya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika masuk IPB...saya selalu berharap rasa kecewa itu terobati paling tidak saya akan bisa tersenyum untuk hari-hari yang akan terlewati dalam kehidupan yang hampir sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bisa dikatakan...ya, kecewa itu memang terobati awalnya. setelah perjalanan yang begitu panjang, hadir lagi hadapan obat-obat dan penyembuh dari rasa kecewa itu. setidaknya ketika saya menemukan lagi fenomena-fenomena yang membuat saya menyesal telah terlalu berharap tidak akan pernah berpikir untuk memaklumi lagi karena telah nyata bukti bahwa istiqomah itu bukanlah sebuah kepalsuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun, ada satu hal yang saya lupakan. selama ini saya terlalu sibuk mencari obat dan penyembuh rasa kecewa dari fenomena yang tak kunjung usai tersebut. saya lupa akan satu hal yang mana atas kekhilafan saya itu, sekali lagi saya harus merasa kecewa lagi dan ini sangat tidak menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya lupa bahwa manusia bukanlah tempat untuk diharapkan&lt;br /&gt;saya lupa bahwa manusia adalah ladang khilaf dan dosa&lt;br /&gt;saya lupa bahwa manusia adalah tambang kesalahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan saya lupa bahwa hanya ada satu di seluruh alam semesta ini yang tidak akan mengecewakan apabila kita bersandar padanya Ialah ALLAH SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selama ini saya lupa akan begitu banyak hal yang telah terjadi dan sebenarnya saya sudah bisa mengambil garis besar dari semua hal itu. tapi sekali lagi saya terlalu terlena oleh semangat yang terlalu tinggi dan melupakan pelajaran-pelajaran yang telah saya dapat dahulu ketika saya harus diuji dengan berbagai macam masalah kepercayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kini, baik saya, anda dan smeua hal di dunia ini sudah semestinya menyadari bahwa kepercayaan itu adalah modal dari sebuah persahabatan. tapi percayalah bahwa kekecewaan kerap kali muncul meski pun hal itu jatuh kepada orang ang paling kita percayai (tidak termasuk Rasul dan para sahabat serta para alim ulama).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;intinya adalah, kita, baik para aktivis kampus, da'i dan da'iah maupun civitas akademika  sudah semestinya dapat membaca bahwa kehidupan berjalan dalam dua simfoni salah dan benar, pahala dan dosa. maka ketika kecewa itu datang, apakah kita akan menggerutu lagi??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka apakah tatkala rasa kecewa itu hadir....akan kita menangisi??&lt;br /&gt;tidak teman......rasa kecewa akan terobati..pasti, ketika kita sadar bahwa hanya Pemilik Hati inilah yang tidak akan mengecewakan apa-apa yang sudah ditetapkan sebagai takdir bagi hambaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kecewa itu pasti terobati......karena bagaimana pun juga selalu ada masa bagi manusia untuk berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;satu hal yang pasti....sesuatu khilaf sangat mungkin untuk mendapat pengampunan, tapi sangat tidak pantas untuk dimaklumi untuk dilakukan secara berkali-kali sementara ada banyak sekali saudara yang mengingatkan dan berjuang untuk tidak melakukan kekhilafan tersebut, apalagi dibenarkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5756882722657865843-9044869977032694191?l=ratihkumaladewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/feeds/9044869977032694191/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5756882722657865843&amp;postID=9044869977032694191&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/9044869977032694191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5756882722657865843/posts/default/9044869977032694191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ratihkumaladewi.blogspot.com/2008/04/blog-post.html' title='kecewa yang terobati....benarkah??'/><author><name>miezfy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17248914395295533942</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_bfG217gjozM/SAxfytmZm1I/AAAAAAAAAAU/Jb3p6hqp0zY/S220/cat..jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5756882722657865843.post-5819388635087726127</id><published>2008-04-24T01:14:00.000-07:00</published><updated>2008-04-28T04:39:38.858-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='suara hati'/><title type='text'></title><content type='html'>rasanya ingin menangis saja. tapi aku terlalu malu untuk menitikkan air mata karena sebuah ujian. sungguh, ini bukan lelah karena kejenuhan, tapi bingung karena langkah yang terlalu menuntut perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku dan diriku yang baru. dengan beragam perubahan. ketika memutuskan untuk masuk IPB ada satu misi yang harus kutuntaskan. yaitu sebuah perubahan besar dalam hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku bosan dengan diriku yang dulu. yang tak pernah henti menyukai tawa dan canda lalu menangis karenanya, yang tak pernah bosan dengan spontanitas lalu menyesal karenanya, yang tak pernah lepas dari kenekadan lalu kesal karenanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;misi itu telah kujalankan. banyak hal yang harus kukorbankan, banyak pula yang aku dapatkan. alhamdulillah...ini adalah pintu bagi perubahan besar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi.....ternyata aku dihadapkan pada perubahan yang terlalu besar, di luar dugaan dan tak akan pernah disangka, sebua
